Sumbawanews.com,- Arkeolog mengidentifikasi tiga kandidat senjata tertua di dunia, dengan tombak Clacton sebagai yang paling tua dan paling meyakinkan. Ditemukan di Clacton-on-Sea, Inggris, fragmen tombak kayu sepanjang 37 sentimeter itu diperkirakan berusia lebih dari 400.000 tahun dan diyakini dibuat oleh Homo heidelbergensis atau Neanderthal untuk berburu secara berkelompok. Temuan ini kini dipajang di Natural History Museum London sebagai artefak tombak kayu tertua yang masih terawetkan.
Dua kandidat lainnya adalah rangkaian senjata kayu dari Schöningen, Jerman, yang berusia 200–300 ribu tahun, terdiri dari tombak utuh dan tongkat lempar dari kayu spruce dan pinus, serta mata tombak batu dari Kathu Pan, Afrika Selatan, yang berusia sekitar 500.000 tahun. Meski lebih tua, mata tombak Kathu Pan masih diperdebatkan karena tidak ditemukan batang kayu pendukungnya, sehingga statusnya sebagai senjata belum sepenuhnya terkonfirmasi.
Para peneliti, termasuk Rolf Warming dari Stockholm University, menilai ketiga temuan ini membuktikan kemampuan manusia purba dalam merancang alat, memilih bahan, dan mengembangkan strategi berburu yang kompleks. Meski ada perdebatan, tombak Clacton tetap menjadi bukti paling kuat dan paling tua yang diterima secara luas dalam catatan arkeologi.















