Home Berita Olah Raga Tujuh Tim Besar Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026

Tujuh Tim Besar Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Tak ada yang menyangka bahwa sejumlah raksasa sepak bola dunia akan tersingkir sebelum even Piala Dunia 2026 dimulai. Dalam proses kualifikasi yang berlangsung sepanjang 2023 hingga 2025, tujuh tim dengan sejarah gemilang dan kekayaan bakat tak mampu meraih tiket ke putaran final di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Italia, juara dunia empat kali, gagal melangkah lebih jauh setelah kalah agregat 2-3 dari Swedia di babak play-off. Tim Azzurri yang pernah menjadi kekuatan dominan di era 2006 itu tampil kaku dan kehilangan kreativitas di lini tengah, meski memiliki pemain-pemain muda berbakat seperti Gianluca Scamacca dan Nicolò Barella.

Sama nasibnya dengan Italia, Belanda — juara Eropa 1988 dan tiga kali runner-up Piala Dunia — harus menyerah di tangan Serbia. Meski diperkuat oleh pemain-pemain seperti Xavi Simons dan Cody Gakpo, tim Oranje gagal menemukan keseimbangan antara serangan dan pertahanan, terutama saat menghadapi tekanan tinggi di laga kandang.

Spanyol, yang baru saja menjuarai Euro 2024, juga tak luput dari kejutan. Meski tampil dominan di fase grup, mereka tersingkir oleh Skotlandia di babak play-off setelah kekalahan 1-0 di Glasgow, sebuah kekalahan yang memicu kecaman luas dari fans dan analis. Keputusan pelatih Luis de la Fuente untuk mempertahankan skuad tua seperti Sergio Busquets dan Jordi Alba dinilai terlalu konservatif di saat tim butuh keberanian.

Portugal, meski diperkuat oleh Cristiano Ronaldo yang tetap tampil impresif di kualifikasi, gagal menembus putaran final karena sistem kualifikasi baru yang lebih ketat. Timnas Portugal harus puas di peringkat kedua grup di belakang Prancis, dan tak mendapat jalan pintas lewat play-off karena sistem baru membatasi hanya tiga tim terbaik peringkat kedua yang lolos.

Swiss, yang konsisten tampil di empat Piala Dunia berturut-turut, kalah dari Turki dalam laga dramatis 2-1 di Basel. Keberhasilan Turki mengejutkan banyak pihak, terutama setelah mereka menang dengan dua gol dari pemain muda Erkan Zengin yang baru berusia 20 tahun.

Austria dan Republik Ceko — dua tim yang pernah mencapai perempat final di turnamen besar — juga gagal. Austria kalah dari Ukraina dalam laga playoff dua leg, sementara Republik Ceko kandas di tangan Denmark, yang tampil lebih disiplin dan efisien di bawah pelatih Kasper Hjulmand.

Kegagalan tujuh tim besar ini bukan hanya kejutan teknis, tapi juga menandai pergantian generasi yang tak terelakkan. Dunia sepak bola kini tak lagi dikuasai oleh nama-nama lama yang pernah mendominasi, melainkan oleh tim-tim yang lebih lincah, lebih adaptif, dan lebih berani mengambil risiko. Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung bagi kebangkitan generasi baru — dan sekaligus penutupan babak epik dari era kejayaan yang sudah lewat.

Previous articleEuforia Brasil Merajai Ternate Usai Hajar Skotlandia 3-0
Next articleMeksiko Sempurna, Afrika Selatan Tembus 32 Besar di Piala Dunia 2026