Home Berita Nasional KPK Tampilkan Drama Musikal “Sidik” Lawan Korupsi di TIM

KPK Tampilkan Drama Musikal “Sidik” Lawan Korupsi di TIM

Sumbawanews.com,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar drama musikal bertajuk “Sidik” di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 4 hingga 6 Desember 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia. Pertunjukan ini dirancang bukan sekadar hiburan, tapi sebagai medium edukasi yang menggugah kesadaran publik tentang bahaya korupsi dan pentingnya integritas dalam kehidupan berbangsa.

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief, menjelaskan bahwa enam sesi pertunjukan akan dibagi secara strategis: dua sesi khusus untuk tamu undangan—termasuk pegiat antikorupsi, pendidik, penyuluh, dan mitra strategis—serta empat sesi terbuka untuk masyarakat umum. “Ini adalah upaya kami untuk menyentuh kelompok yang paling berpengaruh, sekaligus memperluas jangkauan ke publik luas,” ujarnya di Gedung Merah Putih KPK.

Kerja sama ini digawangi oleh Da Lopez Entertainment, produser kreatif yang dipimpin oleh Jovial da Lopez dan Andovi da Lopez. Pemilihan mitra ini bukan semata karena popularitas, melainkan berdasarkan portofolio kuat dalam mengangkat tema kebangsaan, hukum, dan tata kelola negara melalui seni pertunjukan. “Mereka punya kemampuan menyampaikan pesan serius dengan cara yang menyentuh hati,” kata Amir, menekankan bahwa proses pengadaan dilakukan sesuai Peraturan LKPP Nomor 5 Tahun 2021.

Yang menarik, empat sesi untuk masyarakat umum dikelola sepenuhnya secara komersial oleh Da Lopez Entertainment, tanpa menggunakan anggaran KPK. Ini memungkinkan peningkatan kapasitas penonton tanpa membebani keuangan lembaga. “Kami ingin pertunjukan ini tidak hanya berhenti di ruang tertutup, tapi menjadi gerakan sosial yang bisa diakses siapa saja—bahkan yang tidak biasa datang ke acara antikorupsi,” tambah Amir.

Andovi da Lopez mengungkapkan bahwa naskah “Sidik” terinspirasi dari kasus nyata yang pernah ditangani KPK, meski detailnya sengaja dirahasiakan untuk menjaga unsur kejutan dan keotentikan narasi. “Kami tidak ingin membuat drama yang terlalu teoritis. ‘Sidik’ adalah cerita tentang manusia—penyidik, koruptor, dan masyarakat yang terdampak. Ada air mata, ada keberanian, ada konsekuensi,” ujarnya.

Pertunjukan ini dirancang dengan pendekatan sinematik dan musikal yang intens, menggabungkan alur dramatis, lirik yang menggugah, dan tata panggung yang memukau. Penonton yang ingin menyaksikan sesi berbayar dapat memperoleh informasi tiket melalui akun Instagram resmi Da Lopez Entertainment.

Dengan menggabungkan seni, hukum, dan teknologi komunikasi, KPK berharap “Sidik” bukan sekadar pertunjukan, tapi titik balik dalam budaya antikorupsi di Indonesia—di mana kejujuran bukan lagi pilihan, tapi keharusan.

Previous articleBPBD Sumbawa Gelar Simulasi Table Top Exercise Banjir Desa Kukin
Next articleHotel Sultan Dieksekusi, Tamu Kehilangan Barang Tanpa Peringatan
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.