Sumbawanews.com,- Anthropic akhirnya membuka akses publik terhadap Claude Fable 5, kecerdasan buatan tercanggih dalam keluarga Mythos yang selama dua bulan diuji coba secara terbatas. Model AI ini bukan sekadar pembaruan—ia dianggap sebagai lompatan kuantum dalam kemampuan teknis, dengan performa yang melampaui semua pendahulunya, termasuk GPT-5.5 dan Claude Opus 4.8.
Dirilis pada 10 Juni 2026, Fable 5 langsung mencatatkan skor 80,3 persen di SWE-Bench Pro, benchmark khusus untuk kemampuan rekayasa perangkat lunak, jauh di atas GPT-5.5 yang hanya 58,6 persen. Lebih mengejutkan lagi, ia menjadi AI pertama di dunia yang berhasil menembus angka 90 persen pada benchmark analitik Hex, menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengekstrak, menganalisis, dan menyintesis informasi kompleks dari data yang tidak terstruktur.
Perusahaan mengklaim Fable 5 unggul dalam tugas-tugas berbasis pengetahuan, riset ilmiah, dan pemahaman visual—kemampuan yang semakin memukul saat diberi instruksi panjang dan multi-langkah. Namun, keunggulan ini sekaligus menjadi alasan utama mengapa peluncurannya sempat ditunda. Anthropic khawatir model ini, dengan kemampuan mandiri dalam menemukan dan mengeksploitasi celah keamanan digital, bisa disalahgunakan jika dirilis terlalu cepat.
Untuk mengatasi kekhawatiran keamanan, Anthropic menerapkan sistem penyaringan cerdas: pertanyaan terkait eksploitasi siber, kimia berbahaya, biologi sintetis, atau distilasi model akan otomatis dialihkan ke Claude Opus 4.8—versi yang lebih aman dan terbatas. Fable 5 sendiri dirancang untuk menjawab dengan hati-hati, bahkan berani mengatakan “tidak tahu” jika informasi tidak cukup kuat. Ini adalah bagian dari upaya Anthropic membangun AI yang tidak hanya cerdas, tetapi juga bertanggung jawab.
Sementara itu, versi tanpa pembatasan—Claude Mythos 5—hanya tersedia untuk kalangan terbatas: para profesional keamanan siber yang terlibat dalam Project Glasswing, kolaborasi eksklusif antara Anthropic dan pemerintah Amerika Serikat. Model ini sengaja dilepaskan tanpa beberapa safeguard untuk memungkinkan uji coba penetrasi dan pengembangan pertahanan siber tingkat tinggi.
Bagi pengguna umum, kabar baiknya: Fable 5 kini bisa diakses gratis oleh pelanggan langganan Pro, Max, Team, dan Enterprise hingga 22 Juni 2026. Setelah itu, akses akan dialihkan ke sistem kredit penggunaan terpisah, dengan rencana pengembalian ke paket standar saat kapasitas infrastruktur mencukupi.
Seiring peluncuran Fable 5, Anthropic juga memperkenalkan Claude Opus 4.8 sebagai “model paling kapabel yang tersedia untuk publik saat ini.” Fokus utamanya bukan pada kecepatan, tetapi pada “agentic AI”—kemampuan untuk menjalankan tugas kompleks secara mandiri, terstruktur, dan tetap bisa dipertanggungjawabkan. Opus 4.8 menonjol dalam kejujuran: ia lebih cenderung mengakui ketidakpastian daripada menghasilkan jawaban yang meyakinkan namun salah.
Dengan dua model ini, Anthropic tidak hanya menawarkan kecerdasan, tetapi juga integritas. Di tengah gempuran AI yang semakin agresif, perusahaan ini berusaha membangun standar baru: kecerdasan tanpa keberanian berbohong, kekuatan tanpa kebebasan tanpa batas. Fable 5 bukan sekadar teknologi—ia adalah pernyataan filosofis tentang bagaimana AI seharusnya berkembang: bukan hanya lebih pintar, tapi lebih bijak.

















