Home Berita Olah Raga Banten Borong Tujuh Medali di Pencak Silat Piala Presiden 2026

Banten Borong Tujuh Medali di Pencak Silat Piala Presiden 2026

Sumbawanews.com,- Meski hanya mengirim tujuh atlet, kontingen Banten menyapu bersih seluruh medali yang diperebutkan dalam Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Presiden 2026. Turnamen yang berlangsung di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, dari 25 hingga 28 Juni 2026, menjadi ajang puncak kejayaan para pesilat dari Provinsi Banten yang dibina oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Perwakilan Pusat.

Dengan kekuatan minimalis, tim asuhan pelatih Edwin Saputra berhasil mengumpulkan enam medali emas dan satu medali perak—semuanya berasal dari kategori seni, yang menuntut presisi gerak, ketahanan mental, dan kebenaran jurus di mata dewan juri. Tidak ada satu pun atlet yang pulang tanpa podium.

Mutiara Eka Nur Jannah, remaja berusia 18 tahun dari Kota Tangerang yang kini duduk di kelas tiga SMA, menjadi salah satu bintang utama. Ia meraih emas di kategori remaja putri kelas prestasi. “Latihan keras dan fokus pada setiap gerakan membuat saya percaya diri saat tampil,” ujarnya usai naik ke atas podium.

Di kategori usia dini, nama-nama seperti Nur Alifa Ramadhani, Mahira, dan Aliza Gulbano Humaira juga mencatatkan prestasi. Aliza, yang baru pertama kali mengikuti turnamen nasional, mengaku sempat gugup saat menginjak matras. “Tapi saat mulai gerak, semua rasa takut hilang. Alhamdulillah, saya bisa bawa pulang perak,” katanya.

Pelatih Edwin Saputra mengatakan, keberhasilan ini bukan kebetulan. “Kami tidak punya banyak atlet, tapi kami punya konsistensi latihan dan mental yang kuat. Fokus kami bukan hanya menang, tapi menunjukkan bahwa pencak silat Banten punya kualitas tinggi,” ujarnya.

Kejuaraan yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia bekerja sama dengan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) ini diikuti lebih dari 2.000 pesilat dari berbagai provinsi. Namun, tak ada yang mampu menyamai dominasi Banten di kategori seni.

Edwin berharap, prestasi ini menjadi batu loncatan bagi para atlet muda untuk menembus ajang internasional. “Kami ingin tahun depan tidak hanya bertahan, tapi maju ke level yang lebih tinggi. Ini baru awal,” ujarnya.

Dengan hasil ini, Banten bukan sekadar juara—mereka membuktikan bahwa kualitas bisa mengalahkan jumlah, dan tekad bisa mengalahkan anggaran.

Previous articleTiga Negara Sempurna, 32 Besar Piala Dunia 2026 Lengkap
Next articleInggris Siap Melejit di Babak Gugur Piala Dunia 2026