Home Berita Panglima TNI Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang

Panglima TNI Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang

Jatim – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).

 

Mengusung tema “Memperkokoh Jam’iyyah, Tradisi, Kontribusi, dalam Mengembangkan Peradaban”, kegiatan ini menjadi sarana konsolidasi warga NU, penguatan budaya pesantren, pengembangan peradaban, peneguhan komitmen kebangsaan, serta pelestarian tradisi dan nilai spiritual.

 

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kebahagiaannya dapat hadir di tengah warga NU serta menekankan pentingnya persatuan para pemimpin bangsa. “NU selalu memberi contoh, NU selalu berusaha untuk menjaga persatuan. Dan memang itulah pelajaran sejarah: tidak ada bangsa yang kuat, tidak ada bangsa yang bisa maju, kalau pemimpin-pemimpinnya tidak rukun,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Presiden RI mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan di tengah perbedaan dan dinamika demokrasi. “Karena itu, saya selalu mengajak semua unsur, selalu mari kita bersatu. Boleh kita bertanding, boleh kita bersaing, boleh kita berbeda, boleh kita berdebat, tapi di ujungnya semua pemimpin Indonesia, semua pemimpin masyarakat harus rukun, harus menjaga persatuan dan kesatuan,” tegasnya.

 

Kehadiran Panglima TNI mencerminkan komitmen TNI dalam memperkuat sinergi dengan elemen keagamaan dan masyarakat sebagai upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Previous articleMengenal Dunia Dirgantara, Ratusan Pelajar Makassar Kunjungi Lanud Sultan Hasanuddin
Next articleDilema Lapangan Pekerjaan di Lombok Tengah: Disnaker Diminta Bertanggung Jawab
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.