Home Berita Nyamar Jadi Petugas PLN, Uang Pelanggan Diembat

Nyamar Jadi Petugas PLN, Uang Pelanggan Diembat

Jember,Sumbawanews.com-Nasib apes menerpa Suti’ah (60) warga Dusun Beteng, Rt. 005 / Rw. 010 Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember,Jawa Timur, Perempuan yang sehari sehari sebagai penjualan sayuran keliling (Mlijo)’ kaget kepalang setelah !uang modal usahanya raib di kanarnya.

Peristiwa ini terjadi ketika itu ada orang datang di rumahnya itu mengaku sebagai petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN)! yang akan memperbaiki gangguan listrik di rumahnya.

Kedatangan petugas PLN itu juga disambut baik oleh Suti’ah. Dirinya mengaku tidak menaruh curiga gelagat pria tersebut dan langsung mempersilahkan untuk memperbaiki instalasi listrinya yang sedang mengalami gangguan itu.

Tak berselang lama, setelah pria yang mengaku petugas PLN tanpak sibuk memperbaiki itu lalu listrik Suti’ah berhasil nyala. Karena sudah selesai dalam perbaikan, pria itu juga bergegas pamit ke Sutiah dan langsung meninggalkan lokasi tersebut.

Sebelumnya, Sutiah (korban) membeberkan kronologi yang dialaminya yaitu dirinya usai berjualan keliling dan tiba di rumahnya, ada dua orang datang yang tidak dikenal mengendarai sepeda motor jenis (Mio).

Dua orang itu (Pelaku ) mengaku akan melakukan pengecekan Istalase listrik milik korban paska angin kencang yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Karena beberapa alasan yang disampaikan pelaku diantaranya mengantisipasi terjadi konsleting listrik dan kebakaran, Suti’ah tidak menaruh curiga pada pelaku tersebut.

Bahkan, saat itu korban diminta untuk memegang alat tespen yang ditempelkan ke tembok rumah sementara. Sedangkan, salah satu pelaku masuk di ruang tamu dengan alasan mengambil asbak untuk rokok,

Korban pun fokus memegang tespen yang berada di luar rumah. Sedangkan, pelaku satunya ada di dalam rumah tapi keluar masuk ke dalam kamar korban.

“Kemungkinan waktu keluar masukan ruang itu pelaku mengambil uang tunai sebesar Rp.1.700.000,00 (satu juta tujuh ratus ribu rupiah yang ada di dompetnya.

Uang milik Suti’ah itu sebetulnya uang modal dagang untuk kulakan. Lalu, kedua pelaku berpamitan pulang meninggalkan lokasi korban. Namun perasaan hati korban tidak nyaman, lalu mengecek kamar dan membuka dompetnya ternyata isinya kosong.

Suti’ah, menjelaskan bahwa ngakunya dua orang itu dari petugas PLN, dan terus melihat-melihat lampu di dalam rumah, “Saya di kasih barang disuruh naruh di tembok, setelah itu lama sekali, dan bilangnya ya sudah, sudah,,” ujar Sutiah didampingi suami dan Kaur Desa.

Ditambahkan dia, yang satunya itu sudah keluar dari sini, bilang ya sudah bu, ya mungkin sudah mendapatkan uang tadi di dalam dompet itu, “Kerugian saya Rp. 1.700.000,00 (satu juta tujuh ratus rupiah). Ya saya minta bantuan soal uang saya hilang besok pagi mau buat belanja atau jualan.” terang Suti’ah.

Udi Prihwiyanto, Kades Sidomekar menyatakan saat di konfirmasi melalui telepon selulernya, memebenarkan terjadi modus atau secara penyamaran sebagai petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN), di wilayahnya.

Pihak desa menghimbau seluruh warga agar lebih berwaspada dan berhati-hati serta tidak mudah percaya kepada orang yang tidak di kenalinya, atau mengaku
-ngaku sebagai petugas PLN tampa ada identitas resmi.”pungkas Udi

(Indra)

Previous articleTrump Ancam Kanada
Next articlePresiden AS Kaluarkan Perintah Eksekutif Terkait Kuba
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.