Sumbawanews.com, STOCKHOLM – Selama ini, banyak yang berasumsi bahwa negara kepulauan terbesar di dunia berada di kawasan tropis seperti Asia Tenggara. Namun, data terbaru dari World Population Review dan Statistics Sweden per April 2026 menegaskan kembali posisi Swedia sebagai pemegang rekor dunia dengan jumlah pulau terbanyak di planet ini, mencapai angka fantastis 267.570 pulau.
Paradoks Kepulauan yang Sunyi
Meski memiliki ratusan ribu titik daratan, Swedia menyajikan fenomena yang unik sekaligus kontras. Dari total seperempat juta pulau tersebut, hanya 984 pulau (kurang dari 1%) yang benar-benar berpenghuni secara permanen.
Mayoritas pulau-pulau ini merupakan islet (pulau sangat kecil) yang tersebar di sepanjang garis pantai Baltik yang berbatu serta di dalam ribuan danau air tawar yang memenuhi daratan Swedia.
Warisan Zaman Es: Mengapa Begitu Banyak?
Para ahli geologi menjelaskan bahwa jumlah pulau yang masif ini adalah warisan dari Zaman Es Terakhir. Sekitar 10.000 tahun lalu, gletser raksasa yang menutupi Skandinavia mulai mencair dan menyusut. Proses ini mengikis daratan dan meninggalkan formasi batuan serta fragmen tanah yang tak terhitung jumlahnya.
Ditambah dengan fenomena post-glacial rebound—di mana daratan perlahan “naik” setelah beban es hilang—pulau-pulau baru terus muncul ke permukaan selama ribuan tahun.
Destinasi Ikonik bagi Para Penjelajah
Bagi para pelancong, sistem kepulauan (archipelago) ini adalah taman bermain raksasa. Beberapa titik yang paling populer meliputi:
Kepulauan Stockholm: Terdiri dari 30.000 pulau yang membentang dari pusat kota hingga ke laut lepas. Kota Stockholm sendiri dibangun di atas 14 pulau yang dihubungkan oleh 57 jembatan.
Pulau Gotland: Pulau terbesar di Laut Baltik yang kaya akan sejarah Viking dan diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Kepulauan Gothenburg: Terkenal dengan desa nelayan yang fotogenik dan budaya kuliner lautnya yang otentik.
Budaya “Allemansrätten”
Salah satu alasan mengapa ratusan ribu pulau ini tetap lestari adalah hukum Allemansrätten atau “Hak Akses Publik”. Hukum ini memberikan kebebasan bagi siapa pun untuk berkemah, memetik buah liar, atau menjelajahi hampir semua pulau (bahkan yang dimiliki secara pribadi) asalkan mereka menjaga kebersihan dan tidak mengganggu pemiliknya.
“Di Swedia, kami tidak hanya memiliki pulau; kami memiliki kebebasan untuk tersesat di dalamnya,” ujar salah satu pemandu wisata lokal di Kepulauan Småland.
Perbandingan Global (Data 2026):
| Peringkat | Negara | Jumlah Pulau (Estimasi) |
| 1 | Swedia | 267.570 |
| 2 | Norwegia | 239.057 |
| 3 | Finlandia | 178.947 |
| 4 | Kanada | 52.455 |
| 5 | Amerika Serikat | 18.617 |
| 6 | Indonesia | 17.508 |
Catatan: Perbedaan jumlah sering kali terjadi karena definisi “pulau” yang berbeda di tiap negara (beberapa negara menghitung gundukan pasir kecil atau karang sebagai pulau).














