Jakarta – sumbawanews.com,- Ladang minyak asing yang habis masa kontrak dibeli oleh Pertamina. Pengorbanan uang dalam jumlah sangat besar telah dialokasikan Pertamina untuk membeli ladang ladang minyak milik swasta asing akan dan telah habis masa kontraknya. Ladang minyak yang belakangan memang mau ditinggalkan oleh asing karena memang sudah tua, dan harga minyak mentah dalam lima tahun terakhir makin tidak menguntungkan.
Sialnya ! semua ladang ladang minyak eks swasta tersebut dibeli dengan dana utang. Seperti Chevron dibeli dengan dana utang global bond sebesar 750 juta USD. Ladang minyak yang sudah berusia 100 tahun, yang sudah menyisahkan rongga rongga bawah tanah di Riau, dibeli dengan sangat mahal oleh Perusahaan BUMN. pemerintah Jokowi sangat bangga dengan pembelian oleh BUMN pertamina. Hal ini menjadi bahan kampanye untuk memenangkan pilpres 2019 lalu.
Meskipun sudah membayar mahal blok rokan, namun untung Pertamina belum boleh memasuki blok tersebut, sampai tahun 2021. Jadi tidak ada kewajiban melalukan pengeboran, ekploitasi minyak dan tidak ada kewajiban meningkatkan produksi minyak nasional. Semua masih tanggung jawab Chevron, menyedot minyak untuk dijual kepada negara dan biayany diganti oleh negara. Coba kalau Pertamina yang kerjakan Blok Rokan sekarang, maka tidak lagi menganut cost recovery system, namun menggunakan skema gross split atau bagi kotor.
Berbeda dengan Blok Mahakam juga dibeli oleh Pertamina dengan mahal, namun apes setelah dibeli harga minyak mentah terus merosot. Bahkan hari ini harga minyak mentah hanya 41 dolar per barel (Maret 2020). Jadi sudah pasti seluruh kegiatan hulu migas dilanda kerugian. Sudah banyak perusahaan swasta asing berguguran satu persatu. Hal yang sama akan terjadi pada seluruh kegiatan hulu Pertamina.
Memaksakan diri memproduksi minyak mentah namun berakhir buntung. Itulah yang akan dihadapi Pertamina sekarang. Semua kegiatan hulu Pertamina dipastikan akan tekor. Karena memaksakan diri menggenjot produksi dengan tehnologi macam macam dan mahal, sementra minyak semakin tidak ada harganya dibandingkan dengan biaya yang dikorbankan.
Oleh karenanya ke depan, tak perlulah Pertamina membeli ladang ladang minyak asing yang habis masa kontrak. Seharusnya pemerintah menyerahkan secara otomatis blok blok tua renta tersebut kepada Pertamina secara gratis. Dengan demikian tidak perlu BUMN ketiban sial akibat harga minyak mentah yang terus merosot sementara sudah keluar uang besar dan sudah utang besar.
(Merauke. Senin, 9 Maret 2020). Dukung petani perbatasan dalam meningkatkan hasil panen, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Bupul 13, membantu warga binaan berkebun di Kampung Kirely, Distrik Ulilin, Kab. Merauke, Papua, Minggu (8/3/2020).
Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., mengatakan bahwa keikutsertaan prajurit TNI Satgas Yonif 411 Kostrad adalah mendukung program pertanian dalam bidang ketahanan pangan. “Hal inilah yang dilakukan oleh lima personel Pos Bupul 13 dipimpin Sertu Alif Agus Sofan yang membantu bapak Marsam (63 th) merawat kebun sayur dan tanaman padinya,” ucapnya.
“Tujuannya adalah memberikan dorongan semangat, memotivasi dan membantu para petani yang ada di perbatasan merawat kebun yang bertujuan meningkatkan hasil panen. Selain itu juga untuk meringankan beban warga binaan sebagai wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat,” terangnya.
Sementara itu, Bapak Marsam (63 th) sebagai warga petani sangat bangga dan berterima kasih banyak kepada Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Bupul 13 meluangkan waktu dan membantu dalam merawat dan memanen hasil kebun. “Terimakasih Bapak-bapak TNI, kami merasa sangat terbantu serta termotivasi agar lebih giat dalam bekerja, semoga kebersamaan ini akan selalu terjaga dan semakin mempererat tali silaturahmi,” ujarnya. (Bdr)
sumbawanews.com,- Dalam rangka rangkaian Peringatan HUT ke-59 Kostrad tahun 2020, Brigif Para Raider 18 bersama Yonif Para Raider dan Kikav 8/KSC menyelenggarakan senam masal dan bazar murah di Asrama Brigif Para Raider 18/SEY Jabung, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/3/2020).
Lettu Inf Victor selaku Koordinator kegiatan menyampaikan, rangkaian kegiatan HUT ke-59 Kostrad tahun 2020 diawali dengan kegiatan senam bersama dan pembukaan secara simbolis bazar murah oleh Komandan Brigade. “Kita bangkitkan semangat berolahraga dan menjadikan olahraga sebagai budaya dan gaya hidup masyarakat,” ungkap Lettu Inf Victor.
Lanjut Lettu Inf Victor menyampaikan, kegiatan ini dimulai dengan sambutan dari Danbrigif Para Raider 18/SEY Kolonel Inf Roynald Sumendap yang menyampaikan rasa bangganya serta apresiasi kepada peserta senam dan bazar murah yang telah ikut memeriahkan acara HUT ke-59 Kostrad.
Kegiatan senam ini dapat menciptakan prajurit dan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani serta semakin mempererat silaturahmi antar prajurit dan masyarakat. Disamping itu juga melaksanakan kegiatan bazar murah guna mengatasi kesulitan masyarakat terutama bagi yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Turut hadir dalam acara ini Kasbrigif Para Raider 18/SEY Letkol Rudianto, Danyonif Para Raider 502/SEY Mayor Inf Alam Ahmad Budiman, Para Kasi Brigade, dan Unsur Muspika Kec. Jabung. (Pen Brigif Para Raider 18/SEY)
sumbawanews.com,-Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (Monusco) Kolonel Inf Daniel Lumbanraja menerima kunjungan Tentara Nasional Republik Demokratik Kongo atau Force Armees de la Republique Democratique du Congo (FARDC) Komandan Contre Amiral 22 Angkatan Laut Laksamana Pertama Ruvunangiza Changa B., Asops FARDC Brigade 22 Infanteri Kolonel Fasific, dan perwakilan Head of Office of United Nation Kalemie, Kepala Bagian Urusan Politik Leonidas, di Sukarno Camp Kalemie Provinsi Tanganyika Republik Demokratik Kongo, Sabtu (7/3/2020).
Kunjungan yang berlangsung sangat akrab ini disambut tarian Melayu selamat datang oleh Female Peacekeeper Indo RDB, dilanjutkan paparan sekilas kegiatan Satgas Indo RDB yang didalamnya dikolaborasikan dengan beberapa update situasi kondisi di wilayah Kalemie dan sekitarnya serta menampilkan beberapa kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) yang mengadopsi dari keberhasilan penerapan kegiatan pembinaan teritorial di Indonesia. Diharapkan kedepannya bisa bersinergi antara Indo RDB dengan pemerintah lokal dalam hal ini Tentara Nasional RDC/FARDC.
Dalam kesempatan tersebut, Jenderal bintang satu Angkatan Laut FARDC menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komandan Satgas Indo RDB Kolonel Inf Daniel Lumbanraja yang didampingi Wadan Satgas Mayor Inf H. Yossy S. Buanan serta para Perwira staf atas kesempatan yang langka dan belum pernah dilaksanakan di Kalemie Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo.
Kedepan direncanakan akan segera dilaksanakan kegiatan positif oleh kedua belah pihak dengan tujuan bersama-sama untuk menjaga perdamaian khususnya masyarakat Kongo yang berada di Kalemie Provinsi Tanganyika dengan menciptakan suasana yang harmonis dan kondusif, sehingga dapat menekan terjadinya konflik baik antar suku maupun kelompok.
Disela-sela kunjungan berlangsung Wanita TNI yang tergabung dalam FET menunjukan kebolehannya dalam bidang keterampilan memasak berbahan baku singkong kepada para istri Jenderal FARDC dan tamu undangan yang hadir. Selanjutnya mengajarkan cara pengolahan berbahan baku singkong menjadi sajian jajanan lezat khas Indonesia. Kemudian melaksanakan tanam pohon dan foto bersama. (Pen Satgas Konga XXXIX-B Monusco)
sumbawanews.com,- Para Nelayan Natuna, Kepulauan Riau akhirnya sepakat dan mendukung keputusan Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M.,
terkait pembagian wilayah penangkapan ikan dimana nelayan Pantura hanya boleh menangkap di atas 50 mil laut Laut di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).
Kesepakatan ini tercapai setelah Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. mengadakan tatap muka dan dialog dengan sekitar 250 nelayan Natuna di aula Sentra Kelautan Perikanan Terpadu, di dermaga Selat Lampa, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (7/3/2020).
Disaksikan Sekretaris Daerah Kab. Natuna Wan Siswandi, S.Sos., Ketua DPRD Kab. Natuna Andes Putra, S.Pd., Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab Natuna Zakimin, Danlanud Ranai Kolonel Pnb Fairlyanto, S.T., M.A.P., Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Tunggul, Dandim 0318/Natuna Letkol Czi Ferry Kriswardana S.Sos, M.Tr (Han), dan Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si., kekhawatiran nelayan Natuna terhadap kehadiran nelayan Pantura yang dapat mengurangi hasil tangkapan ikan mereka, akhirnya bisa terjawab.
Menurut Kepala Bakamla, kehadiran kapal-kapal nelayan asal Pantai Utara (Pantura) Jawa diharapkan dapat memantik semangat masyarakat Natuna untuk mengoptimalkan sumber daya perikanan di laut Natuna Utara. “Kegiatan ini juga dapat menekan potensi pencurian ikan oleh nelayan asing,” tegas perwira tinggi TNI AL bintang tiga tersebut.
“Pemerintah semakin hadir di Laut Natuna Utara dan Bakamla telah mengkoordinir 13 kementerian dan lembaga untuk membantu 30 kapal 100 GT ke atas asal Pantura memanfaatkan ikan di sana. Ke depan kami berharap nelayan asli Natuna tetap melanjutkan aktivitas melaut, dan langkah ini untuk memastikan sumber daya ikan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia, bukan nelayan asing,” kata Kepala Bakamla.
Pada acara tatap muka dan dialog itu, selain dihadiri para nelayan, juga hadir sejumlah pimpinan asosiasi dan koperasi nelayan Natuna, pimpinan HNSI Natuna, serta para advokat dan akademisi Natuna.
Dengan adanya kesepakatan ini, Kepala Bakamla menjamin pihaknya akan menindak tegas nelayan asal Pantura bila melanggar ketentuan itu. “Tentu kita akan evaluasi, namun apabila ada pelanggaran akan kita tindak tegas,” tegas Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M.
Selain itu, Kepala Bakamla juga mengatakan, penggunaan jaring cantrang yang sempat menjadi isu dari penolakan oleh nelayan Natuna, dipastikan tidak merusak terumbu karang. “Jaring mereka sudah diperiksa pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan, hanya boleh menggunakan dengan jarak 30 meter dari dasar laut,” tegasnya.
“Saya mohon izin, doa dan dukungan masyarakat Natuna terhadap program luar biasa pemerintah ini, sekaligus menunjukan bahwa pemerintah pusat peduli terhadap kesejahteraan, keamanan, pengawasan dan pemanfaatan ikan di Laut Natuna Utara.
(Puspen TNI). Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si. meninjau Bakti Sosial Kesehatan gratis di sekitar terminal Pelabuhan Sijantung, Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu (8/3/2020).
Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan gratis yang digelar oleh TNI dan Polri bersama unsur-unsur terkait lainnya, dihadiri ratusan masyarakat setempat yang begitu antusias untuk mengikutinya.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI dan Kapolri memberikan bantuan berupa bingkisan makanan dan obat-obatan kepada warga masyarakat yang tinggal di sekitar Pulau Galang. (Ahmad Rohanda)
(Puspen TNI). Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama seluruh komponen bangsa lainnya sedang mempersiapkan operasi kemanusiaan di Pulau Galang, termasuk rencana pembangunan rumah sakit khusus untuk menangani wabah Virus Corona atau Covid-19 oleh Pemerintah atau instansi terkait.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si. saat memberikan pengarahan dihadapan 540 Prajurit TNI-Polri di Desa Sijantung, Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu (8/3/2020).
Panglima TNI menjelaskan bahwa Pulau Galang adalah salah satu tempat ideal yang nantinya akan dibangun satu rumah sakit khusus yaitu rumah sakit yang memiliki fasilitas sebagai observasi dan fasilitas isolasi. Tempatnya sangat ideal karena berada di tengah hutan. Jarak dengan penduduk kurang lebih 2-3 km dan kalau ada pasien yang harus dikirim dari luar negeri maupun dari wilayah Indonesia kapanpun bisa sampai di tempat ini, karena Pulau Galang memiliki bandara yang bisa didarati oleh pesawat kecil maupun pesawat berbadan lebar.
Pulau Galang adalah suatu tempat yang memang telah ditakdirkan menjadi satu kawasan dalam rangka operasi kemanusiaan. Sejarah telah mencatat bahwa sejak tahun 1979 sampai 1996, Pulau Galang khususnya di Desa Sijantung menjadi tempat pengungsi Vietnam dan merupakan suatu bentuk operasi kemanusiaan yang pertama kali dilakukan.
Panglima TNI memerintahkan kepada seluruh jajaran TNI-Polri agar segera melaksanakan kegiatan pengamanan, baik di jalur menuju Pulau Galang maupun pengamanan di wilayah yang akan dibangun rumah sakit, sehingga target pembangunan akan tercapai dan fasilitas akan segera tersedia. Diharapkan rumah sakit ini dapat segera dioperasionalkan untuk menampung para WNI yang akan melakukan observasi dan isolasi, agar bisa sembuh dengan baik dan keluar dari Pulau Galang dengan selamat.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI berharap kepada masyarakat Indonesia agar tidak perlu takut untuk menghadapi wabah Covid-19, namun tetap harus waspada dan mengikuti koridor yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Indonesia dan WHO. Berbagai cara telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia tentang bagaimana menghindari wabah dari Virus Corona. (Bdr)
Mataram- sumbawanews.com,– Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 menilai , gelaran Pilkada Serentak 2020 termasuk di 7 daerah Kabupaten dan Kota di NTB menjadi ajang jaring pengaman kepentingan politik yang sebenarnya di Pemilu Pileg dan Pilpres 2024 mendatang.
Pilkada Serentak 2020 ibarat *test the water* atau tiket pemanasan bagi para elit Parpol dan politisi di daerah untuk menuju pertarungan pesta demokrasi sesungguhnya tahun 2024.
“Jadi bisa kita lihat bahwa Pilkada Serentak, terutama di NTB ini akan menjadi ajang rivalitas dan adu kuat antar para ‘Baron’ Politik menuju 2024 nanti,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, Minggu ( 8/3)
Pria yang akrab disapa Didu ini menjelaskan, Partai Politik memiliki kepentingan membangun jaring pengamanan guna merebut hati masyarakat dalam Pilkada 2020 ini. Tujuannya agar, perolehan suara di Pemilu 2024 bisa sukses selaras dan paralel dengan Pilkada Serentak.
“Hal ini membuat para elit Parpol dan politisi harus cermat berhitung dalam menentukan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati serta Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota yang akan diusung dalam Pilkada 2020 ini,” tukasnya
Di NTB sendiri, papar Didu, sejumlah partai politik masih menahan diri dan belum memutuskan pasangan calon yang akan diusung. Selain PDIP yang sudah memutuskan Selly Andayani sebagai Calon Walikota Mataram dan Musyafirin sebagai calon Bupati Sumbawa Barat.
“Parpol masih mematangkan pilihan.Ini berkaitan dengan cost Pilkada yang tidak murah,” kata Didu.
Berdasarkan pengalaman Pemilu dan Pilkada sebelumnya, cost politik akan sangat besar terserap terutama untuk mengorganisir para saksi di tiap TPS. Dana kampanye, Publikasi, APK, Survey , hingga ongkos politik blusukan.
Menurut dia, hal ini akan menjadi pertimbangan Parpol untuk mengusung pasangan calon yang memiliki komitment kuat dan juga dukungan finansial yang proporsional.
Selain itu, elit Parpol tentu berharap pasangan yang diusung akan menang, agar perjuangan Partai di Pemilu 2024 bisa berjalan lebih maksimal.
“Partai Politik tentu mempertimbangkan kelinearan Kepala Daerah yang terpilih dengan kepentingan politik 2024. Terutama parpol besar yang sudah bertarung habis-habisan di Pemilu 2018- 2019,” katanya.
Analisa M16 menyebutkan, pertarungan tujuh Pilkada di NTB merupakan pertarungan adu kepiawaian politik antar ‘Baron’ Elit Politik di NTB.
Sebut saja Ketua DPD PDI Perjuangan NTB , H Rachmat Hidayat yang langsung badan untuk melakukan koalisi taktis dengan PKS untuk Pilkada Kota Mataram dan Sumbawa . Langkah PDIP NTB berkoalisi dengan PKS merupakan pilihan politik yang cerdik dan berkelas dalam konteks _*simbiosis mutualisme*_. Dengan koalisi ramping ini setidaknya PDIP dan PKS menjadi partai pertama yang sudah memberikan kepastian dukungan baik de facto/ de jure, khususnya Pilkada di kota mataram dan KSB.
Kemudian Gubernur NTB Zulkieflimansyah, yang menjadi Ketua Tim Desk Pilkada PKS yang manuver dan keandalan politik Dr Zul sudah teruji sebagai petahana anggota DPR RI tiga periode sebelum menjabat Gubernur NTB.
Gaya politik blusukan bersama Sitti Rohmi Djalilah yang pernah mengantar sukses di Pilgub NTB 2018, tentu akan digunakan Dr Zul dalam mengelola mesin PKS di Pilkada Serentak ini.
Didu menambahkan Gerindra sudah memastikan menempatkan Samurai Prabowo Subianto, H Bambang Kristiono (HBK) mengomandoi tujuh Pilkada di NTB. Posisioning HBK sebagai Panglima ibarat _*Rommel*_ di Pilkada Serentak NTB yang harus diperhitungkan taktik dan strateginya dalam meraih pemenangan dalam konstestasi ini. Mengingat sebagai sosok yang tegas, HBK berhasil meraih suara terbanyak dan melaju ke kursi DPR RI dalam Pemilu Legislatif 2019 silam.
Selanjutnya didu mengatakan, Ketua DPD Golkar NTB, H. Suhaili tentu tidak ingin *kebobolan* lagi dalam momentum Pilkada Serentak 2020. Hal ini berkaitan dengan prestise dan marwah Kepemimpinannya sekaligus Bupati Lombok Tengah.
“Sehingga Pilkada Serentak ini akan menjadi pertaruhan Gengsi dan Kehormatan Pimpinan elit Politik yang akan menjadi cermin serunya perhelatan 2024 mendatang,” tukasnya.
Sumbawa – sumbawanews.com,– suasana kondusifas daerah jelang pilkada serentak harus terjaga. Namun demikian ada saja pihak pihak yang ingin memperkeruh suasana.
Beredarnya postingan di media sosial facebook akun yang mengatasnamakan pasangan Jarot Mokhlis dengan mengunggah beberapa lambang partai pendukung, perlu di klarifikasi.
Menurut Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP postingan tersebut bukan dari pasangan Jarot Mokhlis. Karenanya ia meminta, admin akun yang tersebut untuk segera menarik unggahan yang tidak memberikan politik.
” kami bertekad akan melakukan politik dengan dasar etika, kesantunan dan pendidikan politik, kami sudah minta kepada seluruh pendukung, relawan, untuk menelusuri keberadaan pemilik akun”.
Untuk saat ini Jarot menjelaskan, pihaknya memang tenggah menjalin komunikasi dengan berbagai partai politik. ” kami sangat menghargai setiap proses yang sedang di lakukan partai politik “.
Karenanya Jarot berharap, tidak ada pihak yang memperkeruh suasana. ” mari kita hargai setiap proses yang sedang terjadi ” tegas Jarot.
Lombok Utara – sumbawanews.com,- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H. Bambang Kristiono (HBK) bersama istri tercintanya, Hj. Dian BK menggelar pengobatan gratis untuk masyarakat di Dusun Teluk Dalam Keren, Desa Medana, Kecamatan Tanjung, KLU, Jumat, 6 Maret 2020.
HBK melalui Kesehatan Indonesia Raya (Kesira), yang merupakan Badan Kesehatan Partai Gerindra, memberikan pengobatan secara cuma-cuma kepada masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut juga sekaligus dalam rangka kunjungan kerja reses perseorangan HBK, pada masa reses II Tahun 2019-2020. HBK merupakan anggota DPR RI dari Dapil NTB II/P. Lombok.
Ratusan masyarakat antusias mengunjungi Posko pengobatan gratis tersebut, untuk memeriksakan kondisi kesehatannya masing-masing kepada Dokter2 dan paramedis yang telah disiapkan. Masyarakat juga diberikan penyuluhan serta obat-obatan oleh Tim Kesira.
HBK mengatakan, kegiatan bakti sosial pengobatan gratis ini juga dibarengi dengan menyambangi rumah-rumah para pendukungnya yang keluarganya tengah mengalami sakit keras.
“Kami melakukan bakti sosial pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus menjenguk para loyalis dan pendukung kami yang keluarganya sedang mengalami musibah sakit keras”, kata Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra tersebut.
Ketua Kesira yang juga Ketua HBK Peduli KLU, Lalu Saejudin mengatakan bahwa kegiatan Kesira dan HBK Peduli, merupakan bagian dari kegiatan kunjungan kerja reses HBK. Selain memberikan bantuan pengobatan gratis bagi masyarakat yang tidak mampu, HBK juga mengunjungi warga-warga yang terkena penyakit kronis.
“Kegiatan HBK Peduli juga dilakukan dengan kegiatan mengunjungi dan memberikan bantuan kepada warga-warga masyarakat yang sedang mengalami musibah sakit berkepanjangan. Memberikan bantuan untuk meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” katanya.
Kegiatan sosial tersebut telah dan akan rutin digelar oleh Kesira KLU bersama Tim HBK Peduli sebagai bentuk pengabdian dan dharma bakti HBK terhadap masyarakat yang diwakilinya.
“Masyarakat sangat antusias dan mengapresiasi program bakti sosial kami. Semua pengobatan termasuk obat-obatan diberikan gratis kepada masyarakat, dan ini bukan hanya di KLU. Tadi HBK juga menyampaikan bahwa dalam kesempatan lain, kegiatan seperti ini juga akan digelar di Kabupaten lain,” ujar Lalu Saejudin.
Sebanyak 2 (dua) Dokter dan 4 (empat) perawat dikirim untuk memeriksa kondisi kesehatan masyarakat dimana kegiatan bhakti sosial ini digelar.
Dokter Dwi Susanti, salah satu anggota Tim yang bertugas mengatakan, keluhan kesehatan masyarakat di Dusun tersebut sebagian besar adalah Batuk pilek, ISPA hingga Asma.
“Kalau di Dusun ini memang keluhannya sebagian besar adalah ISPA, Batuk pilek sama Asma. Karena disini cuacanya lagi dingin, sering hujan, jadi yang ada alergi terhadap cuaca dingin bisa langsung kumat, dan anak-anak lebih dominan,” katanya.
Sementara untuk pasien ibu-ibu dan lansia jompo sebagian besar keluhan mereka adalah darah tinggi dan nyeri sendi.
“Ibu-ibu dan lanjut usia sering mengalami keluhan darah tinggi dan nyeri sendi,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan pengobatan gratis tersebut, warga setempat sangat mengapresiasi, bahkan warga meminta agar kegiatan ini rutin dilaksanakan.
“Untung ada (kegiatan pengobatan) ini, jadi terbantu. Kalau bisa ini rutin tiap bulan ya, kita alhamdulillah terbantu sekali,” kata seorang warga, Jumaiyah.
Ketua DPC Partai Gerindra KLU, Sudirsah Sujanto mengatakan, kegiatan bakti sosial rutin digelar Partai Gerindra melalui Kesira-nya.
“Kesira sebagai salah satu sayap Partai Gerindra yang bergerak di bidang kesehatan, menjadikan kegiatan ini rutin kita lakukan. Masyarakat juga sangat terbantu dan bahagia,” katanya.
Anggota DPRD Prov NTB dari Dapil KLU/LOBAR ini juga mengatakan, kegiatan bakti sosial diperintahkan langsung oleh HBK, sebagai bentuk kepeduliannya juga kepedulian Partai Gerindra terhadap warga masyarakatnya.
“HBK sangat peduli dengan kesehatan masyarakat, sehingga terus memperhatikan kegiatan seperti ini. Tadi beliau juga perintahkan saya terus memantau kondisi kesehatan warga yang beliau kunjungi”, ujarnya.
Sebelumnya, pada Rabu sore, 4 Maret 2020, HBK didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Lombok Barat, Nouval Farinduan dan Ketua DPC Partai Gerindra KLU Sudirsah Surjanto memberikan bantuan modal kepada Junaedi, pemilik Warung Bang Jun di kawasan Batu Layar, Senggigi. Itu dilakukan untuk memberikan dorongan dan motivasi semangat kewirausahaan di kalangan loyalis dan pendukung Partai Gerindra.
Dukungan bantuan usaha ini juga dimaksudkan sebagai kepedulian HBK dalam mendukung tumbuhnya semangat kerja secara mandiri di kalangan kader dan simpatisan Partai Gerindra.
Selanjutnya HBK dengan didampingi isteri tercintanya, Hj. Dian BK juga mengunjungi anak seorang prajurit yang berdinas di Korem 162/ Wira Bhakti, yang menderita sakit insomenia akut yang tinggal di kawasan Lingkar Selatan, Kota Mataram. Bocah yang berusia 11 tahun itu mendapat motivasi dan dukungan HBK untuk kesembuhannya.
Kunjungan HBK tersebut sebagai bentuk kepeduliannya terhadap keluarga prajurit TNI. HBK terus memberikan motivasi terhadap anak juga orang tua anak tersebut untuk tetap semangat dan tidak menyerah dalam menghadapi penyakit yang dideritanya.
Sumbawanews.com,- PT Taspen (Persero) mencatatkan rekor kepuasan tertinggi dalam sejarah operasionalnya pada 2025, dengan skor Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 98,7. Angka ini menandai...
Sumbawanews.com,- Rabu malam, 24 Juni 2026, Caracas bergetar. Dua gempa dahsyat—magnitudo 7,2 dan 7,5—mengguncang Venezuela dalam selang kurang satu menit, menghancurkan bangunan, memutus komunikasi,...
Sumbawanews.com,- Son Heung-min mengakui kegagalan pribadinya usai Timnas Korea Selatan ditaklukkan 0-1 oleh Afrika Selatan dalam laga penentuan Grup A Piala Dunia 2026 di...
Sumbawanews.com,- Pesawat tempur siluman J-20 Mighty Dragon milik Tiongkok kini menjadi simbol ambisi militer Beijing untuk menantang dominasi udara Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik....