Sumbawanews.com,- Kebakaran melanda Sekolah Dasar Takinogawa Daisan di Distrik Kita, Tokyo, Jepang, pada Jumat, 19 Juni 2026, sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Api yang menjalar di lantai empat gedung sekolah itu menghanguskan sekitar 200 meter persegi ruangan sebelum akhirnya dipadamkan menjelang siang. Beruntung, seluruh 330 siswa dan staf berhasil dievakuasi dengan selamat sebelum pukul 12.00, berkat respons cepat petugas dan prosedur evakuasi yang terlatih.
Sepuluh orang mengalami luka-luka akibat insiden ini: tujuh siswa mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap, satu siswa laki-laki mengalami cedera ringan akibat terjatuh saat proses penyelamatan, dan dua guru mengalami luka akibat kelelahan dan paparan asap. Semua korban mendapat penanganan medis segera dan tidak ada yang berada dalam kondisi mengancam jiwa.
Menurut penyelidikan awal dari Dinas Pemadam Kebakaran Tokyo dan Kepolisian Metropolitan, titik awal kebakaran diduga berasal dari ruangan di samping ruang musik. Saat kejadian, siswa kelas lima tengah mengikuti pelajaran musik di ruang tersebut, sehingga petugas menduga api mungkin berasal dari peralatan listrik atau bahan mudah terbakar di sekitar area itu. Beberapa siswa sempat dievakuasi ke atap gedung sebagai langkah pencegahan, meski akhirnya dipastikan tidak ada yang terjebak di dalam.
Sekolah yang berlokasi sekitar 400 meter selatan Stasiun JR Oji ini memiliki 340 siswa terdaftar hingga Mei 2026, menurut data Dewan Pendidikan Distrik Kita. Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, termasuk kemungkinan kegagalan sistem kelistrikan atau kelalaian teknis. Pemerintah kota Tokyo menjamin akan meninjau ulang standar keamanan di semua sekolah dasar negeri sebagai langkah pencegahan menyeluruh.
Insiden ini kembali menyoroti ketatnya protokol keselamatan di sistem pendidikan Jepang, yang kerap menjadi acuan global. Meski tidak ada korban jiwa, kejadian ini menjadi peringatan keras akan pentingnya pemeliharaan infrastruktur sekolah, terutama di bangunan tua yang masih digunakan secara intensif.

















