Home Berita Olah Raga Euforia Brasil Merajai Ternate Usai Hajar Skotlandia 3-0

Euforia Brasil Merajai Ternate Usai Hajar Skotlandia 3-0

Sumbawanews.com,- Pendukung Timnas Brasil memadati Taman Film Benteng Oranje di Ternate, Maluku Utara, pada Kamis, 25 Juni 2026, menyaksikan kemenangan telak 3-0 atas Skotlandia dalam laga penyisihan Grup C Piala Dunia 2026. Ribuan suporter berbaju kuning kebanggaan Tim Samba memenuhi ruang terbuka itu, mengibarkan bendera besar, menyalakan flare, dan menyanyikan lagu kebangsaan dengan suara bergemuruh seperti gelombang laut.

Di antara kerumunan, seorang pemuda mengenakan topeng wajah Vinicius Junior, sambil melompat-lompat setiap kali bola masuk ke gawang lawan. Di sudut lain, kelompok ibu-ibu dan remaja perempuan memegang spanduk bertuliskan “Brasil, Kami Percaya!” sambil menangis bahagia. Suasana tak ubahnya seperti di Maracanã, namun dengan nuansa khas Nusantara—aroma kopi dan pisang goreng ikut menyatu dalam hingar-bingar euforia global.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Internasional di Vancouver itu memang berakhir 3-0 untuk Brasil, dengan gol-gol dari Rodrygo, Vinicius Jr., dan Endrick—masing-masing mencatatkan namanya di papan skor dalam tempo 20 menit pertama hingga menit ke-78. Namun di Ternate, setiap tembakan, umpan, dan tendangan bebas menjadi momen yang ditunggu-tunggu, bahkan ketika bola belum menyentuh jaring.

Ketika wasit meniup peluit panjang, ledakan sorak dan dentuman kembang api memenuhi langit malam Ternate. Sejumlah warga lokal yang bukan pendukung Brasil pun ikut bergabung, mengangkat tangan dan tersenyum lebar—sebuah bukti bahwa sepak bola, di tengah keberagaman, tetap mampu menyatukan hati.

Kemenangan ini mengantarkan Brasil ke puncak klasemen Grup C, sekaligus mengukuhkan status mereka sebagai salah satu favorit juara. Sementara di Ternate, malam itu bukan sekadar menonton pertandingan—tapi perayaan budaya, kebanggaan, dan persaudaraan yang lahir dari cinta terhadap sebuah tim.

Dengan kemenangan ini, Brasil melangkah mantap ke babak 16 besar, sementara Skotlandia harus menunggu harapan keajaiban dari hasil laga lain. Namun bagi para suporter di ujung timur Indonesia, malam itu sudah cukup menjadi sejarah—karena di sebuah kota kecil yang jarang jadi sorotan dunia, mereka berhasil menciptakan pusat euforia yang menggema hingga ke benua lain.

Previous articleNeymar Kembali ke Timnas Brasil Usai 980 Hari Absen, Menangis Bahagia di Lapangan
Next articleTujuh Tim Besar Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026