Home Berita Nasional Jusuf Kalla Minta Bertemu Presiden Prabowo Bahas Stabilitas Fiskal

Jusuf Kalla Minta Bertemu Presiden Prabowo Bahas Stabilitas Fiskal

Sumbawanews.com,- Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, mengajukan permintaan resmi untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Permintaan ini disampaikan beberapa hari lalu melalui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang mengonfirmasi bahwa pertemuan akan berlangsung dalam waktu dekat, dengan kehadiran putra JK yang aktif di dunia usaha.

Teddy menjelaskan, meski agenda spesifik belum diumumkan, pertemuan ini merupakan bagian dari upaya Presiden Prabowo untuk menjaga ruang dialog terbuka dengan tokoh-tokoh nasional, termasuk para pengusaha dan pemikir ekonomi yang memiliki pengalaman panjang dalam tata kelola negara. “Presiden selalu terbuka terhadap masukan dari berbagai elemen bangsa. Ini bagian dari kolaborasi untuk memperkuat pembangunan nasional,” ujar Teddy dalam keterangan resminya.

Pertemuan ini muncul di tengah perhatian Jusuf Kalla terhadap dinamika fiskal nasional. Dalam sejumlah forum publik belakangan, mantan ketua Umum Kadin itu menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang hati-hati untuk menjaga stabilitas ekonomi. “Krisis ekonomi selalu berakar pada fiskal—uang, anggaran, dan kebijakan pengeluaran. Kita harus turunkan belanja yang tidak produktif, sekaligus tingkatkan penerimaan negara secara strategis,” ujar JK, sebagaimana dilansir Antara.

Kedatangan JK ke Istana nantinya bukan sekadar silaturahmi, melainkan upaya kontribusi dari seorang tokoh yang pernah menjabat sebagai wakil presiden di dua periode berbeda dan dikenal sebagai arsitek kebijakan ekonomi yang pragmatis. Kedekatannya dengan dunia usaha, serta pengalaman menangani krisis finansial pada 1998 dan 2008, menjadikannya salah satu suara kredibel yang masih didengar di lingkaran kebijakan nasional.

Presiden Prabowo, yang sejak awal menekankan pentingnya pembangunan ekonomi yang berbasis hasil nyata—bukan hanya statistik—dinilai membuka ruang bagi masukan dari para veteran politik dan ekonomi. Pertemuan ini pun menjadi indikator kuat bahwa pemerintahan baru masih menjaga kontinuitas dialog lintas generasi, sekaligus memperkuat legitimasi kebijakan melalui konsultasi dengan tokoh-tokoh yang telah teruji.

Belum ada informasi resmi mengenai waktu dan lokasi pertemuan, namun sumber di Sekretariat Kabinet menyebut jadwal sedang disusun dengan mempertimbangkan kesibukan kedua tokoh. Dengan demikian, pertemuan ini diprediksi akan menjadi salah satu momen penting dalam dinamika kebijakan ekonomi pemerintahan Prabowo-Ma’ruf di semester kedua tahun ini.

Previous articlePoco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia dengan Spesifikasi Gahar
Next articleBogor Raih WTP Kedua Berturut-turut
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.