Home Serba Serbi Tekno iPhone 18 Pro Tawarkan Nuansa Baru, Tapi Masalah Cat Masih Menghantui

iPhone 18 Pro Tawarkan Nuansa Baru, Tapi Masalah Cat Masih Menghantui

Sumbawanews.com,- Bocoran terbaru mengungkap bahwa iPhone 18 Pro, yang dijadwalkan meluncur pada September 2026, akan kembali mengandalkan rangka aluminium anodized seperti pendahulunya—iPhone 17 Pro—meski membawa warna baru yang lebih elegan. Namun, keputusan ini membangkitkan kekhawatiran lama: potensi pelapukan cat dan kerusakan permukaan yang sempat menjadi sorotan pengguna generasi sebelumnya.

Leaker terpercaya Fixed Focus Digital, melalui akun Weibo-nya, memastikan bahwa Apple tetap memilih aluminium alloy sebagai bahan utama bodi, bukan titanium seperti pada iPhone 15 dan 16. Alasannya jelas: material ini menawarkan konduktivitas termal yang lebih baik, membantu pendinginan prosesor yang semakin canggih. Tapi di balik efisiensi termal itu, tersimpan risiko estetika yang tak kunjung teratasi.

Pada iPhone 17 Pro, varian warna Cosmic Orange dan Dark Blue menjadi sorotan negatif. Banyak pengguna melaporkan bahwa warna-warna tersebut mudah pudar, bahkan berubah menjadi nuansa rose-gold setelah beberapa minggu pemakaian. Goresan halus pun tampak lebih jelas dibanding warna standar seperti Silver atau Space Gray. Beberapa kasus bahkan berujung pada penggantian unit oleh Apple Support, menandakan bahwa masalah ini bukan sekadar keluhan minor.

Kini, iPhone 18 Pro dikabarkan bakal hadir dalam empat pilihan warna: Dark Cherry, Light Blue, Dark Gray, dan Silver. Dark Cherry—dengan warna merah gelap bernuansa anggur—disebut sebagai warna andalan baru yang lebih halus dibanding Cosmic Orange. Namun, tanpa perubahan signifikan pada proses anodizing atau lapisan pelindung, para ahli memperingatkan bahwa risiko yang sama bisa saja terulang.

“Apple mungkin menganggap ini sebagai ‘desain estetika’, tapi bagi pengguna, ini adalah masalah daya tahan,” ujar seorang analis teknologi yang meminta tidak disebutkan namanya. “Jika mereka tidak memperbaiki teknologi lapisan permukaan, maka warna baru hanya akan menjadi bahan obrolan di media sosial—bukan kebanggaan kepemilikan.”

Di sisi lain, iPhone 18 Pro juga bakal dibekali RAM 12GB, naik dari 8GB pada iPhone 17 Pro. Peningkatan ini dirancang khusus untuk mendukung kecerdasan buatan lokal (on-device AI) yang lebih canggih, termasuk Siri yang lebih responsif dan fitur generatif gambar. Meski spesifikasi internal membaik, kekhawatiran terhadap ketahanan fisik bodi tetap menjadi titik lemah yang belum dijawab.

Harga iPhone 18 Pro diperkirakan tetap di angka USD 799, sama seperti generasi sebelumnya, meski biaya komponen seperti RAM naik. Apple disebut memilih menyerap biaya tambahan demi menjaga strategi harga yang konsisten, bukan mengorbankan persepsi nilai produk.

Rencana peluncuran iPhone 18 Pro dan Pro Max akan berbarengan dengan kemungkinan debut iPhone lipat pertama Apple—sebuah langkah ambisius yang menempatkan perusahaan di persimpangan inovasi dan keandalan. Jika Apple ingin mempertahankan reputasinya sebagai produsen premium, maka keindahan desain harus sejalan dengan ketahanan jangka panjang.

Pengguna yang menanti iPhone 18 Pro bukan lagi sekadar menginginkan warna baru. Mereka menginginkan warna yang bertahan—bukan yang pudar dalam hitungan bulan.

Previous articleGibran Libatkan Mahasiswa Pantau MBG-Kopdes di Timur Indonesia
Next articleMassa Protes Eksekusi Hotel Sultan di GBK
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.