Sumbawa Barat, sumbawanews.com – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Maluk bersama para remaja dan pemuda Teluk Benete menggelar kegiatan sosial bertajuk Takjil On The Road dengan membagikan sebanyak 1.327 bungkus takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan.
Baca Juga: Forkopimcam Maluk Intensifkan Patroli dan Sidak Selama Ramadhan, Tempat Hiburan Malam Ditutup Sejak H-7 hingga H+7
Kegiatan yang berlangsung di wilayah Pertigaan Teluk Benete tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Para pemuda turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada pengendara dan warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan Takjil On The Road merupakan salah satu rangkaian program dalam Kampung Ramadhan Teluk Benete 2026. Selain berbagi takjil, program ini juga mencakup beberapa agenda lainnya seperti menghias kampung dengan lampu, buka puasa bersama, serta pembagian parcel Lebaran kepada masyarakat.
Namun dari beberapa item kegiatan yang telah direncanakan, yang dapat terlaksana dengan progres hampir maksimal adalah kegiatan Hias Kampung dengan Lampu dan Takjil On The Road. Sementara itu, beberapa kegiatan lainnya kemungkinan akan ditangguhkan.
Hal ini tidak terlepas dari musibah banjir besar yang melanda Kecamatan Maluk pada awal Ramadhan. Banjir tersebut terjadi di beberapa titik di hampir setiap desa di wilayah Kecamatan Maluk dan cukup berdampak terhadap aktivitas masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia Kampung Ramadhan Teluk Benete bersama KNPI Kecamatan Maluk memutuskan untuk mengalihkan sebagian anggaran kegiatan guna membantu penanggulangan bencana. Bantuan yang diberikan antara lain berupa penyediaan makanan instan saat kondisi darurat, serta membantu proses pembongkaran dan penggalian tanah di beberapa titik guna membuka akses jalan dan saluran air agar genangan tidak mengendap.
Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, semangat kebersamaan para pemuda Teluk Benete tetap terjaga. Melalui kegiatan ini, KNPI Kecamatan Maluk berharap dapat menumbuhkan rasa solidaritas, kepedulian sosial, serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
“Kampung yang kita tinggali takkan selamanya kita bersamai tetapi kita wajib membuat kenangan untuk generasi agar pada saatnya nanti kita akan dituturkan bersama syafaat al fatihah saat diri kita hadir sebagai memori”, ungkap Ketua KNPI Kecamatan Maluk, Syamsul Hidayat. (Al)

















