Washington DC., sumbawanews.com – Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, Kamis (29/01) menandatangani Perintah Eksekutif yang menyatakan keadaan darurat nasional dan menetapkan proses untuk mengenakan tarif pada barang-barang dari negara-negara yang menjual atau menyediakan minyak ke Kuba, melindungi keamanan nasional dan kebijakan luar negeri AS dari tindakan dan kebijakan jahat rezim Kuba.
Baca Juga: Trump Ancam Kanada
Perintah tersebut memberlakukan sistem tarif baru yang memungkinkan Amerika Serikat untuk mengenakan tarif tambahan pada impor dari negara mana pun yang secara langsung atau tidak langsung memasok minyak ke Kuba.
Perintah tersebut memberi wewenang kepada Menteri Luar Negeri dan Menteri Perdagangan untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan, termasuk menerbitkan peraturan dan pedoman, untuk menerapkan sistem tarif dan langkah-langkah terkait.
Trump dapat mengubah Perintah tersebut jika Kuba atau negara-negara yang terdampak mengambil langkah-langkah signifikan untuk mengatasi ancaman atau menyesuaikan diri dengan tujuan keamanan nasional dan kebijakan luar negeri AS.
Menangkal Pengaruh Kuba
Trump sedang mengatasi kerusakan yang disebabkan oleh rezim komunis Kuba dengan mengambil tindakan tegas untuk meminta pertanggungjawaban rezim Kuba atas dukungannya terhadap aktor-aktor yang bermusuhan, terorisme, dan ketidakstabilan regional yang membahayakan keamanan dan kebijakan luar negeri Amerika.
Rezim Kuba dioandang bersekutu dengan banyak negara musuh dan aktor jahat, menampung kemampuan militer dan intelijen mereka. Misalnya, Kuba menampung fasilitas intelijen sinyal luar negeri terbesar Rusia yang berfokus pada pencurian informasi keamanan nasional yang sensitif dari Amerika Serikat.
Kuba menyediakan tempat perlindungan bagi kelompok teroris transnasional, seperti Hizbullah dan Hamas, dan mendukung musuh di Belahan Barat, yang melemahkan sanksi AS dan stabilitas regional.
Rezim tersebut menganiaya dan menyiksa lawan politik, menolak kebebasan berbicara dan pers, mengambil keuntungan secara korup dari penderitaan rakyat Kuba, dan memicu kekacauan dengan menyebarkan ideologi komunis di seluruh wilayah.
Tindakan-tindakan ini merupakan ancaman yang tidak biasa dan luar biasa terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri AS, yang memerlukan respons segera untuk melindungi warga negara dan kepentingan Amerika. (Using)















