Sumbawanews.com,- Timnas Belanda, Jepang, dan Swedia secara resmi melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan fase grup dengan performa konsisten di Grup F. Kemenangan 3-1 Belanda atas Tunisia di Arrowhead Stadium, Kansas City, pada Jumat (26/6/2026) pagi WIB menjadi penutup sempurna bagi Der Oranje, yang finis di puncak klasemen dengan tujuh poin.
Gol-gol kemenangan Belanda dicetak melalui bunuh diri Ellyes Skhiri pada menit ketiga, Brian Brobbey di menit ke-7, dan Jan Paul van Hecke pada menit ke-62. Sementara itu, Tunisia memperkecil kedudukan lewat Hazem Mastouri pada menit ke-54, namun tak mampu mengubah takdir mereka yang gagal meraih satu poin pun sepanjang fase grup.
Di posisi kedua, Jepang mengamankan tiket 32 besar dengan lima poin, menyusul hasil imbang 1-1 melawan Swedia dalam laga seru yang berlangsung simultan. Tim Nippon menunjukkan ketahanan taktis dan kecepatan serangan balik yang menjadi ciri khas mereka, meski harus puas sebagai runner-up grup.
Swedia, dengan empat poin, berhasil menyelamatkan diri lewat jalur tim peringkat tiga terbaik—salah satu dari delapan tim yang berhak melaju ke babak gugur berdasarkan peringkat keseluruhan. Kemenangan 2-1 atas tim yang sama di laga sebelumnya, ditambah hasil imbang melawan Jepang, membuat mereka unggul atas tim-tim lain di posisi tiga grup lainnya.
Dengan lolosnya ketiga tim ini, Grup F menjadi salah satu grup paling kompetitif di putaran pertama Piala Dunia 2026. Belanda, yang tampil sebagai juara grup, akan menghadapi Maroko, runner-up Grup C, di babak 32 besar. Sementara Jepang dan Swedia menanti lawan mereka yang akan diumumkan setelah penyelesaian seluruh laga fase grup.
Kehilangan Tunisia sebagai satu-satunya wakil Afrika Utara di grup ini menjadi catatan tersendiri, mengingat tim tersebut gagal memanfaatkan peluang di laga pamungkas. Sementara itu, keberhasilan Swedia lolos sebagai tim peringkat tiga terbaik menegaskan kembali betapa ketatnya persaingan di turnamen kali ini—di mana bahkan tim-tim yang tak finis di dua besar tetap punya peluang besar untuk melaju.
Pertandingan ini juga menjadi momen penting bagi pelatih Ronald Koeman, yang kembali membuktikan kemampuannya membangun tim yang dinamis dan efektif di level tertinggi. Di sisi lain, Jepang dan Swedia menunjukkan bahwa konsistensi dan disiplin taktis tetap menjadi kunci bertahan di panggung dunia.
Babak 32 besar Piala Dunia 2026 kini semakin menarik, dengan tiga tim Eropa dan Asia yang siap memperlihatkan permainan taktis, kecepatan, dan semangat juang yang tak terbendung.















