Sumbawanews.com,- Kebakaran hebat melalap sebuah rumah di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Selasa (16/6/2026) siang. Api yang muncul tiba-tiba menyebar cepat di permukiman padat, memicu respons darurat besar-besaran dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dan 75 petugas dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api yang mengancam bangunan sekitar.
Laporan pertama diterima pada pukul 11.31 WIB dari warga setempat di Jalan Setia Jaya 7, RT 07 RW 06, Kelurahan Jelambar Baru. Petugas dari Grup Jaga B (Bandung) langsung bergerak dan tiba di lokasi hanya tujuh menit kemudian. Operasi pemadaman segera dimulai, namun karena struktur bangunan yang rapat dan bahan bakar yang mudah terbakar, petugas memutuskan memperkuat tim untuk mencegah api merambat ke rumah-rumah tetangga.
Hingga berita ini diturunkan, status kebakaran masih berada di level merah—artinya operasi pemadaman masih berlangsung intensif. Petugas terus berjibaku di tengah asap tebal dan suhu ekstrem, mengalihkan aliran air ke titik-titik kritis untuk mengisolasi kobaran api. Belum ada informasi resmi mengenai penyebab kebakaran, kerugian materiil, maupun korban jiwa. Tim investigasi dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Pemadam Kebakaran tengah bergerak ke lokasi untuk memastikan kronologi kejadian.
Kawasan Petamburan, yang dikenal sebagai permukiman padat dengan banyak rumah bertingkat dan bangunan lama, sering menjadi titik rawan kebakaran akibat kabel listrik usang, penggunaan kompor gas yang tidak aman, atau kebocoran tabung LPG. Warga sekitar mengaku sempat mendengar ledakan kecil sebelum api menjalar, namun belum bisa dikonfirmasi secara resmi.
Pemadam kebakaran mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa instalasi listrik, menyimpan bahan mudah terbakar jauh dari sumber panas, dan memastikan akses jalan menuju rumah tetap bebas hambatan agar petugas bisa cepat merespons kejadian serupa di masa mendatang.
Pantauan lapangan menunjukkan sejumlah warga berkumpul di jarak aman, memegang handuk basah dan air minum untuk membantu petugas, sementara sebagian lainnya berusaha menyelamatkan barang-barang berharga sebelum api benar-benar menghanguskan seluruh struktur rumah.
Pihak kelurahan setempat telah membuka posko bantuan sementara untuk menampung warga yang terdampak. Pemprov DKI Jakarta menyatakan siap memberikan bantuan logistik dan rehabilitasi jika diperlukan.















