Tel Aviv, sumbawanews.com – Juru bicara Israel Defence Force (IDF), Sabtu (28/02) mengumumkan, IDF dan Angkatan Darat AS melancarkan operasi gabungan terhadap Iran. Serangan tersebut mencakup serangan terhadap puluhan target militer dan dilakukan sebagai bagian dari serangan gabungan yang luas, terkoordinasi, dan terpadu.
Baca Juga: UNIFIL Tentang Rencana Israel Tebar Zat Kimia di Lebanon
Dikatakan, rezim Iran belum meninggalkan rencananya untuk menghancurkan Israel. Dalam beberapa bulan terakhir, dan meskipun mengalami pukulan berat dalam Operasi “Am Kalavi”, IDF telah mengakui bahwa rezim tersebut terus berupaya untuk memperkuat, melindungi, dan menyembunyikan program nuklirnya, di samping memulihkan proses produksi rudal.
Selain itu, Iran tersebut terus membiayai, melatih, dan mempersenjatai proksinya yang berbasis di dalam perbatasan Negara Israel. Tindakan-tindakan ini merupakan ancaman eksistensial bagi Negara Israel, dan mengancam Timur Tengah dan seluruh dunia.
Diaebutkan, Dalam beberapa bulan menjelang serangan, perencanaan bersama yang erat dilakukan antara IDF dan militer AS, yang memungkinkan serangan besar-besaran dilakukan dengan sinkronisasi dan koordinasi maksimal antara kedua angkatan bersenjata. IDF, di seluruh sistemnya, memiliki proses persiapan yang ketat dan jangka panjang untuk operasi ini, baik dalam sistem pertahanan maupun dalam berbagai rencana serangan. (Using)

















