Sumbawanews.com,- Axiom Space dan Prada mengungkap lapisan dalam pakaian ruang angkasa generasi baru yang dirancang khusus untuk misi Artemis III NASA. Lapisan bernama Liquid Cooling and Ventilation Garment (LCVG) ini bertugas menjaga suhu tubuh astronot tetap stabil di permukaan Bulan, di mana perbedaan suhu ekstrem bisa mencapai ratusan derajat Celsius.
LCVG bekerja dengan mengalirkan air melalui jaringan selang halus yang membungkus seluruh tubuh, terutama di area otot besar, untuk menyerap panas berlebih dan membuangnya ke ruang hampa. Sekaligus, sistem ini menyediakan oksigen segar ke wajah astronot melalui saluran terpisah, menggantikan karbon dioksida yang dikeluarkan saat bernapas. Inovasi penting lainnya adalah adanya sirkuit pendingin cadangan yang otomatis aktif jika sistem utama mengalami gangguan—meningkatkan keamanan dalam misi berisiko tinggi.
Meski terdengar tak biasa, kolaborasi dengan merek mode Italia itu bukan sekadar gaya. Lorenzo Bertelli, Chief Marketing Officer Prada, menjelaskan bahwa perusahaan membawa keahlian mendalam dalam pemotongan kain, desain ergonomis, dan pengembangan material berteknologi tinggi—semua kunci untuk menciptakan pakaian yang pas, ringan, dan fungsional. “Jika kita membangun pakaian ruang angkasa dari nol, mengapa tidak membuatnya juga indah? Asalkan fungsionalitas tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.
LCVG menjadi lapisan kritis antara tubuh astronot dan lingkungan luar angkasa yang kejam. Meski tersembunyi di balik lapisan luar pakaian yang futuristik, desainnya menjadi bukti bahwa inovasi antariksa kini tak lagi hanya soal teknologi, tapi juga tentang kecermatan dalam detail manusia—di mana kenyamanan dan estetika bisa berjalan seiring, bahkan di bulan.

















