Home Berita Pergantian Kepemilikan AMNT, Salamuddin Maula: Nasionalisme yang Membingungkan

Pergantian Kepemilikan AMNT, Salamuddin Maula: Nasionalisme yang Membingungkan

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Tokoh masyarakat kabupaten Sumbawa, Salamuddin Maula, menilai, Pergantian kepemilikan tambang batu hijau dari PT. Newmont Nusa Tenggara (PT NNT) ke PT. Amman Mineral Nusatenggata (Amman/AMNT) sungguh menjadi sebuah ironi. Hal ini terjadi dimulai akibat penjualan saham 24 persen yang di haruskan oleh Undang-Undant Minerba yang dimenangkan oleh grup Bakri.

Baca Juga: Rencana Conveyor Amman, Pansus Dewan Nilai Penting Sikap Tegas dan Posisi Tawar Pemda Sumbawa

“UU no 4 tahun 2009 PT NNT menjual saham nya ke daerah (divestasi) kalau daerah tak mampu maka negara harus membelinya dan apabila negara tak mampu maka yg berhak beli adalah BUMN atau swasta murni,” kata Salamuddin Maula, Jum’at (25/07).

Menurutnya, Masalah pemindahan kepemilikan antara PT NNT kepada PT AMNT sampai sekarang masih menyimpan banyak tanda tanya yang belum terungkap secara terang benderang. Misalnya ternyatra uang dipake untuk beli saham divestasi oleh Bakrie dulu adalah pinjaman bank luar negeri dengan jaminan saham NNT sendiri.

“Kenapa bakrie boleh, kenapa daerah tidak. siapa yang mengarahkan membeli tanpa modal sendiri,” tanya dia.

Dijelaskan, Padahal dulu ada skema menarik yang diberikan oleh PT NNT dengan meminjamkan uang PT NNT sendiri nanti dibayar dari pemotongan dividen. “Tapi mengapa skema itu tidak dipilih. Ada apa. padahal hitung-hitungannya jelas sangat menguntungkan daerah. Siapa yang berhianat di sini. Sekarang daerah dapat apa. hasil penjalan sahamnya saja tidak jelas kemana. Benarkah ini nasionalisasi. Karena yang ada sekarang china dan tenaga kerja china sangat dominan di AMNT,” ungkapnya.

Dikatakan pula, gaji yang diterima oleh pekerja dari luar khususnya Tiongkok sangat jomplang dengan pekerja lokal, dengan pekerjaan yang sama. “Sangat berbeda. Konon katanya bisa 4 kali lipat UMR, mereka sangat tinggi. Inikah keadilan,” tanya mantan anggota DPRD Kabupaten Sumbawa ini. (Using)

Previous articleDukung Perkembangan Olahraga Di Wilayah, Komandan Kodim 1710/Mimika Hadiri Acara Pelantikan
Next articlePuskersin TNI Gelar Pemantapan Interpreter Bagi Personel TNI
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.