Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni membuat keputusan mengejutkan dengan memutuskan tidak memainkan Lionel Messi sebagai starter dalam laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026 melawan Yordania. Meski sang kapten memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan lima gol dari dua pertandingan—termasuk dua gol ke gawang Austria yang membuatnya menjadi topskor sepanjang sejarah Piala Dunia—Messi akan memulai laga dari bangku cadangan dan diharapkan masuk pada babak kedua.
Scaloni menegaskan keputusan ini tidak terkait cedera atau penurunan performa. “Leo kemungkinan besar akan masuk di babak kedua,” ujar pelatih berusia 48 tahun itu, dikutip dari BBC. “Kami sudah berbicara, dan sepakat bahwa ini adalah keputusan terbaik. Penting baginya untuk tetap menjaga ritme kompetitif, tapi juga penting bagi tim untuk menjaga keseimbangan.”
Keputusan ini sengaja diambil untuk mengelola beban fisik Messi, yang kini berusia 39 tahun, sekaligus memberi ruang bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan. Scaloni menolak tudingan bahwa keputusan ini terkait strategi babak gugur. “Siapa yang bermain besok tidak ada hubungannya dengan siapa yang akan bermain di pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Ia juga memperingatkan agar timnya tidak meremehkan Yordania. “Mereka tim yang sangat bagus, cepat di serangan, dan punya disiplin tinggi. Kami harus menguasai permainan lewat penguasaan bola dan waspada terhadap serangan balik mereka.”
Argentina, yang sudah lolos ke babak 16 besar, bermain untuk menjaga momentum dan menjaga kepercayaan tim sebelum menghadapi tantangan lebih berat di fase gugur. Dengan Messi tetap menjadi pusat perhatian, Scaloni menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal menurunkan bintang, tapi juga soal mengelola legenda dengan bijak.















