Home Berita Nasional Kloter Terakhir Jemaah Haji Gelombang I Tiba di Tanah Air

Kloter Terakhir Jemaah Haji Gelombang I Tiba di Tanah Air

Sumbawanews.com,- Rombongan terakhir jemaah haji gelombang pertama tiba di Indonesia pada Selasa dini hari, 16 Juni 2026, menandai berakhirnya fase pemulangan dari Makkah. Kloter BTH-14 dari Embarkasi Batam, yang membawa jemaah asal Kabupaten Singkawang, Kalimantan Barat, menjadi penutup rangkaian keberangkatan dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, setelah seluruh ibadah haji selesai dilaksanakan.

Menurut data Kementerian Haji dan Umrah RI, total 96.155 orang—terdiri atas 95.178 jemaah dan 977 petugas—telah diberangkatkan dari Arab Saudi sejak awal operasional pemulangan. Sebanyak 233 kloter telah tiba di Indonesia, membawa 90.709 jemaah dan 929 petugas, atau total 91.638 orang. Sisanya, termasuk kloter terakhir, tiba dalam penerbangan terakhir yang dijadwalkan pukul 01.45 waktu Arab Saudi.

Kepala Daerah Kerja Makkah, Ihsan Faisal, mengatakan suasana haru dan bahagia menyelimuti para jemaah menjelang keberangkatan. “Mereka terlihat lega, penuh syukur, dan siap kembali ke keluarga setelah menyelesaikan rukun Islam kelima dengan penuh keikhlasan,” ujarnya di Makkah.

Pemulangan kini beralih ke Madinah, tempat jemaah gelombang kedua tengah menjalani ibadah ziarah. Sebanyak 139 kloter, membawa 53.338 jemaah dan 556 petugas, telah diberangkatkan dari Makkah menuju Kota Nabi. Penerbangan pemulangan dari Madinah akan dilayani melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, dengan tujuan berbagai embarkasi di Indonesia.

Kemenhaj kembali mengingatkan seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi untuk menjaga kesehatan menjelang kepulangan. Mereka diminta cukup istirahat, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, dan menghindari aktivitas berlebihan. Selain itu, jemaah juga diimbau untuk saling membantu, terutama kepada lansia, penyandang disabilitas, dan mereka yang membutuhkan pendampingan.

Dalam upaya menjaga keamanan dan kelancaran proses penerbangan, Kemenhaj tegas melarang jemaah membawa air Zamzam dalam koper bagasi maupun kabin. Air suci tersebut akan didistribusikan secara terpusat di Indonesia sesuai mekanisme yang telah ditetapkan, guna mencegah kelebihan beban pesawat dan potensi gangguan keamanan.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf, menekankan bahwa semangat haji tidak berakhir saat kaki menyentuh tanah air. “Nilai-nilai keikhlasan, kesabaran, dan persaudaraan yang dibawa pulang harus terus hidup dalam kehidupan sehari-hari. Kita berharap para jemaah menjadi agen perubahan, menyebar kebaikan, dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dengan selesainya gelombang pertama, Indonesia kini memasuki fase baru dalam operasional haji 2026: memastikan keamanan, kenyamanan, dan kesehatan jemaah gelombang kedua yang sedang berada di Madinah, sebelum mereka pun menyusul pulang ke Tanah Air.

Previous articleMandiri Sahabat Desa Menyapa 28 Desa di Rute MJM 2026
Next articleJembatan Palu III Ditutup Sementara Usai Gempa 6,7 Magnitudo
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.