Home Berita Nasional Operasi Patuh: Tilang Manual Diperbanyak Jadi 30 Persen

Operasi Patuh: Tilang Manual Diperbanyak Jadi 30 Persen

Sumbawanews.com,- Korps Lalu Lintas Polri menetapkan kebijakan baru dalam Operasi Patuh 2026 yang berlangsung dari 8 hingga 21 Juni. Porsi tilang manual akan dinaikkan menjadi 30 persen, meningkat signifikan dari sebelumnya yang hanya 5 persen, sementara penegakan hukum berbasis elektronik (ETLE) diperkecil proporsinya.

Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk memperkuat pendekatan humanis sekaligus menegakkan disiplin lalu lintas secara lebih nyata di lapangan. “Kami tetap mengutamakan edukasi dan pencegahan, tetapi pada pelanggaran berisiko tinggi, penindakan langsung harus tegas,” ujarnya di Jakarta Timur, Kamis (4/6).

Pelanggaran yang menjadi fokus utama antara lain melawan arus, tidak menggunakan helm, dan menggunakan ponsel saat mengemudi. Petugas akan turun langsung ke jalan-jalan strategis untuk melakukan razia dan memberikan peringatan sekaligus sanksi sesuai pelanggaran.

Dalam kesempatan yang sama, Agus memastikan bahwa SIM digital sudah sepenuhnya berlaku dalam operasi ini. Pengendara yang telah memiliki SIM digital tidak perlu lagi membawa SIM fisik saat diperiksa. “SIM digital sudah diuji, diimplementasikan, dan resmi digunakan. Ini mempermudah masyarakat dan memperkuat sistem penegakan hukum yang akurat,” katanya.

Kebijakan ini menjadi respons terhadap tren pelanggaran lalu lintas yang masih tinggi, terutama di kota-kota besar. Korlantas menekankan bahwa peningkatan tilang manual bukanlah bentuk pengetatan semata, melainkan upaya menyeimbangkan teknologi dan kehadiran aparat untuk menciptakan keselamatan jalan yang lebih nyata.

Operasi Patuh tahun ini juga mengincar kendaraan dengan nomor polisi yang sengaja ditutupi untuk menghindari pengawasan ETLE. Petugas akan dilengkapi dengan sistem identifikasi canggih dan koordinasi lintas satuan untuk menindak tegas praktik tersebut.

Dengan pendekatan yang lebih komprehensif, Polri berharap operasi ini tidak hanya menurunkan angka kecelakaan, tetapi juga membentuk budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.

Previous articlePergantian Kepala BGN Picu Kontroversi Sentimen Publik
Next articleShokz Luncurkan Earbud Terbuka Lebih Ringan dan Suara Lebih Dalam
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.