Home Berita Olah Raga Jeremy Doku Pilih Kelahiran Anak Ketimbang Piala Dunia

Jeremy Doku Pilih Kelahiran Anak Ketimbang Piala Dunia

Sumbawanews.com,- Pemain sayap Timnas Belgia dan Manchester City, Jeremy Doku, menjadi pusat perdebatan setelah mengungkapkan niatnya untuk tidak bergabung dengan tim di babak perempat final Piala Dunia 2026 demi menemani istrinya, Shireen, melahirkan anak pertama mereka. Keputusan pribadi ini, meski didukung federasi sepak bola Belgia, memicu gelombang kritik tajam dari sejumlah tokoh publik di media Prancis.

Doku, yang berada dalam daftar sementara skuad Belgia untuk turnamen global di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, mengaku tidak bisa membayangkan melewatkan momen kelahiran anak pertamanya. “Ini anak pertama saya. Saya pasti ingin berada di sana,” ujarnya dalam wawancara dengan Sport Bible, Minggu (21/6/2026). Ia menekankan bahwa federasi Belgia memahami posisinya dan terbuka untuk mencari solusi, meski belum ada keputusan resmi mengenai kehadirannya di lapangan.

Namun, pandangan berbeda muncul dari presenter olahraga L’Equipe, France Pierron. Dalam sebuah acara televisi, ia menyampaikan kritik pedas: “Anda tidak bisa melewatkan Piala Dunia. Dan sekarang, Anda tidak akan pergi ke pertandingan untuk memotong tali pusar?” Pierron menambahkan, “Ratusan pemain akan rela menukar segalanya demi posisi Anda, tapi Anda memilih meninggalkan sejarah demi menjadi figuran di ruang bersalin.”

Komentar itu langsung dibantah oleh mantan petinju Olimpiade Brahim Asloum, yang turut menjadi panelis. “Bayi adalah seluruh hidup Anda,” tegas Asloum. “Anda bisa menang atau kalah di Piala Dunia—tapi itu akan berlalu. Kelahiran anak? Itu tidak akan pernah terulang. Tidak ada trofi yang bisa menggantikan momen itu.”

Reaksi publik pun terpecah. Di media sosial, ribuan penggemar memuji keputusan Doku sebagai bentuk kedewasaan dan prioritas keluarga yang manusiawi. Sebagian lain, terutama di kalangan tradisionalis sepak bola, menganggap keputusannya sebagai pengkhianatan terhadap tanggung jawab nasional.

Belgia sendiri diperkirakan akan menghadapi lawan tangguh di babak perempat final, yang dijadwalkan berlangsung pada minggu kedua Juli 2026—tepat ketika Shireen diharapkan melahirkan. Jika Doku benar-benar absen, ia akan menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia modern yang secara terbuka memilih keluarga di atas turnamen besar, meski masih dalam tahap negosiasi dengan tim.

FIFA belum memberikan pernyataan resmi, tetapi kebijakan fleksibel terhadap keadaan pribadi pemain—seperti cuti karena kematian keluarga atau kondisi medis—menjadi preseden yang mungkin bisa diperluas. Doku, yang dikenal sebagai pemain berhati besar di lapangan, kini berada di pusat perdebatan yang jauh lebih besar dari sepak bola: tentang apa yang seharusnya diutamakan ketika kehidupan dan prestasi bertabrakan.

Di tengah gemuruh sorak dan hujan kritik, satu hal jelas: di balik jersey biru dan emas, ada seorang ayah yang memilih untuk menjadi manusia terlebih dahulu.

Previous articleEl Nino Super Tidak Terjadi Tahun Ini, Tapi Ancaman 2028 Mengintai
Next articleRibuan Motor Listrik BGN Dihibahkan ke Guru Honorer
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.