Home Serba Serbi Tekno BRIN Luncurkan Teknologi Bioreklamasi untuk Pulihkan Lahan Bekas Tambang

BRIN Luncurkan Teknologi Bioreklamasi untuk Pulihkan Lahan Bekas Tambang

Sumbawanews.com,- BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meluncurkan teknologi BioReKarst 3S, inovasi bioreklamasi berbasis bioteknologi untuk memulihkan lahan bekas tambang yang rusak secara fisik, kimia, dan biologis. Teknologi ini menggabungkan revegetasi bertahap tiga strata—cover crop, pohon pionir, dan pohon berumur panjang—with pemanfaatan pupuk hayati Isomik MK1 yang mengandung fungi mikoriza arbuskular (FMA) hasil isolasi dari kawasan karst terdegradasi. Aplikasi 5 gram Isomik MK1 per lubang tanam memperluas sistem akar tanaman, meningkatkan penyerapan fosfat, dan mempercepat kelangsungan hidup vegetasi di tanah yang miskin nutrisi.

Dalam waktu sekitar 12 bulan, penerapan teknologi ini terbukti meningkatkan populasi bakteri dan jamur tanah, memperbaiki struktur tanah, serta menaikkan kandungan bahan organik tanpa menggunakan bahan kimia sintetis. Proses ini meniru suksesi alami ekosistem, didukung oleh rekayasa tapak seperti pembuatan lubang tanam mekanis dan penggunaan hidrogel untuk meningkatkan retensi air, khususnya di lahan karst berbatu. Peneliti Ahli Utama BRIN, Retno Prayudyaningsih, menegaskan bahwa pendekatan ini tidak hanya memulihkan vegetasi, tetapi juga membangun kembali kehidupan mikrobiologis tanah sebagai fondasi ekosistem yang berkelanjutan.

BRIN juga membuka jalan untuk produksi massal inokulum FMA, penyusunan standar operasional lapangan, dan replikasi teknologi di berbagai kawasan tambang. Dalam jangka panjang, BioReKarst 3S berpotensi mendukung program rehabilitasi lahan dan skema kredit karbon berbasis biomassa hutan, sekaligus menjadi solusi ramah lingkungan bagi sektor pertambangan dan pemangku kepentingan lingkungan.

Previous articleTimor Leste Siap Gagalkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Next articleKomdigi Lantik Lima Pejabat Baru Dorong Transformasi Digital dan AI