Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, dalam momen ulang tahunnya yang ke-64 pada Minggu, 21 Juni 2026. Ucapan tersebut disampaikan melalui unggahan resmi di akun Instagram pribadinya, di mana terlampir foto Jokowi mengenakan jas resmi dengan sikap hormat.
“Selamat ulang tahun Presiden ke-7 Ir. H. Joko Widodo. Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia,” tulis Prabowo dalam keterangan foto itu, menegaskan posisinya sebagai kepala negara yang sedang menjabat, bukan sebagai mantan rival politik.
Ucapan ini menjadi sorotan di tengah dinamika politik nasional yang kerap menyoroti hubungan antara dua tokoh paling berpengaruh di Indonesia pasca-pemilu 2024. Meski pernah bersaing sengit di pilpres, keduanya terus menunjukkan sikap saling menghormati dalam berbagai kesempatan publik—mulai dari silaturahmi di Istana Negara hingga kehadiran bersama dalam acara keagamaan dan kebangsaan.
Jokowi, yang lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961, memulai karier politiknya sebagai Wali Kota Solo sebelum melangkah ke jabatan gubernur DKI Jakarta, lalu terpilih sebagai presiden pada 2014 dan kembali menjabat pada 2019. Kini, setelah menyelesaikan dua periode kepemimpinannya, ia tetap menjadi figur yang dihormati di berbagai lapisan masyarakat.
Tak hanya Prabowo, sejumlah kader dan pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga turut mendoakan kesehatan dan kebahagiaan bagi Jokowi. Ucapan selamat dari berbagai kalangan menunjukkan bahwa meski perbedaan politik masih ada, rasa hormat terhadap kontribusi seorang pemimpin tetap menjadi nilai yang dijunjung tinggi.
Dalam sejarah politik Indonesia, momen seperti ini jarang terjadi—dua pemimpin tertinggi negara, yang pernah bertarung di panggung elektoral, kini berbagi ruang publik dengan sikap dewasa dan simbolik. Ucapan Prabowo bukan sekadar formalitas; ia adalah pesan tersirat bahwa kepentingan bangsa lebih besar daripada kepentingan pribadi.
Jokowi sendiri tampak tak mengomentari secara terbuka ucapan tersebut. Namun, dalam sejumlah kesempatan sebelumnya, ia kerap menyebut pentingnya persatuan dan kerja sama antarelite politik demi stabilitas nasional.
Dengan usia yang kini genap 64 tahun, Jokowi tetap menjadi simbol perubahan dari bawah—dari pedagang kayu hingga presiden yang mengubah wajah infrastruktur Indonesia. Dan kali ini, ucapan selamat dari sang penerus kekuasaan menjadi bukti bahwa jejaknya tidak hanya diingat, tapi juga dihargai.















