Belu – Kompi tempur (Kipur) I Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur yang terdiri dari personel Pos Mota’ain dan Pos Damar menggelar patroli bersama dengan Satgas bantuan Polisi Militer dan personel karantina Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota’ain yang menyusuri sepanjang sungai perbatasan dengan titik star Pos PLBN Mota’ain, Senin (20/4/2021).
Menurut Dankipur I Lettu Inf Tofan Cahyadi Rizki, patroli bersama dengan kekuatan sekitar 20 orang itu dilakukan untuk mengantisipasi tindakan-tindakan illegal yang dilakukan oleh masyarakat kedua negara baik Indonesia maupun Timor Leste.
“Ini salah satu upaya konkret kami untuk mengantisipasi perbuatan illegal baik dari masyarakat kita sendiri maupun yang masuk ke Indonesia melalui jalur-jalur tikus yang sulit untuk dideteksi oleh petugas,” ujar Tofan sapaan akrabnya.
Perbuatan illegal yang dimaksud Dankipur I yaitu upaya penyelundupan material maupun sembako seperti bahan bakar, makanan dan minuman termasuk barang haram Narkoba serta human trafficking.
“Alhamdulillah patroli berjalan aman dan lancar, tidak ada hal-hal yang mencurigakan selama pelaksanaan patroli,” ungkapnya.
Terpisah, Komandan Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro memberikan apresiasi atas upaya Kipur I bersama dengan Pos PLBN yang kompak melakukan patrol bersama untuk menghidari sekaligus memperkecil ruang dan gerak bagi oknum-oknum yang melakukan Tindakan penyelundupan.
“Ini langkah preventif yang bagus, lebih baik mencegah dari pada mengobati. Jangan sampai ada oknum masyarakat kita yang tertangkap tangan melakukan tindakan illegal maka hukumnya juga sudah jelas dan tegas,” tegas Bayu Sigit.
Bayu Sigit juga berharap agar kedepan lebih intens lagi melakukan patroli bersama dan berlaku bagi seluruh pos jajaran Satgas Sektor Timur sehingga kondusifitas wilayah perbatasan tetap aman dan terkendali.
(Sambas-Kalbar. Selasa, 20 April 2021). Di bulan suci Ramadhan seperti ini, sembari menantikan waktu berbuka puasa, personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa pemberian layanan kesehatan kepada warga diberikan atas dasar kepedulian dengan sesama serta termasuk tugas dan tanggung jawab Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas. “Hal ini juga bisa menjadi amal ibadah di bulan suci ramadhan dengan membantu sesama,” ucapnya.
Sementara itu, Danpos Temajuk Letda Inf Ryan Hidayat mengatakan, pada sore hari di bulan ramadhan ini, merupakan waktu yang tepat untuk mengunjungi warga Desa Temajuk yang menjadi wilayah binaan pos. “Pada sore hari banyak masyarakat yang beristirahat dan bercengkrama bersama keluarganya, waktu inilah kami rasa sangat tepat untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Personel kesehatan Satgas Yonif 642/Kapuas Pos Temajuk memberikan pelayanan kesehatan langsung secara door to door ke rumah-rumah warga. Dengan ketersediaan obat dan vitamin yang ada, Pos Temajuk memberikan obat dan vitamin tersebut sesuai keperluan warga.
Bapak Madi (50 th) salah satu orangtua yang anaknya diperiksa oleh personel Satgas Yonif 642 mengucapkan banyak terimakasih atas kepedulian Satgas kepada warga. “Semoga kebaikan bapak-bapak TNI dibalas oleh Allah SWT, dan semoga selalu diberikan kesehatan serta kelancaran dalam bertugas ini,” katanya. (Bdr)
(Merauke). Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko menyerahkan kunci rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Ibu Beatrik Ramadi putri dari Almarhum Bapak Crisantus Gaimagaimu, salah satu tokoh veteran pejuang pembela kemerdekaan Republik Indonesia, bertempat di Jalan Perindustrian, Kelurahan Karang Indah, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (20/4/2021).
Dalam sambutannya, Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan bahwa kegiatan rehab RTLH tersebut dikerjakan langsung oleh Korem 174/ATW dan bisa terlaksana atas dukungan serta kerja sama dengan BNI Cabang Merauke. “Terima kasih kepada BNI yang telah menyalurkan bantuannya, kedepan kerja sama ini dapat berlanjut guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
“Saya meminta kepada keluarga Ibu Beatrik Ramadi agar rumah ini dirawat dengan baik serta kebersihan di sekitar rumah jangan sampai kumuh, sehingga bisa ditempati dalam keadaan nyaman dan layak huni, tidak kumuh lagi,” kata Brigjen TNI Bangun Nawoko.
Sementara itu, Pimpinan BNI Cabang Merauke Napak Hendro Widarto, S.H. dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Korem 174 Merauke yang telah berupaya keras membantu kegiatan pembangunan rumah Ibu Beatrik Ramadi dari awal sampai selesai. “Semoga amal baik jajaran Korem 174/ATW Merauke dicatat oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.
“Saya melihat kondisi awal rumah dan lokasinya sangat memprihatinkan, dimana kondisi medannya sulit apalagi musim hujan, namun dengan semangat yang tinggi dari Korem 174 melalui Staf Teritorial Korem 174 Merauke mampu menyelesaikan sesuai dengan rencana,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, dari pihak keluarga Ibu Beatrik Ramadi menyampaikan terima kasih kepada Bapak Danrem dan BNI Cabang Merauke serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembangunan rumah ini, mulai dari proses pembongkaran total sampai dengan selesai direhab.
Kegiatan dilanjutkan dengan pengguntingan pita bersama oleh Danrem 174 Merauke dan penyerahan kunci rumah kepada Ibu Beatrik Ramadi, serta penyerahan tali asih berupa sembako dan perlengkapan sekolah berupa alat tulis dan tas kepada keluarga Ibu Beatrik Ramadi.
Pada kesempatan yang sama, Danrem 174 Merauke menyerahkan plakat kepada Pimpinan BNI Cabang Merauke serta plakat dari Pimpinan BNI Cabang Merauke kepada Danrem 174 Merauke. Kegiatan diakhiri dengan peninjauan ruangan rumah dan foto bersama.
Selama kegiatan berlangsung, dilaksanakan dengan tetap berpedoman kepada protokol kesehatan Covid-19. Hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala Seksi Korem 174/ATW, Dandim 1707/Merauke Letkol Czi Muh. Rois Edy Susilo, Perwakilan dari Lantamal XI/Merauke Mayor Laut R. Mustofa, Kabinpotdirga Lanud J.A. Dimara Merauke Mayor Adm Arif Widadi serta Keluarga besar Ibu Beatrik Ramadi. (Bdr)
sumbawanews.com,- Babinsa Koramil 1711-01/WRK Serda Dwi Susilo melaksanakan anjangsana ke salah satu warga binaan Bapak Moses wat, bertempat di RT 04 RW 03 Kampung Waropko, Distrik Waropko, Kab. Boven Digoel, Selasa (20/4/2021).
Saat dikonfirmasi melalui via telepon Babinsa mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan himbauan dan mengajak warga pentingnya menjaga keamanan kampung dan lebih utama lagi dalam masa situasi sekarang dimana cuaca sangat ekstrim.
“Saat ini cuaca sangat ekstrim, sehingga warga kampung harus waspada dengan kemungkinan terjadinya bencana alam, seperti tanah longsor, banjir dan bencana alam lainnya, yang dikarenakan curah hujan yang tinggi,” jelas Babinsa Waropko.
Serda Dwi Susilo menegaskan, apabila ada permasalahan yang berkaitan dengan Kamtibmas atau bencana alam agar segera melaporkan ke Babinsa atau berkomunikasi dengan aparat keamanan setempat yang ada.
“Segera melaporkan atau menghubungi Babinsa, sehingga dapat diselesaikan permasalahan tersebut, agar tidak berkembang luas dan dapat di atasi,” tegas Serda Dwi
Saat berada di kampung Waropko, Babinsa Dwi Susilo menyampaikan bahwa telah melihat istri dari Bapak Moses Wat yaitu ibu dari Maria kowetmanip yang sedang sakit akibat telapak kaki terkena patahan kayu di sungai Koa, mengakibatkan tidak bisa berjalan.
“Saya Babinsa langsung bertindak membuat alat bantu penuntun tangan dan kaki, agar supaya bisa membantu untuk berjalan,” jelas Serda Dwi.
Bapak Moses Wat perwakilan keluarga menyampaikan ungkapan terima kasih atas bantuan secara langsung, maupun kepedulian Babinsa terhadap kampung Waropko. Nanti akan saya sampaikan kepada seluruh warga Kampung,” kata Moses Wat. (Pendam XVII/Cenderawasih).
Sumbawanews.com,- Pangkoarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., didampingi oleh Danlantamal I Belawan Brigjen TNI Marinir I Made Wahyu Santoso beserta Istri, Asops Koarmada I Kolonel Laut (P) Ashari. A, beserta Istri dan Asintel Lantamal I Kolonel Laut (P) M. Erfan Riyanto mengunjungi Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan (TBA), Sumut, Selasa (20/4/2021).
Kedatangan Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., disambut oleh Bupati Asahan H. Surya, B.Sc., Wabup Asahan H. Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si., Danlanal TBA Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory, S.E., Dandim 0208/AS Letkol Inf Marantika Beruh, Pengadilan Negeri Asahan Dr. Ulina Marbun, S.H., M.H., Wakapolres Asahan Kompol Sri Juliani Siregar.
Dalam kunjungannya, Pangkoarmada I bertatap muka dengan prajurit Lanal TBA dan Jalasenastri Cabang 7 Korcab I DJA I dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, dalam pengarahan disampaikan bahwasannya agar selalu bersyukur dimanapun berdinas.
Laksda TNI Abdul Rasyid mencontohkan bahwa beliau pernah berdinas di pulau terdepan, di Natuna, sebagai Danlanal. Namun tetap menjalankan tugas dengan semangat dan mencintai apa yang dikerjakan. “Saya ingatkan agar Prajurit Lanal TBA bijak dalam menggunakan media sosial,” ujarnya.
Selain itu, Laksda TNI Abdul Rasyid akan memperjuangkan reward kepada Prajurit Lanal TBA yang berprestasi melebihi tugas pokoknya dengan mengusulkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).
Danlanal TBA, Letkol Laut (P) Robinson H. Etwiory menyampaikan rasa syukur dan bangga karena Panglima sudah memilih Lanal TBA untuk dikunjungi, ini merupakan anugerah yang luar biasa. “Panglima mau bersusah payah dengan perjalanan darat yang jauh untuk mengunjungi kami, Prajurit Lanal TBA,” ucapnya.
Pangkoarmada I beserta rombongan juga meninjau bangunan Komplek Lumba-Lumba Sei Tualang Raso, membagikan tali asih kepada Ketua RT di Perumahan Lanal, Serma POM Happy L.Gaol, dan membesuk PNS Nur Khota Limbong, yang sedang sakit. (**)
sumbawanews.com,- Satgas Nemangkawi menangkap Paniel Kogoya, seorang pendeta yang diduga menjadi penyandang dana pembelian senjata serbu M-4 dan M-16 untuk diberikan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Papua (TPNPB).
“Satgas Penegakan Hukum Nemangkawi telah menangkap Pendeta Paniel Kogoya yang diduga sebagai pembeli atau pencari senjata KKB Intan Jaya,” kata Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudusi, Senin (19/4/2021).
Kombes Iqbal juga mengungkapkan bahwa Paniel Kogoya sebenarnya sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait dengan hal tersebut. Hal itu merupakan pengembangan dari keterangan DC dan FA yang merupakan tersangka kepemilikan senjata api.
“Dari hasil keterangan, sementara Paniel Kogoya mengakui telah membeli senjata empat pucuk dan telah diberikan kepada KKB Nduga yang ada di Intan Jaya,” ujar Iqbal.
Menurut Iqbal, dari hasil keterangan tersangka DC, diketahui sejumlah transaksi yang dilakukan oleh Paniel Kogoya. Diantaranya pembelian senjata jenis M4 senilai Rp. 300 juta. “Lalu, membeli senjata jenis M.16 pada bulan Desember 2019 dengan harga Rp. 300 juta. Kemudian, memesan senjata seharga Rp. 550 juta pada awal tahun 2020. Saat ini, Paniel Kogoya dibawa ke Polres Nabire untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.
Sebelumnya, disela-sela kegiatannnya Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengungkapkan bahwa secara garis besar KKB mempunyai tiga sayap gerakan, yakni sayap politik, klandestin, dan bersenjata.
Kolonel Suriastawa pun menegaskan kembali bahwa berbagai profesi ada di sayap klandestin atau rahasia ini. “Bisa apa saja, namanya juga klandestin, profesinya lain tapi mendukung OPM, main dua kaki,” katanya. (**)
(Jayapura). Di bulan suci Ramadhan 1442 H, Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 131/Braja Sakti (Yonif 131/Brs) yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG dibawah pimpinan Letkol Inf Muhammad Erfani S.H., M.Tr.(Han) sebagai Dansatgas, membantu warga merenovasi fasilitas Musholah Baiturrohman di Kampung Sanggaria, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, Papua.
Perwira Pembinaan Mental (Pabintal) Satgas Pamtas Yonif 131/Brs Lettu Inf Situmeang, Selasa (20/4/2021), mengatakan bahwa kegiatan renovasi tersebut melibatkan lima personel Satgas, dipimpin oleh Danton Kes Satgas Letda Ckm Wahyu bersama warga Kampung Sanggaria.
Menurut Lettu Inf Situmeang, kegiatan ini untuk memberikan kenyamanan bagi para jamaah dalam melaksanakan kegiatan agama, khususnya saat shalat berjamaah dan shalat Tarawih di bulan ramadhan tahun ini. “Dengan fasilitas rumah ibadah yang bersih, nyaman dan asri tentunya akan membawa suasana yang lebih khusyuk dalam beribadah,” ujarnya.
Sementara itu, Danton Kes Satgas Yonif 131/Brs Letda Ckm Wahyu yang memimpin kegiatan renovasi Musholah Baiturrohman mengatakan bahwa pelaksanaan renovasi yang berlangsung selama dua hari meliputi pengecatan dan perbaikan pada beberapa fasilitas Musholah yang rusak. “Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar dan aman,” ungkapnya.
Bapak Khoir salah seorang pengurus Musholah Baiturrohman mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif 131/Brs yang telah membantu merenovasi Musholah. “Terima kasih banyak Bapak-bapak TNI, semoga ketulusan dan keikhlasan ini, mendapat balasan pahala serta kesehatan terutama dalam bulan suci Ramadhan,” ucapnya. (Bdr)
Mataram – Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Keluarga Alumni Universitas Mataram (IKA Unram) direncanakan akan digelar secara hybrid pada 29-30 Mei 2021.
Berbagai persiapan telah dilakukan panitia mengyongsong Munas yang digelar empat tahun tersebut.
Ketua Panitia Munas IKA Unram, Lalu Athari Fathullah menjelaskan kegiatan Munas akan dilaksanakan secara offline sesuai protokol kesehatan mengingat masih Pandemi Covid-19.
Menurutnya, selain evaluasi dan perencanaan program ke depan, dalam Munas juga akan dilaksanakan pemilihan Ketua Umum dan jajaran kepengurusan IKA Unram untuk periode 2020-2024.
Athar mengatakan pendaftaran ketua umum saat ini belum dibuka. Panitia katanya masih melakukan persiapan.
“Kita berharap banyak alumni yang ikut ambil bagian untuk ramaikan Munas nanti, sebagai wujud kepedulian alumni terhadap almamater,” ujarnya, selasa ( 21/4 ).
Dijelaskan, nantinya panitia SC dan OC akan membuka pendaftaran calon ketua umum sesuai AD/ART dan PO organisasi.
“Organisasi ini adalah organisasi guyup, jadi membutuhkan, jadi membutuhkan figur yang sukarela untuk melakukan pengabdian sesuai tridharma perguruan tinggi,” jelasnya.
Sementara itu Alumni Fakultas Hukum Unram yang juga masuk dalam IKA Unram Jabodetabek, Didi Aulia Harahap, mengatakan IKA Unram ke depannya harus dapat mandiri untuk setiap kegiatan. Dia berharap dapat melakukan crowdfunding atau urunan dana yang mampu sukseskan setiap kegiatan.
“Kerjakan sesuai kemampuan dan libatkan sebanyak banyaknya alumni yang bisa membantu. Mulailah dengan crowdfunding yg akuntable karena IKA ini harus punya uang buat jalan,” ujarnya, Senin, 19 April 2021.
Dia juga berharap IKA Unram memiliki banyak cabang yang dapat diakses alumni. Juga memiliki big data yang mudah diakses.
“(Berharap) punya sekretariat di Unram dan di kota kota cabang yang bisa diakses. Kembangkan sistem digitalisasi dan buatlah big data yang aksestable untuk pengembangan potensi alumni,” katanya.
D.A Malik, Alumni Unram yang kini menjadi pengacara sukses mengucapkan terimakasih terhadap kepemimpinan IKA Unram Sirra Prayuna. Dia mengatakan, di kepemimpinan Sirra, IKA Unram dapat melejit di tingkat nasional.
“Yang pertama atas nama pengurus kami ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada pengurus dan semua pihak yg telah membantu proses dinamika IKA Unram,” ucapnya.
“Terimakasih pada kepemimpinan Ketum IKA Bapak Sirra Prayuna. IKA sudah bisa dibawa ke tingkat nasional dan telah disejajarkan dengan alumni alumni di seluruh perguruan tinggi negeri se Indonesia,” katanya.
Dia berharap pemilihan Ketum dalam Munas IKA Unram bisa menjadi regenerasi yang melahirkan profesional dan progresif yang dapat membawa IKA memiliki jaringan luas.
“Tentu untuk proses pemilihan IKA nantinya perlu regenerasi kepimpinan IKA Unram dengan melibatkan rekan rekan muda yg profesional dan progresif serta memiliki jejaring luas,” ujarnya.
Dia berharap semua pihak dapat bersinergi dalam mengelola IKA Unram dan menyukseskan Munas tahun ini.
*Panitia Harus Terbuka*
Berbeda dengan yang lain, alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unram, M. Fihirudin, meminta Panitia Munas IKA Unram, meminta agar panitia lebih terbuka mengumumkan pendaftaran bakal calon dan mekanisme lainnya.
“Kita meminta panitia secara terbuka membuka pandaftaran bakal calon, persyaratannya seperti apa dan mekanisme pemilihannya. Siapa saja yang memiliki hak suara penuh,” tegas Fihir.
Direktur Lombok Global Institut (Logis) ini mengatakan suksesnya Munas IKA Unram ada pada keterbukaan dan transparansi panitia. Dia berharap panitia tidak menjadikan Munas ini sebagai ajang yang disebut “jual karcis”.
“Jangan sampai kesannya panitia Munas menjual karcis ke bakal calon seperti Munas IKA sebelumnya,” cetusnya.
Kendati demikian, Fihir berharap Munas IKA Unram pada 20-30 Mei mendatang dapat melahirkan sosok yang mampu membawa IKA Unram lebih maju dan progresif. Dia berharap IKA tidak hanya dijadikan kekuatan politik semata, namun bisa menjadi wadah untuk pengabdian kepada masyarakat.
Setali tiga uang dengannya, mantan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Unram periode 1993 – 1994 dan 1994 – 1995, Muhammad Ihwan alias Iwan Slenk, berharap Munas tahun ini berjalan lancar sesuai mekanisme.
“Sebagai alumni kami hanya berdoa dan berharap agar perhelatan tersebut berjalan dengan baik sesuai mekanisme yang telah diatur dalam AD/ART dan PO organisasi,” katanya.
Dia berharap pemimpin baru dapat menjalankan estafet kepemimpinan sebelumnya.
“Tentu berharap juga lahir pemimpin baru yang bisa menjalankan estafet kepemimpinan selanjutnya,” katanya.
Pengacara PBNW ini mengaku tidak tahu banyak tentang IKA Unram. Namun dia berharap IKA dapat bermanfaat di khalayak.
“Saya tidak banyak paham tentang IKA Unram ini, karena setelah tamat lalu bayar uang alumni terus selesai, gak ada kontak atau komunikasi dengan IKA walaupun sampai hari ini masih mengantongi KTA IKA,” katanya.
“Mudahan saja ke depan IKA Unram ini bisa memiliki manfaat guna bagi alumni sendiri, juga bagi Unram dan bagi masyarakat secara luas,” ujarnya.
Iwan menambahkan, “Jangan seperti yang sudah-sudah, alumni saja gak tahu apa saja kegiatan, program yang sudah dibuat dan dilaksanakan oleh IKA Unram ini. Yang kami kenang hanya ada nama IKA Unram, kemudian kami juga tahu bahwa kami juga bagian dari anggotanya, selain itu tidak ada,” ujarnya.
Basri Mulyani, alumni Unram yang kini menjadi Dekan Fakultas Hukum UGR ini, mengatakan momentum Munas nanti dapat digunakan kampus untuk tiga hal:
(1) Mengetahui stakeholder satisfaction, dalam hal ini lulusan, terkait dengan learning experiences yang mereka alami, untuk dijadikan alat eveluator kinerja institusi;
(2) Mendapatkan masukan yang relevan sebagai dasar pijakan pengembangan institusi, terkait dengan kemampuan bersaing, kualitas, dan working experiences lulusan yang bisa digunakan untuk menangkap kesempatan dan menanggulangi ancaman ke depan;
(3) Meningkatkan hubungan lulusan dan almamater, karena apabila dilihat dari pengalaman institusi-institusi pendidikan terkenal, ikatan lulusan dan almamater yang kuat akan banyak membawa banyak manfaat kepada almamater seiring dengan diakuinya kiprah lulusan di masyarakat.
“Jadi tidak boleh sembunyi-sembunyi harus terbuka dan calon Ketum harus jelas visi misinya dan yang penting harus paham apa visi misi Unram jangan sampai bertolak belakang,” ujarnya.
Sumbawanews.com,- Sebagai wujud kepedulian Babinsa yang berada di wilayah kepulauan, tentunya mempunyai tugas dan tanggungjawab untuk selalu memantau kondisi masyarakat yang ada di wilayah binaannya.
Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 1709-01/Yapsel Serda Mujianto kali ini, tampak menyambangi kediaman salah satu warga binaannya yang sedang melakukan pembibitan rumput laut di Kampung Sarawandori II, Distrik Kosiwo Kab. Kepulauan Yapen, Minggu (18/04/2021).
Babinsa Serda Mujianto menjelaskan kehadirannya, merupakan salah satu bentuk dukungannya kepada salah satu warganya yang berprofesi sebagai petani rumput laut.
“Ini sangat bagus karena pembudidayaan rumput laut ini sangatlah mudah, biayanya pun murah, serta perawatan yang mudah pula, dengan lahan yang tak begitu luas, namun hasilnya pun sangat memuaskan,” jelas Babinsa.
Serda Mujianto menambahkan bahwa dengan adanya usaha pembudidayaan rumput laut ini, tentunya dapat membawa keuntungan bagi para petani, sehingga mereka yang juga berprofesi sebagai nelayan ini, tak selalu bergantung dengan hasil ikan dilaut, tetapi mendapatkan pemasukan dari budidaya rumput laut ini.
“Dengan bantuannya dalam melakukan pembibitan ini, diharapkan dapat meningkatkan motivasi petani dalam membudidayakan rumput laut, sehingga hasilnya lebih banyak lagi dan tentunya dapat meningkatkan perekonomian keluarga,” tambahnya.
Sementara itu, Yosep Takanyuai sebagai petani rumput laut terlihat tersenyum lebar, turut memberikan apresiasinya kepada Babinsa.
“Kami sekeluarga sangat tersanjung atas kehadiran bapak Babinsa untuk membantu kami dalam pembibitan rumput laut ini, terima kasih telah mendukung kami, semoga Tuhan selalu memberkatimu dalam tugas dan juga memberkati segala usaha yang kita lakukan,” ucapnya. (Pendam XVII/Cenderawasih).
Belu NTT – Upaya untuk mendorong pemenuhan kebutuhan pangan dibidang pertanian di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY menyerahkan bantuan dua unit mesin air untuk memompa air dari sumber air ke lahan pertanian masyarakat Desa Dafala Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu.
Demikian disampaikan Wadansatgas Pamtas Mayor Inf Aditya Nugraha, S.IP., saat menyerahkan dua unit mesin pompa air kepada Kepala Desa Dafala Leonardus Kahi di Kantor Desa Dafala, Senin (19/4/2021).
Dijelaskannya, bantuan dua mesin pompa air ini merupakan tahap awal dan sesuai rencana, Satgas akan membantu mesin pompa air sebanyak empat unit.
“In syaa Allah sisanya dua lagi akan diserahkan bulan depan (Mei,red),” ujar Wadansatgas.
Aditya Nugraha juga berharap agar mesin pompa air ini dapat digunakan untuk membantu para petani sehingga lahannya bisa digarap dan ditanami sesuai kondisi tanah.
Sedangkan Kades Dafala Leonardhus Kehi mengucapkan terimakasih atas dukungan Satgas Pamtas kepada masyarakat Dafala khususnya para petani holtikultura.
“Ini merupakan dukungan yang luar biasa untuk para petani holtikultura dalam upaya pemenuhan air untuk lahan, ini sangat bermanfaat dalam mendukung budidaya tanaman holtikultura,” tutupnya.
Terlihat dilokasi acara ikut mendampingi Dankipur III Kapten Inf Lutfi Sulthoni, Pasiter Satgas Kapten Inf Ali Murtono, Sekdes dan masyarakat setempat.
Sumbawanews.com,- Sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah meminta penambahan anggaran signifikan untuk tahun 2027, menyusul penetapan pagu indikatif yang dinilai belum mencukupi kebutuhan operasional dan...
Sumbawanews.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Iran Massoud Pezeshkian secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri konflik berkepanjangan antara kedua negara,...
Sumbawanews.com,- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah untuk membersihkan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari praktik korupsi, demi memastikan setiap...
Sumbawanews.com,- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak lima mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengikuti kunjungan kerja ke lima provinsi di Indonesia timur, guna meninjau...