Home Blog Page 2501

Satgas TNI Bersama Yayasan BSMI Adakan Khitanan Massal Gratis

(Jayawijaya-Walesi).  Dalam melaksanakan tugas pengamanan wilayah rawan, Satuan Tugas Yonif RK 751/VJS mempunyai program dalam melayani masyarakat di bidang kesehatan.

 

Dengan segala perlengkapan medis yang telah disiapkan, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS menggandeng Yayasan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Cabang Jayawijaya untuk mengadakan khitanan massal gratis kepada masyarakat yang berada di wilayah Distrik Walesi dan sekitarnya, bertempat di MI Merasugun Asso distrik Walesi, Minggu (25/07/2021).

 

Turut hadir dalam acara tersebut Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, beberapa dokter dari Yayasan BSMI Jayawijaya, dan Pengurus Pondok Pesantren Al-Istiqomah Distrik Walesi.

 

Dalam Sambutannya, Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Yonif RK 751/VJS bersama Yayasan BSMI Cabang Jayawijaya merupakan salah satu upaya untuk membantu masyarakat sekitar di tengah pandemi Covid-19. “Semoga apa yang kami lakukan ini bisa memberikan banyak manfaat kepada masyarakat,” ucapnya.

 

“Apabila melihat jumlah warga yang datang untuk mengikuti khitanan massal, saya yakin bahwa kegiatan ini telah dirasakan manfaatnya oleh warga. Terlebih dimasa pandemi seperti ini,orang tua tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk mengkhitankan anaknya,” kata Dansatgas.

 

Sementara itu, ucapan terima kasih disampaikan oleh Bapak Dai Yelepele (48 th) kepada Dansatgas dan tim dokter yang sudah rela meluangkan waktu dan tenaga untuk mengadakan kegiatan khitanan massal.

 

“Saya mewakili para orang tua dari anak-anak yang dikhitan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas Yonif RK 751/VJS dan Yayasan BSMI Jayawijaya yang telah mengadakan acara ini, karena kegiatan semacam ini sudah lama kami nantikan,” ungkapnya. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS).

Pos Lakmars Sosialisasi Covid-19 dan Bagikan Ribuan Masker Anak dan Dewasa

Belu NTT – Jajaran TNI, Polri dan Pemerintah baik pusat maupun daerah masih fokus dengan penanganan virus corona desease (Covid-19) yang penyebarannya kian masif hingga ke daerah. Salah satu upaya yang bisa dilakukan secara bersama-sama yaitu saling mengingatkan tentang bahaya Covid-19 dengan sosialisasi dan cara pencegahannya.

Demikian dikatakan Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur di Mako Satgas Pamtas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu NTT, Senin (26/7/2021).

Menurutnya, pihaknya di wilayah perbatasan Kabupaten Belu dengan Timor Leste terus berupaya melaksanakan instruksi pemerintah untuk mensosialisasikan bahaya Covid-19 dan cara pencegahannya dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 termasuk berbagi masker kepada masyarakat.

“Alhamdulillah sejak awal kedatangan kami di Kabupaten Belu, seluruh Pos Sektor Timur memberikan sosialisasi Covid-19 dan sejak minggu kemarin sampai sekarang, seluruh pos membagikan ribuan masker kepada masyarakat baik masker orang dewasa maupun anak-anak,” ungkapnya.

Adapun jumlah masker yang dibagikan sebanyak 78 ribu dengan rincian 48 ribu masker untuk orang dewasa dan sisanya sebanyak 30 ribu masker untuk anak-anak.

“Dengan pembagian ini diharapkan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 terutama memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak yang dapat menyelamatkannya dari terpapar Covid-19,” imbuhnya.

Terpisah, Kepada Desa Lakmaras Bapak Yulius Lou Mali mengucapkan terimakasih atas peran serta anggota Pos Lakmars dalam membantu penanganan Covid-19 di desanya yang bekerjasama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas sehingga tidak ada yang terjangkit Covid-19 sampai dengan sekarang.

“Puji Tuhan sampai saat ini masyarakat kami di Desa Lakmaras masih aman dari Covid-19 karena Kerjasama yang bagus aparat dengan masyarakat,” ujarnya.

Lou Mali juga mengucapkan terimakasih atas bantuan masker dari Satgas Pamtas Sektor Timur sebagai pelindung diri dan orang lain sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19 khususnya di desa yang ia pimpin.

Untuk diketahui, personel Pos Lakmars hari ini melaksanakan sosialisasi dan berbagi ribuan masker kepada masyarakat di Kantor Desa Lakmaras termasuk kepada anak-anak SMP 1 Satap yang kebetulan pulang sekolah.

Pembangunan Jembatan Palempit Hampir Rampung

 

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Pembangunan Jembatan Palempit, saaat ini telah mencapai sekitar 90 persen atau hampir rampung, dan menyisakan pekerjaan finishing. Dan pembangunan jembatan yang telah dikenai denda tersebut, diharapkan akan tuntas pada 30 Juni mendatang.

“Pembangunan jembatan palempit, saat ini progresnya sudah mencapai hampir 90-an, tinggal finishing. Ada perpanjangan waktu, dan itu sudah sesuai dengan perpres. Dan diharapkan nanti 30 Juni ini bisa tuntas. Dan itupun rekanan sudah dikenai denda, sesuai aturan dalam perpres itu,” kata Lalu Suharmaji Kertawijaya, Assiten II Setda Sumbawa, di ruang kerjanya Senin (26/07).

Dijelaskan, keterlambatan pengerjaan disebabkan oleh berbagai kendala pada awal pengerjaan konstruksi. Seperti banjir yang memperpanjang volume kerja kontraktor, karena musti dilakukan pembersihan sebelum dilakukan pengerjaan.

“Pada saat pemasangan pondasi terjadi banjir. Pada saat pemasangan pondasi, terendam lumpur. (Sehingga) itu tidak boleh dilakukan pengecoran, harus dibersihkan dulu. Hal-hal seperti itu yang mengurangi volume kerja rekanan, mengurangi jam kerja mereka. Jadi yang seharusnya bekerja untuk pemasangan beton cor, ternyata harus dibersihkan dulu,” jelasnya.

Diungkapkan, dalam proses pengerjaan konstruksi jembatan, tidak membutuhkan banyak tenaga kerja seperti pembangunan proyek fisik lainnya. Sebab material jembatan dominan merupakan barang jadi atau setengah jadi, dan dikerjakan menggunakan alat berat.

Mengenai kualitas seluruh material yang digunakan telah melalui uji lab, dan jika ditemukan material tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan, akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan. “Pekerjaan (membangun jembatan) ini kan pekerjaan yang pakai alat berat, pasang gerder, hanya ngecor dan sebagainya. Material apapun yang pakai itu ada uji lab, yang nanti akan bisa dipertanggungjawabkan. Karena disitu kan ada konsultan, pengawas juga ada. Kalau memang ada yang tidak sesuai spek, kan ada aturan-aturan,” jelasnya.

Sedangkan terkiat dengan penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK), Pemerintah Kabupaten Sumbawa, telah menyampaikan laporan ke pemerintah pusat atau ke Kementerian Keuangan RI. “Sudah kita informasikan ke pemerintah pusat, ke kementerian keuangan khusus untuk penyerapan anggaran di DAK. Untuk progress DAK di Sumbawa ini, semua sudah dilakukan di ULP, yang tender. Yang penunjukkan pun sudah dilakukan, ada sebagian yang sudah berjalan. Tinggal kita menunggu, bahwa aturannya minggu terakhir ini batas waktu penyampaian (laporan). Dan itu pemerintah Kabupaten Sumbawa sudah melakukan,” ucapnya. (Using)

Latsar CPNS 2019 Dilaksanakan Dengan During di September

Sumbawa Besar, Sumbawanews.com – Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) penerimaan tahun 2019, akan digelar dengan system During September mendatang dengan system blended learning atau system during. Sebelumnya, Latsar tersebut direncanakan menggunakan system klasikal (tatap muka) pada Agustus mendatang.

“Kemarin jadualnya sih tentative, di Triwulan III (atau) Triwulan IV. Cuma terjadi perubahan system, jadual tidak jauh bergeser. Memang jadualnya mereka itu, tahun ini. Ada pergeseran jadual,” kata Kepala Badan Kepegawaiandan Pemgembangan Sumber Daya Manusian Kabupaten Sumbawa, melalui Muhammad Iqbal, kasi pengembangan sumber daya ASN, di ruang kerjanya Senin (26/07).

Diungkapkan, perubahan jadual disebabkan berbagai hal antara lain pergeseran anggaran (recofusing) dan mempertimbangkan situasi pandemic covid-19. “Karena pertama recofusing. Kedua, kemarin kan sudah dilakukan secara klasikal, langsung tatap muka. Dan Sumbawa kemarin (rencananya) akan klasikal, tatap muka. Setelah ada yang positif pada pelaksanaan itu, jadi merubah system,” ucapnya.

Sehingga, seluruh rangkaian Latsar yang akan dilaksanakan selama tiga bulan atau September hingga November akan dilaksanakan dengan system during. Dan akan diikuti oleh seluruh PNS dari seleksi CPNS 2019 dan CPNS dari KPU Kabupaten Sumbawa.

“Jadi semua yang klasikal itu, diganti dengan Blended Learning istilahnya. Jadi full dia online. Direncanakan 1 September, selama tiga bulan, sampai November. Sebanyak 309 orang PNS penerimaan 2019. Awalnya 310, karena satu orang yang meninggal dunia. Nanti ditambah dengan CPNS-nya KPU, akan bergabung nanti,” sebutnya.

Dijelaskan, peserta akan dibagi kedalam 9 angkatan, yang masing-masing beranggotakan 40 orang. Dan masing-masing angkatan akan dibagi kedalam 4 kelas, yang masing-masing kelas akan berjumlah 10 orang.

“Dibagi 9 angkatan, dan masing-masing angkatan dibagi dalam 40 orang. Nah, nanti 40 orang itu dibagi lagi, karena pandemic tidak boleh mengumpulkan banyak orang. Jadi 40 orang itu dibagi dalam 4 kelas, masing-masing kelas itu 10 orang,” jelasnya.

Dikatakan, Latsar masing-masing angkatan akan dilaksanakan ditempat berbeda dengan mempertimbangkan jarak tempuh peserta dan ketersediaan akses internet. “Pelaksanaan diklat ini nanti akan terbagi dibeberapa kecamatan, tidak ditempatkan di satu tempat. Nanti akan kita lihat, kira-kira wilayah terdekatnya di kecamatan mana. Atau yang menjadi titik sentral dari anggota dalam satu angkatan itu. Jadi seluruhnya dekat, tidak ada yang dirugikan. Disitu juga punya akses internet, jadi disitulah kelasnya nanti,” ujarnya. (Using)

PINDAH TUGAS KE SUMBAWA, NASDEM LOMBOK TENGAH APRESIASI KINERJA KAPOLRES ESTY

PRAYA – Tanggal 26 Juli 2021 menjadi hari terakhir bagi AKBP Esty Setyo Nugroho sebagai pimpinan tertinggi Polres Lombok Tengah. Surat Telegram Rahasia (STR) dengan nomor ST/1506/VII/KEP./2021 yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono atas nama Kapolri telah memerintahkan pria asal Banyuwangi tersebut untuk menempati posisi barunya sebagai Kapolres Sumbawa. Menurut informasi, posisinya di Lombok Tengah akan digantikan oleh AKBP Hery Indra Cahyono yang sebelumnya menjabat Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda NTB.

Lebih dari satu tahun menjabat sejak Mei 2020, AKBP Esty betul-betul hampir tak pernah istirahat. Safari Kamtibmas ke tiap kecamatan bahkan desa, hingga mengisi sela waktunya dengan kerja-kerja sosial kemanusiaan. Di tengah pandemi, pria yang pernah bertugas di Brimob ini justru semakin sibuk.

“Partai NasDem sangat apresiasi dengan kerja Pak Esty selama jadi Kapolres Lombok Tengah. Ia sosok polisi yang dekat dengan semua kalangan. Aksi-aksi sosialnya dalam masa jabatan singkatnya ini tentu akan sangat berbekas di hati masyarakat Lombok Tengah,” ungkap Ahmas Syamsul Hadi, Sekretaris NasDem Lombok Tengah.

Partai NasDem memperhatikan betul situasi dan kondisi kamtibmas Lombok Tengah di tengah segala keterbatasan gerak akibat pandemi Covid-19. AKBP Esty sebagai kapolres pasti membaca betul jika situasi ini bisa memicu munculnya aksi-aksi kriminalitas. Terbukti dengan gerak cepatnya ia memerintahkan jajarannya mengungkap beberapa kasus pencurian motor dan beberapa kasus kriminaltias yang sempat mulai marak di medio bulan-bulan awal 2021.

“Kami memperhatikan bahwa Pak Esty berusaha tetap dan terus meningkatkan citra polisi yang tegas namun tetap humanis. Di kalangan pegiat sosial kemanusiaan Lombok Tengah, beliau ini sangat di kenal dekat. Aksi-aksi spontanitasnya patut diancungi jempol,” kata Ahmad.

Partai NasDem kini berharap, pengganti AKBP Esty bisa terus melanjutkan kerja-kerja positifnya. Di samping tentunya juga semakin giat memberantas tindak kriminalitas yang ada di wilayah Lombok Tengah. Wilayah Lombok Tengah terdapat objek-objek vital nasional, dari bandara hingga Kawasan Ekonomi Khusus. Masyarakat tentu berharap Lombok Tengah yang stabil dan terkendali. Polisi tetap bisa memberi rasa aman dengan patroli untuk sebisa mungkin meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban.

“Kami sangat percaya pengganti beliau akan terus bisa melakukan itu. Untuk Pak Esty kami ucapkan selamat bertugas di tempat baru, semoga bapak menjadikan Lombok Tengah sebagai kenangan yang baik. Sukses dan sehat selalu,” tutup Ahmad.

Panglima TNI Tinjau Pelatihan Tracer Digital Bagi Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga di BNPB

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. meninjau  Pelatihan Tracer Digital bagi Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD, Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) TNI AL, dan Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) TNI AU, bertempat di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jalan Pramuka No. 38 Matraman, Jakarta Timur, Senin (26/7/2021).

 

Panglima TNI menjelaskan bahwa Pelatihan Tracer Digital ini menjadi bentuk penyegaran serta peningkatan kapasitas dan kemampuan para tracer Covid-19, untuk meningkatkan rasio pelacakan sesuai standar World Health Organization (WHO).  Sedangkan untuk mempercepat dan meningkatkan kapasitas tracing maka dibutuhkan perkuatan para tracer digital yang akan melaksanakan tracing kontak erat melalui sambungan telepon dan meng-input data ke aplikasi Silacak Kemenkes.

 

Pelatihan Tracer Digital adalah salah satu upaya yang sedang dilaksanakan oleh TNI-Polri, Kementerian Kesehatan dan BNPB untuk melaksanakan tracing, tracing kontak erat kepada masyarakat yang terpapar Covid-19.  “Tracing kontak erat merupakan upaya untuk menekan laju penambahan kasus positif melalui upaya menemukan kasus konfirmasi kemudian segera ditangani, sehingga menghindari terjadinya penularan yang lebih luas,” ujar Panglima TNI.

 

Panglima TNI menegaskan bahwa perang semesta melawan Covid-19 ini melibatkan tidak hanya TNI tetapi juga Polri, BNPB, Kemenkes, relawan dan seluruh masyarakat Indonesia, dimanapun berada. Dengan kerja keras seluruh elemen bangsa dan seluruh komponen, maka permasalahan terkait dengan kasus Covid akan bisa ditekan.

 

“Saya yakin dengan konsep semesta ini maka keinginan kita semua untuk menekan kasus aktif di Indonesia akan bisa terealisasi hingga angka paling rendah,” ucapnya.

 

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa untuk menekan kasus Covid-19 di seluruh Indonesia, TNI mengerahkan lebih dari 63.000 tracer lapangan yang sebagian besar dilakukan oleh para Babinsa dari tiga matra (TNI AD, TNI AL, TNI AU).

 

“Para Babinsa dari tiga matra tersebut akan ditempatkan di Posko-Posko PPKM Mikro untuk membantu tenaga kesehatan di Puskesmas yang ada di Desa dan Kelurahan di seluruh Indonesia,” tutupnya.

Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Bantu Pembangunan Gereja

(Papua). Sebagai wujud kepedulian sekaligus mewujudkan toleransi antar umat beragama di perbatasan, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS membantu pembangunan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Bethel Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS, Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P. dalam keterangannya, Minggu (25/7/2021).

 

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan bahwa dalam pelaksanaan membantu pembangunan GKI Bethel Tiom pada Sabtu (24/7/2021), sembilan orang personel dipimpin Komandan Kompi Garuda Satgas Yonif RK 751/VJS Lettu Inf Gerrydion Oscar Aritonang terjun langsung membantu warga jemaat.

 

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Satgas TNI kepada lingkungan sekitar Pos Satgas sekaligus meningkatkan toleransi antar umat beragama,” ucapnya.

 

Menurut Dansatgas, kegiatan pembangunan gereja yang dilakukan masyarakat Tiom ini adalah sebagai upaya Umat Kristiani dalam memperbaharui tempat ibadah, yang mana gereja sebelumnya sudah berusia cukup tua.

 

Dansatgas berharap dengan hadirnya Satgas TNI dalam pembangunan Gereja Bethel Tiom akan membantu meringankan pekerjaan masyarakat. “Semoga kehadiran Satgas kami disini bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sekitar,” harapnya.

 

Di tempat terpisah, Pendeta Gereja Bethel Tiom Bertho Msen mengaku sangat senang atas bantuan tenaga yang diberikan oleh Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS, khususnya anggota Pos Garuda.

 

“Terima kasih kepada Satgas atas partisipasinya membantu pembangunan gereja, baik bantuan moril maupun materiil yang telah diberikan untuk gereja kami,” pungkasnya. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS).

Danrem 162/WB Cek Dan Yakinkan Ketersediaan Oksigen Untuk Pasien Covid-19 di Wilayah NTB

Lombok Barat – Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1606/Mataram Kolonel Arm Gunawan bersama Dandenkesyah Mataram Letkol Ckm dr. Gusti Nengah Gede Kartika, Sp.am., mengecek ketersediaan oksigen di PT. Samabayu Mandala Lombok Samator jalan Giri Tembesi nomor 1 Dusun Gumesa Utara Desa Giri Tembesi Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, Minggu (25/7/2021).

Kehadiran Danrem 162/WB bersama rombongan diterima Manager PT. Samabayu Mandala Samator Lombok Arif Yasin beserta staf dan berbincang-bincang tentang ketersedian maupun kebutuhan oksigen pada pandemi Covid-19 untuk wilayah NTB khususnya Lombok dan berbagi Sembako kepada perwakilan karyawan dan bingkisan kepada Manager PT. Samabayu Mandala Lombok Samator.

Usai melaksanakan pengecekan, Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan awak media menyampaikan keberadaannya di PT. Samabayu Mandala Samator Lombok dalam rangka mengecek ketersediaan dan kesiapan tabung oksigen pasien Covid-19 yang sedang dirawat di Rumah Sakit.

Hal itu menurutnya, sengaja dilakukan untuk mengantisipasi ketersediaan oksigen mengingat permintaan di beberapa daerah di luar NTB meningkat dan ternyata di NTB khususnya di Lombok juga mengalami hal yang sama.

“Tadi dari penjelasan pak Manager (Arif Yasin, red) bahwa permintaan oksigen di Lombok meningkat, biasanya sekitar 200 tabung meningkat menjadi 400 tabung oksigen perhari,” terangnya.

Kaitan dengan ini, lanjut Ahmad Rizal meminta kepada pihak penyedia oksigen untuk meningkatkan kwantitas hasil produksi oksigen sehingga kebutuhan oksigen untuk masyarakat NTB khususnya Lombok terpenuhi.

Selain PT. Samabayu Mandala Samator Lombok, masih ada penyedia oksigen lainnya yang terdapat di wilayah Kota Mataram yaitu CV. BBS yang berlokasi di Loang Baloq Kota Mataram.

“CV. BBS ini juga mensupport kebutuhan oksigen untuk wilayah Bima. Semoga kebutuhan oksigen selama pandemi Covid-19 ataupun setelahnya tetap bisa terpenuhi sesuai kebutuhan,” harapnya.

Sedangkan Manager PT. Samabayu Mandala Lombok Arif Yasin menyampaikan, selama masa pandemi ada peningkatan yang signifikan akan kebutuhan oksigen sampai sekitar 30 % dan pihaknya terus berusahan untuk memenuhi kebutuhan oksigen.

Untuk meningkatkan jumlah produksi oksigen, pihaknya membutuhkan dukungan pelayanan dari PLN karena sangat berpengaruh terhadap hasil produksi oksigen.

“Sampai hari ini, Manager PT. Samabayu Mandala Lombok menyuplai oksigen ke RSUD Kota Mataram, RS. Yatofa Bodak Loteng, RSUD Selong Lotim dan RS. Unram,” tutupnya.

Setelah melakukan pengecekan ketersediaan dan kesiapaan oksigen di PT. Samabayu Mandala Lombok Samator dan PT BBS Oxyge, Danrem 162/WB beserta rombongan melaksanakan sidak langsung ke RSUD Kota Mataram dan RSUD Provinsi khusus untuk mengecek sejauh mana pengendalian distribusi oksigen di Rumah Sakit untuk para pasien Covid-19 apakah sudah sesuai prosedur dan memenuhi kebutuhan para Pasien Covid-19.

Hasil pengecekan cukup baik namun perlu diingatkan tentang pengamanan instalasi oksigen agar diutamakan faktor keamanan dan benar-benar terjaga dengan baik kelangsungan distribusinya. Dengan terjaminnya kesediaan oksigen di NTB diharapkan para pasien Covid-19 segera sembuh dan sehat wal’afiat dengan jumlah yang banyak.

Rame di Twitter, Zaskia Mecca Dulunya Minum Kental Manis

Jakarta-Artis peran yang juga istri sutradara kondang Hanung Bramantyo baru-baru ini mengakui saat kecil ternyata kerap diberikan susu kental manis oleh sang ibu. Namun, dijelaskan Zaskia, hal itu karena ketidak tahuan sang ibu bahwa susu kental manis sebenarnya bukanlah minuman susu untuk anak.

“Jaman dulu itu informasi tidak semudah sekarang, jadi ibu saya kasih apa aja termasuk susu kental manis, kita sih waktu kecil hapy happy aja,” ujar Zaskia menceritakan pengalamannya di waktu kecil.

“Saat saya usia 29 tahun, waktu saya ngecek darah, kolesterol ini agak aneh, kenapa smeuanya tinggi? Padahal berat badan saya ideal. Inilah efek dari pola makan saya sejak kecil,” jelas Zaskia.

Zaskia tidak ingin anak-anaknya kelak juga akan merasakan efek yang sama seperti yang dialaminya saat itu. Karena itu, sejak awal kehamilan ia bertekad jadi ibu yang banyak belajar. Dikatakan Zaskia, untuk menjadi ibu tidak hanya mental yang perlu dipersiapkan, namun juga pengetahuan terutama tentang gizi anak, makanan dan minuman apa yang boleh dan yang tidak boleh untuk anak.

“Saya harus jadi ibu yang banyak belajar. Jadi apapun yang saya berikan ke anak saya harus pelajari komposisinya. Termasuk susu kental manis, ini menurut saya agak salah, depannya dikasih kata susu karena harusnya itu hanya kental manis saja, kandungan didalamnya lebih banyak gula,” pungkas Zaskia.

Oleh karena itu, Zaskia berharap calon ibu ataupun yang sudah menjadi ibu dapat membiasakan mempelajari komposisi makanan dan minuman yang akan diberikan untuk anak, terutama pangan olahan seperti kental manis.

Presiden: PPKM Level 4 Dilanjutkan dengan Penyesuaian di Sejumlah Sektor

 

Jakarta, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari tanggal 26 Juli hingga tanggal 2 Agustus 2021. Kebijakan tersebut diambil setelah Presiden dan jajarannya mempertimbangkan sejumlah hal, baik aspek kesehatan, aspek ekonomi, hingga dinamika sosial.

“Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi, dan dinamika sosial, saya memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021. Namun, kita akan melakukan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati,” ujar Presiden saat menyampaikan keterangan di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, (25/07).

Penyesuaian yang dilakukan oleh pemerintah dalam penerapan PPKM antara lain, Pasar rakyat yang menjual sembako sehari-hari diperbolehkan untuk buka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat. Pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari bisa buka dengan kapasitas maksimal 50 persen sampai dengan pukul 15.00, di mana pengaturan lebih lanjut dilakukan oleh pemerintah daerah;
Kemudian, Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau _outlet voucher_, pangkas rambut, _laundry_, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha-usaha kecil lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00 yang pengaturan teknisnya diatur oleh pemerintah daerah. Dan Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 20.00 dan maksimal waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit.

“Hal-hal teknis lainnya akan dijelaskan oleh menko (menteri koordinator) dan menteri terkait,” lanjutnya.

Menurut Presiden, saat ini sudah terjadi tren perbaikan dalam pengendalian pandemi Covid-19. Laju penambahan kasus, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau BOR, dan _positivity rate_ mulai menunjukkan tren penurunan seperti yang terjadi di beberapa provinsi di Jawa. Namun demikian, Presiden mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menyikapi tren perbaikan ini dan tetap waspada menghadapi varian delta yang sangat menular.

“Pertimbangan aspek kesehatan harus dihitung secara cermat dan pada saat yang sama, aspek sosial ekonomi masyarakat, khususnya pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari juga harus diprioritaskan,” imbuhnya.

Untuk mengurangi beban masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini, pemerintah juga meningkatkan pemberian bantuan sosial untuk masyarakat dan bantuan untuk usaha mikro kecil. Penjelasan secara terperinci mengenai hal tersebut akan dilakukan oleh menteri koordinator atau menteri terkait.

Secara khusus Kepala Negara juga meminta kepada para menteri terkait untuk segera melakukan langkah-langkah maksimal untuk membagikan vitamin, suplemen kepada masyarakat, memberikan dukungan obat-obatan, dan konsultasi dokter terhadap masyarakat yang melakukan isolasi mandiri, serta dukungan pengobatan di rumah sakit.

“Angka kematian harus ditekan semaksimal mungkin dan untuk daerah-daerah yang memiliki angka kematian yang tinggi, peningkatan kapasitas rumah sakit, isolasi terpusat, dan juga ketersediaan oksigen perlu ditingkatkan segera,” tegasnya.

Presiden juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu waspada akan kemungkinan munculnya varian lain yang lebih menular. Oleh karena itu, Presiden memerintahkan agar pengetesan dan penelusuran bisa ditingkatkan lebih tinggi, diikuti dengan perawatan yang cepat untuk menekan laju penularan dan meningkatkan angka kesembuhan.

“Penerapan protokol kesehatan yang ketat serta peningkatan _testing, tracing,_ dan _treatment_ akan menjadi pilar utama penanganan Covid-19 ke depannya. Memakai masker dan menjaga jarak harus terus dilakukan,” ungkapnya.

“Terakhir, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, seluruh komponen bangsa untuk bersatu padu dan bahu-membahu melawan Covid-19 ini. Dengan usaha keras kita bersama, insyaallah kita bisa segera terbebas dari Covid-19 dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat bisa kembali normal,” tandasnya. (Setpres/using)

Berita Terkini

Titiek Tinjau Budidaya Udang Napi di Nusakambangan

Sumbawanews.com,- Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau yang akrab dipanggil Titiek Soeharto mengunjungi pusat budidaya udang Vaname di Pulau Nusakambangan, Cilacap,...

Iran dan AS Bertemu di Swiss, Perang Menjelang Akhir?

Sumbawanews.com,- Delegasi tingkat tinggi Iran tiba di Swiss untuk memulai pembicaraan krusial dengan perwakilan Amerika Serikat, dalam upaya terbaru mengakhiri ketegangan bersenjata yang telah...

Epic Games Sedang Bangun Ulang Launcher dengan Kecepatan 5 Kali Lebih Cepat

Sumbawanews.com,- Setelah mengakui bahwa launcher miliknya “sangat buruk” di awal tahun ini, Epic Games kini tengah membangun ulang seluruh sistemnya dari nol—dengan target kecepatan...

Semangat Sai Ling Dalam Gawe Menggema di Pantai Jelenga, Forkopimcam Jereweh Bersatu Bersihkan Pesisir...

    Sumbawa Barat, sumbawanews.com – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jereweh bersama pemerintah desa dan masyarakat...

Berita Utama