Sumbawanews.com,- Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah bersinergi dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Jawa Tengah untuk membangun ketahanan generasi muda terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika. Kolaborasi strategis ini diluncurkan di Semarang pada Kamis, dengan menggandeng ribuan anggota PPI yang dikenal memiliki disiplin tinggi, jiwa kepemimpinan, dan komitmen kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Kepala BNN Jawa Tengah, Toton Rasyid, menilai PPI sebagai mitra ideal dalam upaya pencegahan narkoba. “Anggota PPI bukan hanya sosok yang terlatih, tapi juga menjadi teladan di lingkungan sosialnya. Mereka bisa menjadi agen perubahan yang meyakinkan,” ujarnya. Ia menekankan bahwa karakter paskibraka—yang dibentuk melalui pengalaman latihan dan pengabdian di hari kemerdekaan—merupakan modal sosial berharga yang tak ternilai dalam membangun generasi yang tangguh dan kritis terhadap bahaya narkoba.
Untuk mewujudkan sinergi ini, sejumlah program akan segera dijalankan, termasuk pelatihan edukasi anti-narkoba berbasis kaderisasi, kampanye digital melalui media sosial, dan pelibatan aktif para pengurus PPI sebagai narasumber di sekolah-sekolah dan komunitas pemuda. Toton menekankan pentingnya pendekatan yang relevan dengan gaya hidup generasi Z, di mana informasi disampaikan secara kreatif dan mudah diakses melalui platform digital.
Di sisi lain, Ketua PPI Jawa Tengah, Rizal Arnadi, menyatakan kesiapan organisasinya untuk menjadi ujung tombak gerakan nasional pencegahan narkoba. Ia menyebut bahwa setiap tahun, sekitar 2.000 remaja terpilih menjadi Paskibraka di Jawa Tengah, dan setelah masa tugasnya berakhir, mereka menjadi bagian dari jaringan luas PPI yang tersebar di seluruh wilayah. “Kami ingin mereka tidak hanya mengenang momen di Istana, tapi juga membawa semangat pengabdian itu ke dalam upaya menyelamatkan teman-teman sebaya dari jerat narkoba,” ujar Rizal.
Kerja sama ini menandai pergeseran strategi pemberantasan narkoba dari pendekatan represif menuju pencegahan berbasis pemberdayaan. Dengan memanfaatkan kekuatan moral dan struktur organisasi yang sudah mapan, BNN dan PPI berupaya menciptakan gerakan yang berkelanjutan, dipimpin oleh generasi muda sendiri, untuk generasi muda.
Dengan potensi jangkauan yang luas dan kepercayaan publik yang tinggi, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mengurangi angka penyalahgunaan narkoba, tetapi juga membangun budaya kesadaran dan tanggung jawab sosial di kalangan pemuda Jawa Tengah—sekaligus menjadi model yang bisa direplikasi di provinsi lain.

















