Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Anggota Komisi I DPRD Sumbawa, Muhammad Taufik dan I Ketut Sawitra, Senin (06/04) meminta Pemerintah Daerah untuk mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga jagung. Sebab dalam waktu dekat diperkirakan akan menjadi puncak panen raya.
“Jangan sampai nanti pada saat pucak panen raya itu, harga justru anjlok,” ucap mereka.
Baca Juga:Â Anggota Komisi I DPRD Sumbawa Dukung Evaluasi Perda Toko Berjejaring Nasional
Ia menekankan, agar harga jagung tetap terjaga dalam Harga Acuan Pembelian/Penjualan (HAP/HET). Agar petani tetap mendapatkan keuntungan dari hasil produksi.
Mengingat petani mengeluarkan biaya produksi cukup besar dari berbagai skema, termasuk pinjaman kepada perbankan. “Kalau petani kita tidak balik modal, apalagi itu pinjaman bank. Kan kasihan. Kapan sejahteranya,” jelasnya.
Menurut, pemerintah daerah musti membangun koordinasi dengan berbagai pihak terkait sejak dini. Baik sektor swasta mapun lembaga pemerintah seperti bulog, serta memaksimalkan sarana-prasarana yang ada. (Using)















