Home Berita 1.683 Prajurit Kodam XXIV/MT Raih Sabuk Hitam, Pecahkan Rekor MURI

1.683 Prajurit Kodam XXIV/MT Raih Sabuk Hitam, Pecahkan Rekor MURI

Merauke – Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Lucky Avianto memimpin pengukuhan 1.683 prajurit sebagai pemegang Sabuk Hitam INKAI sekaligus mencatatkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai Ujian Karate Sabuk Hitam dengan Peserta Prajurit Terbanyak. Kegiatan digelar di Lapangan Upacara Kodam XXIV/MT, Jl. Poros Tanah Miring, Merauke, Kamis (4/12/2025).

Sejak dilantik oleh Presiden RI pada 10 Agustus 2025, Mayjen TNI Lucky Avianto menginisiasi pengembangan beladiri karate sebagai Beladiri Prestasi, melengkapi Beladiri Taktis serta Beladiri Pencak Silat Militer (PSM) yang menjadi beladiri wajib bagi prajurit. Langkah ini dimaksudkan untuk membentuk karakter prajurit Kodam XXIV/Mandala Trikora yang memiliki semangat juang, sportivitas, dan nilai-nilai karate yang selaras dengan sumpah karate.

Dalam amanatnya, Pangdam menekankan bahwa capaian rekor MURI ini menjadi bukti nyata kualitas pembinaan dan profesionalisme prajurit. “Rekor MURI ini bukan sekedar jumlah, tetapi komitmen kami membangun prajurit yang disiplin, berintegritas dan bermental petarung,” jelas Pangdam.

Pangdam juga menegaskan bahwa pencapaian sabuk hitam bukanlah akhir perjalanan seorang karateka, melainkan awal tanggung jawab baru sebagai prajurit yang lebih matang. “Sabuk hitam adalah amanah. Terus berlatih, jaga etika, dan jadilah teladan di satuan masing-masing,” pesannya.

Sebagai bentuk komitmen lead by example, Pangdam bersama Danbrigif dan para Danyonif turut mendemonstrasikan gerakan beladiri sebagai inspirasi dan suri teladan bagi seluruh prajurit.

Previous articleKapal Nelayan Jember Karam di Labangka, 4 Awak Dievakuasi
Next articleBais TNI–BNN Berhasil Amankan Buronan Internasional Dewi Astuti di Kamboja
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.