Home Blog Page 2502

Panglima TNI Tinjau Dua Lokasi Pelaksanaan Isolasi Terpusat di Bandung

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si. dan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E., meninjau pelaksanaan Isolasi Terpusat (Isoter) di RSUD Al-Ihsan dan Wisma Atlet Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/7/2021).

Tiba di Isoter RSUD Al-Ihsan, Panglima TNI beserta rombongan disambut oleh Bupati Kabupaten Bandung  H. Dadang Supriatna, S.I.P., M.Si. dan Direktur RSUD Al-Ihsan dr. Dewi Basmallah.

Saat berdialog dengan salah satu pasien Isoter di RSUD Al-Ihsan Bandung yaitu dr. Tia yang juga berprofesi sebagai dokter, Panglima TNI menyampaikan bahwa kunjungan kerjanya di Jawa Barat adalah untuk meninjau secara langsung pelaksanaan Isoter di dua lokasi yang berada di wilayah Bandung dan memberikan semangat kepada dokter dan para pasien lainnya yang sedang menjalani Isoter.

“Semoga pengalaman bu dokter dapat menambah semangat bagi pasien lainnya supaya kuat menghadapi cobaan seperti yang Ibu dokter sudah hadapi. Saya juga mendoakan agar Ibu dokter segera sembuh dan segera keluar untuk bisa berdinas kembali karena masyarakat sangat membutuhkan tenaga kesehatan,” tuturnya.

Panglima TNI menjelaskan bahwa saat ini pemerintah sudah membuat kebijakan untuk membangun beberapa lokasi Isoter dan dilengkapi alat kesehatan. Nantinya TNI dan Polri juga akan mengerahkan tenaga kesehatan dari TNI dan Polri di tempat Isoter dan  juga akan melaksanakan tracer secara digital dan tracer di lapangan di setiap Kecamatan. “Mudah-mudahan dengan aplikasi Silacak ini kegiatan tracing kita bisa tinggi, sehingga positif rate-nya bisa turun, saat ini masih 20 sampai 25% dan harapan kita bisa di angka 5%,” ucapnya.

Sementara di Wisma Atlet Jalak Harupat, Panglima TNI di hadapan awak media menyampaikan bahwa saat ini kasus aktif di Indonesia masih cukup tinggi, oleh sebab itu seluruh komponen harus bekerja bersama-sama secara serius untuk menangani pandemi Covid-19. “Ada pelajaran yang berharga ketika lebaran tahun ini  yaitu dua minggu setelah lebaran kasus aktif melonjak,” ungkapnya.

“Ada beberapa yang harus dilakukan dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yaitu melaksanakan tracing kontak, vaksinasi dan yang terakhir melaksanakan pembagian obat,” kata Panglima TNI.

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan bahwa saat ini TNI-Polri diberi tugas untuk menyiapkan Isoter di beberapa lokasi, salah satunya di wilayah Jawa Barat. “Hari ini saya melaksanakan pengecekan secara langsung lokasi Isoter di wilayah Bandung dan Alhamdulilah semuanya bisa berjalan dengan baik sesuai dengan harapan. Saya juga sudah melihat ruang ICU nya sudah ditambah jumlahnya,” terangnya.

“Dengan adanya lokasi Isoter disetiap wilayah dapat membantu pasien Covid-19. Nantinya TNI-Polri akan membantu pelaksanaan vaksinasi dan tracing secara terus menerus dan masif, sehingga kita bisa menekan angka kasus positif ketingkat paling rendah,” harapnya.

Penggagas Petisi Tolak Galon Sekali Pakai Tetap Berharap Produksi Air Kemasan Galon Sekali Pakai Dihentikan

Jakarta-Dua anak muda penggagas petisi tolak galon sekali pakai di platform Change.org, Elhan dan Helfia, masih belum puas terhadap respon yang ditunjukkan produsen air kemasan galon sekali pakai yang berasalan bahwa produk galon sekali pakai diluncurkan karena ada permintan dari konsumen.

“Market leader produsen galon sekali pakai ini mengatakan mereka memproduksi produk itu akibat adanya demand. Yang masih menjadi pertanyaan saya adalah, itu demand dari siapa?” tukas Elhan dalam acara diskusi Diet Kantong Plastik on Instagram “Selamat hari anak nasional, #sobatDKP! baru-baru ini.

Elhan masih berusaha untuk meminta penghentian produk galon sekali pakai itu hingga sekarang dan mengajak para pegiat lingkungan dari berbagai sekolah untuk mendukung usahanya. “Karena seperti kita ketahui, galon sekali pakai ini masih diproduksi sampai sekarang. Saat ini kita masih dalam tahap riset untuk membuktikan bahwa galon sekali pakai ini mengandung mikroplastik atau zat-zat kimia yang berbahaya,” katanya.

Elhan melihat produsen galon sekali pakai ini hanya memanfaatkan kondisi pandemi Covid-19, dengan membawa-bawa isu bahwa produk mereka free BPA dan lebih higyenis. “Padahal, produk itu belum tentu juga baik buat kesehatan. Jadi, kita ingin stigma bahwa galon sekal pakai itu lebih sehat harus dihilangkan. Perasaan, sebelum munculnya galon sekali pakai ini, kita aman-aman saja kok saat menggunaan galon guna ulang yang lebih ramah lingkungan,” ucapnya mengajak masyarakat untuk memilih produk yang lebih baik.

Elhan mengutarakan dari petisi tolak galon sekali pakai ini dibuat pada November 2020 lalu, hingga kini jumlah nitizen yang menandatangani sudah mencapai lebih dari 46 ribu.

Di acara yang sama, Helfia mengatakan kehadiran galon sekali pakai telah membuat masalah baru terhadap lingkungan. “Galon sekali pakai ini menurut aku membuat masalah yang sebelumnya nggak ada. Apalagi munculnya pas banget di masa pandemi ini dimana orang-orang sangat gila kebersihan, apalagi steril,” katanya.

Sebelumnya juga diberitakan Tirta Fresindo yang menjadi produsen galon sekali pakai ini hingga kini masih belum mengirimkan dokumen perencanaan pelaksanaan peta jalan pengurangan sampah 2020-2029. Padahal Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen, meminta para produsen  harus sudah menyusun dan menyerahkan dokumen rencana pengurangan sampah 10 tahun mereka (2020 – 2029) pada 2020 lalu.

Sedang pada tahun 2021 ini, para produsen itu seharusnya sudah mulai membangun fasilitas dan mekanisme penarikan kembali sampah, atau pembuatan kerja sama dengan Bank Sampah/TPS 3R/Badan Usaha berizin.  Ada 3 jenis produsen yang dimonitor, dievaluasi, dan diverifikasi kinerja pengurangan sampahnya, yaitu sektor manufaktur, ritel, dan jasa makanan dan minuman.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus merespon kondisi permasalahan sampah di Indonesia. Selain jumlah sampah yang terus meningkat seiring dengan laju pertambahan penduduk dan perubahan pola konsumsi, komposisinya juga semakin beragam. Sejak 2015, KLHK telah memberikan perhatian besar terhadap pengurangan sampah, terutama sampah plastik sekali pakai yang sulit dikelola.

Berbagai bentuk wadah dan kemasan produk serta peralatan makan/minum sekali pakai telah membuat persoalan tersendiri setelah menjadi sampah. Perlu upaya penanganan yang membutuhkan sumber daya, teknologi dan biaya besar untuk menyelesaikannya.

Sementara itu, kemampuan dan sumber daya yang tersedia masih sangat terbatas. Untuk menyeimbangkan kemampuan penanganan yang tersedia dengan jumlah sampah yang timbul, strategi pengurangan sampah menjadi hal yang penting dan strategis dengan melibatkan semua pihak, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat dan produsen.

Direktur Pengelolaan Sampah, Ditjen PSLB3, KLHK, Novrizal Tahar mengatakan peran dan tanggung jawab produsen sangat penting dalam pengurangan sampah seperti yang diwajibkan dalam Undang Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan Peraturan Pemerintah No. 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Untuk memberikan pedoman pelaksanaan kewajiban produsen dalam pengurangan sampah tersebut, KLHK telah menerbitkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen. Sepanjang tahun 2020, KLHK telah melaksanakan sosialisasi dan diseminasi terhadap Peraturan Menteri tersebut kepada semua pihak termasuk pemerintah daerah, para produsen dan masyarakat luas.

KLHK juga membuka layanan konsultasi dalam pengisian dokumen perencanaan pelaksanaan peta jalan pengurangan sampah oleh produsen agar sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Permen LHK tersebut. Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen ini disusun untuk waktu 10 tahun ke depan, dengan target pengurangan sampah barang dan kemasan barang serta wadah, terutama berbahan plastik sekali pakai sebesar 30% dari jumlah produk dan/atau kemasan produk yang dihasilkan dan dipasarkan.

Selain itu, Permen LHK tersebut juga menargetkan tidak digunakannya lagi secara nasional beberapa jenis plastik sekali pakai buang pada 1 Januari 2030. Permen LHK No. P.75/2019 tersebut merupakan “Cara Indonesia” (Indonesian Way) dalam upaya mengatasi persoalan sampah plastik yang juga menjadi persoalan global saat ini.

Masyarakat Terima Dosis Ke Dua di Gerai Vaksinasi Presisi Moyo Hulu

Sumbawa Besar, sumbawanews.com, – Gerai Vaksinasi Presisi Polsek Moyo Hulu Polres Sumbawa yang digelar di lapangan volly mako Polsek Moyo Hulu kembali di datangi masyarakat setempat (24/7). Total 10 vial vaksin disiapkan, dengan sasaran seluruh masyarakat.

Kapolsek Moyo Hulu AKP Satrio, SH menyatakan, pihaknya akan terus mendukung giat percepatan vaksinasi hingga kepelosok negeri. “Gerai vaksinasi ini tentu saja merupakan upaya polri dalam mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi guna penanganan penyebran virus covid-19. Kami berharap seluruh lapisan masyarakat menyadari pentingnya vaksinasi di tengah massa pandemi,” ungkap Kapolsek.

Kegiatan vaksinasi yang berlangsung hingga pukul 13.00 wita ini diikuti oleh 108 orang. Dengan rincian 3 masyarakat umum divaksinasi dosis pertama, dan 105 orang melaksanakan vaksinasi dosis ke-2.
Dari 105 orang tersebut 31 orang merupakan pelayan publik (staf desa), 3 orang tenaga pendidik, dan 68 orang masyarakat umum. Selain vaksinasi Polsek Moyo Hulu juga gencar melaksanakan patroli guna memberikan himbauan terkait pelaksanaan PPKM Imbangan di Kabupaten Sumabawa mengingat angka positif yang semakin meningkat. (Using)

Kalapas Jember Bebaskan 14 Napi Program Asimilasi Tahap 3

JEMBER,Sumbawanews.com — – Di tengah-tengah masa pandemi Covid-19 Lapas Klas II Jember membebaskan 14 narapidana dalam program asimilasi. Ini merupakan tahap ke 3 sejak pertama kali program karena pandemi Covid-19.

Kalapas yang baru, Sarwito, mengatakan sesuai dengan kebijakan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) program asimilasi diperpanjang.

“Asimilasi ini sesuai Permenkumham no 24 tahun 2021. Hari ini merupakan tahap ketiga di Jember. Tujuannya adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di dalam lapas,” kata Sarwito yang didampingi Dadang, Kasi Binadik, Sabtu (24/7/2021).

Kali ini ada 14 narapidana yang dibebaskan terdiri dari 12 laki-laki dan 2 wanita. Mereka sebenarnya masih berstatus narapidana tetapi menjalani sisa masa tahanan di rumah karena kebijakan Asimilasi. Selain mengurangi jumlah penghuni yang mana Lapas Jember over kapasitas juga mengurangi resiko tertularnya Covid-19.

Sarwito menjelaskan persyaratan napi mendapatkan asimilasinya. “Pertama mereka sudah menjalani setengah masa pidananya. Kedua bukan kasus-kasus tertentu seperti narkoba yang disebut dalam PP 99, residivis, pencurian dan kekerasan. Selain itu juga mereka juga telah menunjukkan kelakuan baik selama di dalam,” kata Sarwito yang masih merangkap sebagai Kalapas Bondowoso itu.

Diharapkan oleh Kalapas Sarwito, mereka yang mengikuti mekanisme asimilasi untuk mematuhi protokol kesehatan dan rutin melaporkan kepada Pembina Kemasyarakatan (PK) dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jember.

Setelah pelepasan itu dilanjutkan serah terima di Bapas Jember dan selanjutnya ada pembinaan dari PK Bapas. Jika waktunya sudah selesai (bebas murni) maka Lapas Jember akan mengeluarkan Surat Pembebasan.

Bila dalam masa asimilasi masih melakukan tindakan pidana ataupun melanggar protokol kesehatan mereka bisa masuk kembali ke Lapas. “Pertama kenakan sanksi pidana yang baru sedangkan
asimilasinya tidak diperhitungkan,” tegas Sarwito.

Kalapas Jember mohon kepada masyarakat untuk dapat menerima mereka kembali hidup normal sebab sudah dinyatakan bersalah oleh Hakim dan sudah menjalani masa pidananya. (To2)

Sidak Rumah Isolasi terpadu di Jenggik, Danrem 162/WB Berbagi Sembako dan Obat-obatan

Lombok Timur – Dihari ketiga ini, Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., melaksanakan inspeksi mendadak terhadap rumah isolasi terpadu penanganan corona virus desease (Covid-19) secara terus menerus tanpa mengenal lelah  dan hari ini di Desa Jenggik Utara Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur, Jumat (23/7/2021).

Pada kesempatan Sidak tersebut, Danrem 162/WB didampingi Kasiterkasrem 162/WB Kolonel Inf Budi Rahmawan, Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Donny Prihanto bersama Forkopimda Lotim, Forkopimca dan trisula desa Jenggik.

Danrem 162/WB dalam sambutannya mengatakan Desa Jenggik cukup asri dan di managemen dengan baik karena yang terkena Covid-19 bisa dikatakan hampir tidak ada, hanya 1 orang.

Danrem 162/WB kemudian membandingkannya dengan kota dan kabupaten lain di wilayah NTB yang hampir setiap desa terpapar virus corona mencapai puluhan orang seperti di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.

Terkait dengan itu, orang nomor satu di TNI NTB itu memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur yang bersinergi dengan TNI Polri dan seluruh komponen masyarakat bahu-membahu menangani Covid-19 sehingga laju perkembangan Covid-19 dapat ditekan dan dikendalikan dengan baik.

“Masyarakatnya juga cukup patuh dengan arahan aparat baik TNI, Polri, Pemda dan tenaga kesehatan untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam setiap aktivitas dan alhamdulillah ini berhasil menekan kasus Covid-19,” terang Ahmad Rizal.

Sebelumnya, Sekda Lombok Timur M. Joaini Taufik melaporkan terkait dengan situasi Covid-19 di Kabupaten Lotim dalam keadaan terkendali, ada sekitar 81 orang yang terkena dengan rincian 29 orang berada di Lotim dan sisanya 52 berada di luar Lotim.

Menurutnya, konsep isolasi terpadu atau terintegrasi dalam pengawasan Dokter Puskesmas bersama tenaga kesehatan dan Kadis Sosial akan menjadi motivasi bagi Pemerintah Daerah untuk memberikan pengawasan dan pemantauan dalam penanganan Covid-19 khususnya di Lotim.

Selain itu, M. Joaini Taufik juga menyampaikan bahwa di Lombok Timur tingkat kesembuhan mencapai 60 persen dan ini dilakukan sebagai hasil isolasi mandiri secara cepat dan terarah dibawah pengawasan petugas kesehatan.

Sedangkan Kades Jenggik Utara Nasri menjelaskan dalam penanganan kasus Covid-19 di desanya selalu bekerjasama dengan Forkopimca dan sosialisasi rutin bersama Babinsa dan Babinkamtibmas kepada masyarakat, dan juga sudah mengalokasikan dana desa sebesar 8 persen untuk penanganan kasus virus corona.

Nasri juga menceritakan khusus bagi warganya yang pulang sebagai TKW langsung melakukan penjemputan dengan biaya gratis dan meminta untuk langsung isolasi mandiri dengan memberikan vitamin dan obat-obatan sehingga kasus Covid bisa ditangani dengan baik.

Danrem 162/WB kemudian menyerahkan bantuan berupa Sembako dan obat-obatan kepada pasien Covid-19 yang diterima oleh Tenaga Kesehatan dan keluarga pasien yang mengurus kebutuhan makan dan minumannya sehari-hari.

Kipur I Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Bedah Rumah Warga Lansia

Belu NTT – Pos Salore Kipur I Satgas Pengamanan Perbatasan RI–RDTL Sektor Timur melaksanakan bedah rumah milik Kornelius Aliuk (72 tahun), warga Dusun Mudafehan Desa Tulakadi Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Jumat (23/7/2021).

Menurut keterangan Danpos Salore Sertu Anjasmansari, Kornelius Aliuk adalah seorang eksodus Timor Timur yang mengalami tunarungu dan tinggal sendiri di rumah berukuran 6 x 5 meter tanpa ditemani anak dan istri.

Dijelaskannya, kondisi awal rumah terbuat dari seng bekas dan ulatan pelepah pohon lontar dengan lantai masih dari tanah dan tanpa MCK. Melihat kondisi tersebut, ia bersama rekan-rekan pos jajaran Kipur I sepakat untuk membantu perbaikan rumah hingga layak huni.

“Alhamdulillah semua material sudah kami dorong ke lokasi dan hari ini sudah mulai pembongkaran, pembersihan dan pengukuran dengan tempat tidur 2 kamar, ruang dapur dan MCK, lantai dari keramik dan ada penambahan teras depan sekitar 1,5 meter,” ungkapnya.

Anjasmansari juga menceritakan, Kornelius Aliuk merupakan orang tua angkat (bapak asuh) dari anggota Takes Pos Salore Kopda Komang Teguh sehingga setiap saat ia main dan memberikan pelayanan kesehatan terhadap bapak asuhnya.

“Berangkat dari sini, kami sepakat untuk membantu bedah rumah milik Kornelius Aliuk,” kenangnya.

Terpisah, Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur memberikan apresiasi kepada pos jajaran Kipur I yang kompak dan bersama-sama bergotong royong mengulurkan bantuan untuk merehab rumah warga binaannya yang merupakan orang tua angkat dari personel Pos Salore.

“Ini luar biasa, ini patut diapresiasi atas langkah positif yang dilakukan personel secara bergotong royong ditengah pandemi Covid-19 untuk masyarakat di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Bayu Sigit juga mememinta agar jangan terpaku dengan keterbatasan yang dimiliki pos, jangan mudah menyerah dan tetap berbuat dengan melihat skala prioritas sehingga kesan positif masyarakat akan melekat pada Prajurit Wira Yudha Sejati dimanapun berada dan bertugas.

“Dan ini sudah dibuktikan oleh para pendahulu kita yang melaksanakan tugas disini sebelumnya, namanya bahkan masih disebut dan dikenang ketika kita baru saja tiba di wilayah Belu,” tandasnya sambil tersenyum.

Presiden Jokowi Berpesan di Hari Anak Nasional 2021

Jakarta, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah pesan kepada seluruh anak Indonesia pada puncak peringatan Hari Anak Nasional 2021 yang digelar secara virtual pada Jumat, (23/07). Salah satu pesan Presiden adalah, agar anak-anak Indonesia tetap bersemangat dalam menuntut ilmu meskipun tidak dilakukan di sekolah karena situasi pandemi Covid-19.

Dalam dialog melalui konferensi video bersama sejumlah anak SDN Sudimara, Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa ia memahami jika situasi pandemi Covid-19 telah membuat anak-anak tidak bisa pergi ke sekolah.

“Selama pandemi, saya juga tahu anak-anak menjadi sering di rumah. Tidak pergi ke sekolah. Saya titip, anak-anak harus tetap semangat belajar. Tetap belajar meskipun tidak di sekolah,” ujar Presiden dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

“Pak, saya ingin (sekolahnya) tatap-muka, Pak. Kalau kelamaan di rumah, (jadi) jenuh,” ungkap Imelda, siswi kelas 5 kepada Presiden Jokowi.

Menjawab hal tersebut, Presiden menjelaskan bahwa sebelumnya pemerintah telah merencanakan untuk membuka sekolah tatap muka pada bulan Juli 2021 ini. Namun, karena jumlah kasus aktif Covid-19 melonjak naik, rencana tersebut terpaksa ditunda sambil menunggu situasi.

“Kalau pandemi virus korona ini sudah membaik, sudah turun (jumlah kasus aktifnya), nah, kita akan buka belajar tatap-muka. Begitu,” jawab Presiden Jokowi.

Siswi lainnya, Amanda, menanyakan pertanyaan terkait tugas-tugas seorang Presiden. Pertanyaan tersebut ditimpali juga oleh anak-anak lainnya, mereka menanyakan jika menjadi seorang Presiden itu melelahkan.

“Kalau jadi presiden, ngapain aja,” tanya Amanda.

“Ya memimpin rapat dengan menteri-menteri, kemudian pergi ke Aceh sampai ke Papua untuk mengecek jalan, bagus, ndak? Mengecek waduk, mengecek pelabuhan, mengecek airport, begitu,” jawab Presiden.

“Pak, kalau jadi Presiden, enggak ada liburnya toh, Pak” tanya anak lain yang disambut tawa Presiden Jokowi.

Mengakhiri dialog tersebut, Presiden Jokowi kembali mengingatkan anak-anak Indonesia untuk rajin belajar. Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga mengingatkan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi saat ini.

“Anak-anakku, anak-anakku semua masa depan Indonesia. Harus semangat belajar, riang gembira, rajin beribadah, jangan lupa berdoa kepada Allah Swt. berdoa untuk memohon perlindungan bagi kita semua, bagi bangsa Indonesia. Selamat Hari Anak Nasional untuk semua anak-anakku di Indonesia. Anak-anak terlindungi, Indonesia Maju,” ujar Presiden mengakhiri dialog bersama anak-anak tersebut.

Untuk diketahui, puncak peringatan Hari Anak Nasional tahun 2021 digelar secara virtual. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, mengatakan tema yang diusung dalam peringatan tahun ini adalah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”.

“Tema Hari Anak Nasional 2021 adalah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dengan tagline #AnakPedulidiMasaPandemi menjadi motivasi bahwa pandemi tidak menyurutkan komitmen untuk tetap melaksanakan Hari Anak Nasional secara virtual, tanpa mengurangi maknanya,” ungkap Menteri PPPA. (Setpres/using)

Danrem 174 Merauke Terus Berinovasi Agar Masyarakat Mencari Vaksin Bukan Vaksin Mencari Masyarakat

(Merauke). Danrem 174 Merauke  Brigjen TNI Bangun Nawoko terus berbuat serta berinovasi dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tumbuh kesadaran dalam melakukan upaya guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

 

Diawali dengan Inovasi Serbuan Vaksinasi di Kodim-Kodim, jajaran Korem 174 Merauke menjemput dan mengantar masyarakat yang ingin melaksanakan vaksinasi dan sosialisasi sampai tingkat Koramil serta melalui media sosial sudah dilakukan. Bahkan di daerah perbatasan RI-PNG yang merupakan ujung paling Timur Indonesia sudah dilakukan dan antusias masyarakat cukup tinggi.

 

Hal tersebut disampaikan Danrem saat peninjauan pelaksanaan vaksin hari ke dua, bertempat di Rumkit TK. IV Merauke Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (22/7/2021).

 

Dengan berbagai strategi jitu Danrem Brigjen TNI Bangun Nawoko  terus berinovasi dengan mengkolaborasikan suasana Idul Adha dengan cara menyiapkan daging hewan qurban dan membagikan langsung kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan vaksin.

 

Semua cara dan inovasi yang telah dilakukan tersebut demi membantu pemerintah  dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 diwilayah Korem 174 Merauke serta bukan lagi vaksin mencari masyarakat tetapi masyarakat mencari vaksin. (Penrem 174 Merauke).

Satgas Yonif RK 751/VJS Ikuti Upacara Adat Bakar Batu Bersama Masyarakat Walesi

(Jayawijaya-Papua). Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Pos Walesi menghadiri dan mengikuti upacara adat bakar batu bersama masyarakat Walesi dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1442 H, bertempat di lingkungan Pondok Pesantren Al-Istiqomah, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu (21/7/2021).

 

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Suku Walesi Bapak Saddiq Asso, Tokoh Masyarakat Walesi H. Abu Hanifa, Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi S.I.P, dan seluruh komponen masyarakat Distrik Walesi.

 

Upacara bakar batu adalah ritual memasak bersama dengan menggunakan batu yang panas, tradisi ini merupakan salah satu tradisi penting di Papua yang bertujuan untuk mengumpulkan masyarakat, mengungkapkan rasa syukur, dan menjalin keakraban antar warga.

 

Sebagaimana lazimnya, upacara ini diselenggarakan menggunakan sajian daging babi namun kali ini diwilayah Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, acara adat bakar batu ini menggunakan sajian daging sapi dan ayam, mengingat mayoritas masyarakat Walesi beragama Muslim.

 

Kaum laki-laki mulai memadati tempat acara sejak pagi hari untuk membakar batu yang akan digunakan untuk memasak dan kaum perempuan mempersiapkan sayur-sayuran. Sementara anggota Pos Walesi Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS membantu pengambilan daging sapi dan logistik lainnya di Kota Wamena.

 

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan tahlil dan doa, sambutan-sambutan, dan ditutup dengan acara makan bersama.

 

Kepala Suku Walesi Bapak Saddiq Asso dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran warga masyarakat dalam acara ini. “Terima kasih yang sebesar-besarnya atas antusias masyarakat dalam acara adat bakar batu untuk merayakan Idul Adha tahun ini,” ucapnya.

 

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS yang sudah membantu kendaraan dan tenaga untuk pengambilan dua ekor sapi dan logistik,” ujar Bapak Saddiq Asso.

 

Dalam acara ini, Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy diberikan kesempatan oleh Bapak Kepala Suku untuk memperkenalkan diri dan memberikan sambutan.

 

Dansatgas didampingi seluruh Perwira Staf Satgas menyampaikan ungkapan bangganya kepada seluruh masyarakat Walesi yang sudah menerima kedatangan Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS dengan tangan terbuka. “Saya bangga dengan antusias warga masyarakat Walesi dalam menyambut kami melaksanakan Satgas disini,” ungkapnya.

 

“Saya berharap kehadiran Satgas kami disini bisa benar-benar memberikan solusi untuk membantu masyarakat Walesi,” kata Dansatgas. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS).

Korem 174 Merauke Peringkat Pertama Nilai IKPA TW I Tahun 2021

(Merauke). Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko di dampingi oleh Kasrem beserta para Kepala Seksi Korem serta Dansat Kabalak Disjan Korem 174, menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Merauke Jaka Susila beserta Staf, bertempat di Aula L.B Moerdani Makorem 174/ATW, Jalan Poros  Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke, Papua, Kamis (22/07/2021).

 

Kunjungan Kepala KPPN tersebut dalam rangka menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko karena satuan kerja (Satker) Korem 174 Merauke peraih peringkat pertama nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) TW I  Tahun 2021 dengan nilai 99,64.

 

Dalam sambutannya Kepala Seksi Perencanaan Korem 174 Merauke Kolonel Inf Leonardo Sebastian menyampaikan bahwa dimasa kepemimpinan Danrem Brigjen TNI Bangun Nawoko, prestasi ini bukan yang pertama karena sebelumnya Korem 174 Merauke meraih peringkat terbaik dari seluruh Satker Tingkat Provinsi Papua.

 

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran dan misi Danrem Brigjen TNI Bangun Nawoko diawal kepemimpinannya dengan motto “Korem Juara”, hal ini sudah diwujudkan dengan berbagai prestasi dan predikat yang telah disandang oleh Korem 174 Merauke.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala KPPN Merauke Jaka Susila mengatakan bahwa realisasinya penyerapan anggaran Korem 174 Merauke sudah mencapai 65 persen. “Korem 174 ini sudah mampu mengelola anggaran diatas sepuluh sampai tujuh puluh lima milyar rupiah, sehingga ini merupakan pencapaian yang luar biasa karena target realisasi APBN 60 persen,” ungkapnya. (Penrem 174 Merauke).

 

Berita Terkini

Rumah di Bekasi Dicuri, iPhone 17 Pro Max dan Uang Ratusan Juta Raib

Sumbawanews.com,- Sebuah rumah di kawasan Royal Park Residence, Mustika Jaya, Kota Bekasi, menjadi sasaran pencurian bermodus kepercayaan. Sejumlah uang tunai dalam mata uang asing,...

Iran Tutup Selat Hormuz, Balas Serangan Israel di Lebanon

Sumbawanews.com,- Teheran — Markas Besar Khatam al-Anbiya, unit militer Iran yang bertanggung jawab atas operasi strategis, mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz pada Sabtu (20/6/2026),...

Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia

Sumbawanews.com,- Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyambut gembira masuknya Ibu Kota ke peringkat ke-53 dalam daftar 100 World’s Best Cities 2026 yang dirilis...

Gus Yahya Nyatakan Siap Maju Lagi sebagai Ketum PBNU

Sumbawanews.com,- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2022–2027, KH Yahya Cholil Staquf, menyatakan kesiapannya untuk kembali maju sebagai calon ketum dalam Musyawarah...

Berita Utama