Home Berita Nasional Suhud Dorong BUMD Perkuat Pendapatan DKI

Suhud Dorong BUMD Perkuat Pendapatan DKI

Sumbawanews.com,- Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin resmi dilantik sebagai pemimpin lembaga legislatif daerah untuk sisa masa jabatan 2024–2029, dan langsung menetapkan prioritas strategis: memperkuat pendapatan asli daerah melalui terobosan pendanaan inovatif dan penguatan peran 22 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dalam rapat paripurna di Jakarta, Senin (8/6/2026), Suhud menegaskan bahwa kondisi APBD yang masih defisit memerlukan pendekatan kreatif, bukan hanya pemangkasan anggaran, tapi penguatan sumber pendapatan baru.

“APBD DKI masih defisit. Kita tidak bisa hanya mengandalkan transfer pusat atau menunggu situasi ekonomi membaik. Kita harus menciptakan sumber pendanaan sendiri—creative financing yang berkelanjutan,” ujar Suhud. Ia menekankan bahwa regulasi daerah menjadi kunci utama. Sejumlah peraturan daerah (perda) yang belum optimal dieksekusi akan segera ditinjau ulang, bahkan direvisi untuk membuka ruang bagi inovasi pembiayaan, seperti kemitraan publik-swasta, pemanfaatan aset daerah, dan pendekatan berbasis hasil.

Tak hanya itu, Suhud menempatkan BUMD sebagai tulang punggung strategi fiskal baru DKI. Dari 22 BUMD yang ada, ia menargetkan peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui efisiensi operasional, diversifikasi produk, dan peningkatan kinerja keuangan. “BUMD bukan sekadar perusahaan milik pemerintah. Mereka adalah mesin ekonomi yang harus berkontribusi nyata pada kesejahteraan Jakarta. Kita dorong mereka jadi lebih mandiri, lebih produktif, dan lebih berdampak,” tegasnya.

Suhud juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan jejak kepemimpinan pendahulunya, Khoirudin, dengan mempertahankan keberhasilan kebijakan yang telah terbukti, sekaligus memperluas cakupan inovasi. Ia menilai, tantangan fiskal bukan halangan, tapi panggilan untuk berpikir lebih strategis. “Jakarta tidak bisa berhenti berkembang hanya karena anggaran terbatas. Kita harus pintar, kreatif, dan berani mengambil risiko terukur demi masa depan ibu kota.”

Dengan fokus pada regulasi yang mendukung ekonomi daerah dan penguatan BUMD sebagai pilar pendapatan, Suhud menegaskan bahwa visinya bukan sekadar menutup defisit, tapi membangun fondasi keuangan yang tangguh dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Previous articlePadang Pariaman Diguncang Gempa Dalam, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Next articleTerduga Pelaku Pencabulan Diringkus Polisi
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.