Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan, drh. Rini Handayani, M.Si., Jum`at (05/06), menghimbau peternak agar ikut aktif menjaga ternak dari penyakit menular. Sebab beberapa jenis penyakit menular masih berstatus endemic di Kabupaten Sumbawa, seperti athrax.
“Peternak dan pengusaha mari bersama menjaga ternak kita dari penyakit ternak. Agar kita bersama-sama mengendalikan penyakit menular dengan mensupport kegiatan faksinasi yang telah dijadwalkan oleh petugas,” kata dia.
Baca Juga: Sumbawa Kirim 20 Ribu Lebih Ternak ke Luar Daerah Tahun Ini
Untuk itu, jika petugas menjadwalkan Vaksinasi baik PMK, SE, AT, agar direspon dengan kehadiran di Lokasi faksinasi. Sebab, vaksinasi merupapkan salah satu syarat dilakukan pengiriman ke luar daerah.
Diungkapkan, beberapa daerah mensyaratkan harus dilakukan vaksinasi PMK 1-6 bulan sebelum dikirim. Kemudian Tidak menunjukkan gejala penyakit menular selama 6 bulan sebelum dikirm.
Ia menjelaskan, petugas dari Disnakeswan berada di tiap-tiap kecamatan. Dan memiliki paramedis dan dokter hewan dipusat Kesehatan hewan masing-masing daerah.
“Kalau ada gejala penyakit, segera laporkan ke petugas. Petugas kami siap ditiap-tiap kecamatan,” ungkapnya. (Using)















