Home Blog Page 2485

Pemda Sumbawa Sediakan Dua Jenis Beasiswa Total Rp 1,7 Milliar

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Tahun ini, Pemda Sumbawa menyediakan dua jenis beasiswa untuk mahasiswa tidak mampu atau terdampak pandemic covid-19, dengan total sekitar Rp 1,7 Milliar. Yakni beasiswa bagi seluruh mahasiswa asal Kabupaten Sumbawa yang menempuh pendidikan di dalam atau di luar Kabupaten Sumbawa atau beasiswa umum, dan Beasiswa bagi mahasiswa khusus di tiga sekolah tinggi atau universitas di Kabupaten Sumbawa.

“Tahun ini melalui DPA kita Bagian Kesra. Ada dialokasikan beasiswa bersifat umum, dalam arti semua mahasiswa berpeluang. Kuliah dimana saja, yang penting dia ber-KTP sumbawa, ada keterangan tidak mampu,” kata Khaeruddin Khay, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sumbawa, di ruang kerjanya Kamis (26/08).

Diungkapkan, saat ini Bagian Kesra Setda Sumbawa sedang merancang berbagai hal teknis mengenai beasiswa. “Masalah kuota, jumlah, belum ditetapkan. Nanti kita menunggu lamaran, atau permohonan dari mahasiswa. Beasiswa ini, sebagaimana kita ketahui untuk keluarga tidak mampu atau keluarga terdampak covid-19. Ini tidak dibatasi jumlah pemohonnya, dan ini kita ada sekitar Rp 850 juta,” jelasnya.

Beasiswa Khusus

Disebutkan, terdapat juga beasiswa yang khusus disalurkan melalui kampus yang telah ditetapkan, yakni STIKES, UTS, dan UNSA. Serta masing-masing kampus mendapatkan alokasi yang berbeda, dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

“Jumlahnya bervariasi, karena ini berdasarkan kemampuan keuangan daerah. yang STIKES itu dapat Rp 101 juta, dan sudah disampaikan kepada kami berdasarkan jumlah dan alokasinya. Untuk UNSA Rp 75 juta. Di UTS, itu ada Rp 750 juta. Tadi sudah ada dari pihak kampus, datang untuk memberikan kita data-data itu,” ucapnya

Dijelaskan, beasiswa tersebut, disalurkan melalui kampus karena terdapat kerjasama antara kampus dengan Pemda Sumbawa. “Ini adalah hak mahasiswa. Tapi penyalurannya, karena kami ada MoU dengan kampus, nanti kampus yang salurkan ke mahasiswa itu. Karena ini sifatnya bansos, dan bansos ini sifatnya personal. Ini untuk membantu yang terdampak, dan melanjutkan kuliahnya. Ini tidak bersifat mengikat, dalam arti tidak sedang menerima beasiswa juga, termasuk yang (umum) tadi itu. Ada pernyataan,” ujarnya.

Dikatakan, melalui beasiswa khusus, juga terdapat rekomendasi-rekomendasi dari Anggota DPRD Sumbawa, dari hasil Reses. “Ada rekomendasi-rekomendasi dari beberapa anggota DPR berdasarkan hasil pertemuan di lapangan di masa reses. Ketemu mahasiswa yang kuliahnya akan putus, kurang biaya, itu direkomendasikan kepada kita. Tapi disalurkannya melalui kampus masing-masing,” tegasnya.

Disebutkan, meskipun masih digodok, namun selain keterangan tidak mampu juga kemungkinan akan menggugurkan anak PNS golongan tertentu (tingg). Anak anggota TNI, anak anggota Polri, anak pegawai BUMN dan anak anggota dewan. jika persyaratan-persyaratan tersebut terpenuhi, nantinya akan diurutkan berdasarkan IPK.

“Nanti itu kita akan seleksi dari IPK-nya dan kelayakan syaratnya. Jadi anak dari PNS golongan tertentu, TNI, Polri, BUMN, itu tidak boleh, termasuk anak anggota DPRD. Ini yang menjadi pertimbangan, karena sekarang PNS katagori golongan tinggi mungkin tidak. Tapi yang golongan mungkin dipertimbangkan, karena kemarin seperti yang disampaikan pimpinan. Tapi formulanya, masih kami formulasikan,” jelasnya. (Using)

Rapid Tes Antigen Peserta Seleksi CPNS Ditanggung

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Untuk meringankan beban biaya calon peserta seleksi CPNS tahun ini, Pemda Sumbawa akan melakukan rapid tes antigen kepada seluruh calon peserta secara gratis. Sebab, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mewajibkan peserta SKD CPNS melakukan swab RT PCR atau rapid tes antigen dengan hasil negatif atau non reaktif sebelum mengikuti seleksi CASN 2021.

“Kita sudah panggil kemarin kepala BKD PBKAD, Dikes, bahwa agar disiapkan peralatan dan tenaganya untuk nanti di rapid tes antigen semua,” kata H.Hasan Basri, Sekda Sumbawa, di ruang kerjanya Kamis (26/08).

Dijelaskan, rapid tes antigen dilakukan secara bertahap, karena mempertimbangkan jumlah calon peserta CPNS. “Tapi tentu nanti itu bertahap. Kan sehari itu 4 sesi. Misalnya kalau tes lusa, besoknya kita rapid,” jelasnya.

Hal tersebut dilakukan agar seluruh calon peserta dapat mengikuti seleksi tanpa terkendala dengan biaya rapid test antigen. “Pemda nanti akan siapkan. Jangan sampai anak-anak kita karena tidak punya biaya tidak bisa ikut tes. Nanti kita akan atur polanya

Diketahui, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mewajibkan Swab RT PCR dilakukan dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam, sedangkan rapid antigen maksimal 1×24 jam sebelum pelaksanaan seleksi dilakukan. Ketentuan ini menindaklanjuti surat rekomendasi Satgas Penanganan Covid-19 Nomor: B-115/KA SATGAS/PD.01.02/8/2021 tanggal 21 Agustus 2021 terkait permohonan izin pelaksanaan seleksi CASN 2021.

Peserta seleksi CPNS yang akan mengikuti SKD juga wajib mengisi formulir deklarasi sehat yang ada di portal SSCASN, sscasn.bkn.go.id. Pengisian formulir ini dilakukan dalam waktu 14 hari sebelum ujian seleksi dan paling lambat H-1 sebelum tes. Formulir ini wajib dibawa saat pelaksanaan SKD dan ditunjukkan kepada petugas sebelum dilakukan pemberian PIN registrasi. (Using)

Tingkatkan Imun Di Tengah Covid TNI – Polri Dan Pemda Kabupaten Sumbawa Barat Olahraga Bersama.

Sumbawa Barat – Guna menjaga kesehatan, kebugaran tubuh serta tingkatkan imun ditengah pandemi Covid -19 serta untuk memupuk kebersamaan serta sinergitas TNI – Polri dan Pemda Kabupaten Sumbawa barat menggelar olahraga bersama di lapangan Makodim 1628/SB Jalan labuan balad No. 3 Kel. bertong Kec. Taliwang Kab. Sumbawa Barat,

Hal tersebut disampaikan Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi ST., M.IP., dalam keterangan tertulis di Sumbawa Barat, Kamis (26/08/2021).

Dijelaskan Dandim kegiatan diawali dengan
Para peserta melaksanakan pemeriksaaan suhu tubuh dan Tensi Kesehatan sebelum melaksanakan Kegiatan olah raga bersama, sesuai Sop Prokes Covid – 19 dilanjutkan Senam kebugaran bersama.

Kegiatan ini selain untuk menjaga kesehatan dan kebugaran serta tingkatkan imun ditengah covid 19, yang tidak kalah penting juga untuk membina hubungan tali silaturahiim serta sinergitas dalam meningkatkan kwalitas pengabdian kepada masyarakat bangsa dan negara ungkap Dandim.

Namun demikian lanjut Dandim agar dalam pelaksanaan kegiatan agar utamakan faktor keamanan semua peserta apa bila dlm pelaksanaan, apa bila ada merasa kurang sehat atau kurang mampu jangan dipaksakan lebih baik istirahat agar kita dapat mengantisipasi hal hal yang tidak kita inginkan termasuk selalu pedomani Sop Protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid dan untuk keselamatan kita bersama, jelasnya.

Sedangkan Kapolres Sumbawa Barat Kapolres Sumbawa Barat. AKBP Heru Muslimin SIK , MIP.,
senada dengan Dandim pada kesempatan yang sama menyempatkan untuk memperkenalkan diri, bahwa dirinya baru menjabat sebagai Kapolres KSB beberapa minggu ini.

Untuk itu saya mengharapkan dapat bekerjasama serta dukungan dari semua pihak dalam melaksanakan tugas di tanah pariri lema bariri, semoga sinergitas yang sudah terbina ini dapat terus ditingkatkan dalam pelayanan kepada masyarakat sesuai tupoksi kita masing masing, harapnya

Hadir Pada kesempatan tersebut Komandan Kodim 1628/Sumbawa Barat Letkol Czi Sunardi ST.MIP , Kapolres Sumbawa Barat. AKBP Heru Muslimin SIK MIP., Kasdim 1628/Sumbawa Barat Mayor Inf Dahlan S.Sos., Wakapolres Sumbawa Barat, Assisten Sekda Sumbawa Barat Para Kadis, Kabag pemda Sumbawa Barat,
Dirut Rumah Sakit Dr Carlop, Para Kadis, Para Camat Se KSB, Perwira Setaf Kodim 1628/Sumbawa Barat, Para Perwira Polres Sumbawa Barat ,Para Dan Ramil Jajaran Kodim1628/Sumbawa Barat, kab.sumbawa barat perwakilan anggota Makodim 1628/ Sumbawa Barat, perwakilan anggota Polres Sumbawa Barat

Selama kegiatan berlangsung mengacu pada protokol kesehatan guna mencegah penularan covit 19.

Panglima TNI : TNI-Polri Dukung Pelaksanaan PON XX, Elemen Masyarakat Papua Harus Patuhi Prokes

Sumbawanews. Com, – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, memimpin diskusi dan tatap muka bersama Forkopimda Provinsi Papua, Kota dan Kabupaten Jayapura, Kamis (26/8/2021).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bulan Oktober nanti, Papua akan menjadi tuan rumah PON XX sebuah even olahraga nasional yang sangat bergengsi. Untuk itu, diperlukan kesiapan yang matang dari berbagai sisi, dan TNI-Polri akan mendukung penuh.

“Guna mendukung kesuksesan PON XX, seluruh elemen di Papua harus memiliki kesadaran yang tinggi terkait disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) yang menjadi upaya pencegahan terbaik dan sudah harus menjadi kebutuhan serta bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Panglima TNI juga mengatakan, guna menyambut dan mendukung PON XX mendatang, masyarakat harus juga sehat, terhindar dari Covid-19. Masyarakat harus sudah divaksin agar dapat menikmati pertandingan dan cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan.

Di sisi lain Panglima TNI memaparkan bahwa saat ini data indikator Provinsi Papua membaik, terutama dengan angka kematian yang rendah. Namun positivity rate masih tinggi di angka 12,90%.  Sedangkan Kota Jayapura tinggi di perawatan dan positivity rate, tetapi BOR tidak tinggi dan angka kematian rendah.

Menurutnya, perawatan yang baik mampu menekan angka kematian, tetapi penularan masih cukup tinggi di tengah masyarakat. Demikian pula dengan Kabupaten Jayapura. “Tracing kontak erat perlu diperbaiki agar penularan berkurang, dan positivity rate menurun. Dengan tracing yang sesuai standar, dapat mempercepat penanganan pasien yang terkonfirmasi positif,” tegasnya.

Sementara itu, terkait vaksinasi, Panglima TNI menyampaikan bahwa Pemda bersama instansi terkait, TNI-Polri, BNPB, Kemenkes harus meningkatkan sinergi, komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam manajemen vaksinasi.

“Ada 2 strategi vaksinasi saat ini, terpusat dan jemput bola. Kita akan ke wilayah-wilayah. Contoh dari lanud kemarin menggunakan perahu kecil untuk mendatangi warga dipinggiran danau sentani untuk diberikan vaksinasi. Ini contoh yang bagus,” ungkapnya.

Selanjutnya Panglima TNI bersama Kapolri meninjau penggunaan dari Aplikasi Silacak yang diawaki oleh 4 Pilar yang bertugas sebagai petugas yang melakukan tracing dilapangan.

Saat mengecek para petugas 4 Pilar, Panglima TNI menyampaikan bahwa setiap petugas harus aktif untuk bergerak dan mengupdate info setiap kasus disertai dinamika yang ada. “Kita harus total, untuk melaksanakan tracing kontak erat dan menjaga masyarakat dari Covid-19. Perkuat pendampingan bagi saudara-saudara dan pantau perkembangan kesehatannya,” tegasnya.

Lagi-Lagi Bakamla RI Bagikan Sembako Kepada Para Nelayan

(Bakamla RI). Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Tual Bakamla RI membagikan paket sembako tahap dua dan terakhir bagi warga nelayan Desa Sathean, Tual, Maluku, Rabu (25/8/2021).

 

Kali ini keluarga nelayan yang berdomisili di Desa Sathean yang mendapatkan 50 paket sembako. Adapun paket yang diberikan berisikan brosur protokol kesehatan, masker medis, mie instan, kecap manis, ikan kaleng, vitamin C dan vitamin D.

 

Kepala SPKKL Tual Letkol Bakamla Rizal Ufer Suat. S.Pi mengatakan, pemberian paket sembako ini merupakan tugas personel Bakamla RI untuk peduli terhadap warga nelayan sekitar SPKKL Tual dalam membantu meringankan kebutuhan sehari-hari yang kesusahan akibat dampak wabah Covid-19.

 

Letkol Bakamla Rizal Ufer dalam kesempatannya juga memberikan arahan dan himbauan kepada warga untuk tetap selalu menerapkan protokol kesehatan 5M dalam kehidupan sehari-hari dan yang paling penting selalu gunakan masker dalam beraktifitas. (*)

 

Ketum IKKT PWA : Peringatan HUT ke-55 IKKT PWA Gali Kembali Inspirasi Para Pendahulu

sumbawanews.com,- Peringatan HUT ke-55 IKKT PWA yang bersejarah ini merupakan saat yang tepat untuk menggali kembali inspirasi dari para pendahulu dan senior, khususnya kebersamaan serta semangat memajukan pendidikan, kesejahteraan keluarga, serta peduli akan kesehatan dan lingkungan hidup.

 

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum (Ketum) Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini (PWA) Ny. Nanny Hadi Tjahjanto saat memberikan sambutan dalam rangka HUT ke-55 IKKT PWA di Gedung Suharnoko Harbani Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (26/8/2021).

 

Ketum IKKT PWA mengatakan bahwa hal ini sangat penting sesuai dengan tema HUT IKKT tahun ini “Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini Berperan Aktif Mewujudkan Keluarga Tangguh, Produktif dan Inovatif dimasa Pandemi Covid-19 Demi Tercapainya Indonesia Maju”.

 

Pada kesempatan ini Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa perayaan HUT IKKT diselenggarakan dalam suasana yang berbeda, masih seperti tahun sebelumnya. “Saat ini kita masih berada dimasa pandemi Covid-19, sehingga kita semua harus menyesuaikan lingkungan dengan tetap tangguh, produktif dan inovatif serta selalu memperhatikan protokol kesehatan,” ujarnya.

 

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas segala dedikasi dan loyalitas ibu-ibu yang tergabung dalam kepengurusan IKKT PWA yang telah menunjukkan semangatnya, kepedulian, loyalitas, kreatifitas dalam melaksanakan berbagai kegiatan guna meningkatkan kualitas sumber daya keluarga dengan menerapkan Asah, Asih, Asuh sehingga menjadi keluarga yang unggul, mandiri, sehat dan mendukung keluarga TNI menuju Indonesia Maju,” kata Ny. Nanny Hadi Tjahjanto.

 

Lebih lanjut Ketum IKKT PWA menuturkan bahwa ketahanan pangan juga menjadi tanggung jawab bersama baik pemerintah maupun seluruh lapisan masyarakat. Sebagai istri pendamping suami, tentu saja harus dapat mengoptimalkan produktifitas dan inovasi tersebut melalui pengelolaan secara maksimal. “Untuk itu dapat memberikan nilai manfaat bagi masyarakat lingkungan sekitar yang akan menjamin ketersediaan bahan pangan menuju masyarakat yang mandiri,” ucapnya.

 

Disamping itu, Ketum IKKT PWA tak pernah bosan-bosan mengingatkan kepada bapak dan ibu jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

 

“Dalam hal ini kita juga mensukseskan program pemerintah melalui serbuan vaksin mengingat bahwa vaksinasi ini adalah upaya pemerintah untuk membangun herd immunity kepada seluruh Prajurit TNI beserta keluarga dan seluruh lapisan masyarakat,” harap Ny. Nanny Hadi Tjahjanto.

 

“Walaupun setelah divaksin, tetap menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada, semoga kehidupan menjadi normal kembali seperti semula dan pademi Covid-19 dapat segera menghilang,” pungkasnya.

 

Disela-sela acara Ketum IKKT PWA memberikan secara simbolis bantuan alat kesehatan berupa Alat X-Ray untuk Radiologi Diagnostik dan Bed ICU electric untuk Rumah Sakit Patria diserahkan kepada Kepala Rumah Sakit Letkol Kes Dr. C. Adhi Suryo, Span dan penyerahan bantuan 19 unit komputer secara simbolis untuk SDS Tunas Muda IKKT kepada perwakilan Kepala Sekolah SDS Tunas Muda Ibu Neng Meliayana, S.Pd., M.M.

 

Turut hadir dalam acara tersebut baik secara tatap muka maupun virtual antara lain, Ketua Harian IKKT PWA Ny. Atik Eko Margiyono, Ketua Harian Dharma Pertiwi Ny. Keke Bambang Suswantono, Sahli Dharma Pertiwi Ny. Metty M Herindra, Sahli IKKT PWA Ny. Aty Ganip Warsito, para Pengurus IKKT PWA dan perwakilan IKKT PWA di luar negeri serta Ketum dari Masa ke Masa Ny. Tri Sutrisno.

Panglima TNI : IKKT Miliki Korelasi Tinggi Dalam Mendukung Keberhasilan Tugas Seorang Prajurit

sumbawanews.com,- Keberadaan IKKT Pragati Wira Anggini memiliki korelasi tinggi dalam mendukung keberhasilan tugas seorang prajurit TNI. Selain itu, keluarga adalah pondasi dari kehidupan sosial kemasyarakatan dan kebangsaan. Jika kehidupan keluarga telah sehat, cerdas dan sejahtera, maka akan sehat, cerdas, dan sejahtera pulalah kehidupan prajurit TNI, masyarakat dan bangsa Indonesia.

 

Demikian sambutan tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. selaku Pembina Utama IKKT Pragati Wira Anggini yang dibacakan oleh Kasum TNI Letjen TNI Eko Margiyono, M.A. selaku Pembina IKKT Pragati Wira Anggini pada acara syukuran HUT Ke-55 Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (IKKT PWA) Tahun 2021, bertempat di Gedung Suharnoko Harbani Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (26/8/2021).

 

Panglima TNI menyampaikan bahwa anggota IKKT PWA harus fokus kepada visi dan misi meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan membangun hubungan komunikasi sosial secara terintergrasi. Anggota IKKT PWA hendaknya juga selalu kritis dalam melihat berbagai isu yang sedang berkembang dalam masyarakat dan memberikan kontribusi yang positif.

 

“Selaku Pembina Utama IKKT Pragati Wira Anggini, saya minta kepada segenap anggota IKKT PWA untuk memelihara dan memantapkan tekad pengabdian. Jadikan IKKT Pragati Wira Anggini sebagai organisasi yang adaptif dalam menghadapi tuntutan perkembangan zaman,” tegasnya.

 

Pada acara syukuran tersebut, Panglima TNI mengucapkan selamat ulang tahun atas HUT ke-55 IKKT Pragati Wira Anggini, kepada Ibu Ketua Umum, segenap pengurus dan seluruh anggota IKKT PWA, di manapun saat ini ibu-ibu berada. “Saya juga sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi dan pengorbanan seluruh anggota IKKT PWA dalam mendampingi suami dan keluarga sekaligus juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan,” ungkapnya.

 

Peringatan hari ulang tahun semacam ini merupakan suatu momen yang sangat tepat untuk melihat kembali dan mengevaluasi diri sehingga kehadiran IKKT Pragati Wira Anggini semakin membawa manfaat yang nyata, baik bagi keluarga maupun masyarakat.

 

Menurut Panglima TNI, dalam kondisi pandemi Covid-19 maka sangatlah tepat tema yang diusung pada HUT IKKT Pragati Wira Anggini kali ini, yaitu “Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini Berperan Aktif Mewujudkan Keluarga Tangguh, Produktif dan Inovatif dimasa Pandemi Covid-19 Demi Tercapainya Indonesia Maju”. Semoga tema tersebut dapat diwujudkan menjadi langkah nyata.

 

Sebagai mana kita ketahui bersama bahwa pandemi Covid-19 sudah berlangsung selama satu tahun lebih, dampak dari pandemi Covid-19 cukup signifikan dalam sektor pendidikan, sektor sosial serta sektor usaha. “Pendidikan formal di sekolah sampai saat ini masih dilaksanakan secara virtual. Disinilah peran ibu-ibu untuk memberikan pendampingan kepada anak-anak dalam proses

pembelajaran jarak jauh,” kata Panglima TNI.

 

Diakhir sambutannya, Panglima TNI memberikan beberapa penekanan. Pertama, gunakan momentum HUT ke-55 ini sebagai sarana untuk melakukan evaluasi demi kemajuan organisasi. Kedua, tingkatkan wawasan, pengetahuan, dan kapasitas anggota dalam mendukung tugas suami, membina keluarga dan berperan secara positif di masyarakat. Ketiga, selalu dampingi putra-putri tercinta agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan santun, sehingga mereka siap menghadapi persaingan global, tanpa kehilangan identitas dan karakter bangsa Indonesia.

 

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M. selaku Pembina Harian IKKT Pragati Wira Anggini, Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Benny Octaviar, M.D.A, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Gustaf Brugman, M.Si (Han), Dandenma Mabes TNI Brigjen Mar Oni Junianto, SAP., M.M., Direktur PT WAS, Mayjen TNI (Purn) Darwin Haroen, Direktur Balai Sudirman Laksma TNI (Purn) Heru Wiyono.

Menilik Keseriusan Pemerintah Memenuhi Hak Anak untuk Mendapatkan Makanan Bergizi

Dok Kopmas

Jakarta-Diantara 10 hak dasar anak yang telah diratifikasi melalui Konvensi Hak-Hak Anak, hak untuk mengkonsumsi makanan bergizi menjadi hak dasar yang harus dipenuhi. Hal itu mengemuka dalam diskusi publik yang diselenggarakan Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (KOPMAS) secara virtual pada Rabu, 25 Agustus 2021.

Ketua Bidang Pengaduan KOPMAS Rusmarni Rusli mengatakan mengupayakan anak-anak mendapat asupan gizi yang cukup adalah kunci untuk pembangunan Indonesia dimasa mendatang.”Memastikan anak kita dan juga anak-anak di sekitar kita adalah tanggung jawab bersama. Ini adalah hal yang mudah dilakukan dan bisa dilakukan oleh siapa saja, yaitu dengan memperhatikan tetangga kiri kanan, tetangga dekat, saudara atau siapapun yang kita kenal, apakah ada yang hanya makan nasi dengan sayur, apakah ada yang makan telur tahu tempe hanya di awal bulan, apakah masih ada yang minumnya kental manis karena orang tua tidak sanggup membeli susu anak,” himbau Rusmarni.

Pentingnya memastikan anak-anak mengkonsumsi cukup gizi erat kaitannya dengan kualitas anak dimasa mendatang. Pemenuhan gizi yang tepat sedini mungkin, sangat penting dilakukan untuk mencegah masalah beban ganda gizi. Baik tingginya permasalahan kekurangan gizi dan meningkatnya masalah obesitas, serta pertumbuhan epidemi penyakit tak menular, yang disebabkan oleh asupan gizi yang berlebih pada era transisi gizi yang cepat. Ditambah di masa pandemi seperti saat ini, dimana anak-anak menjadi kelompok yang juga rentan tertular Covid 19.

Data Satgas Penanganan Covid-19 per 20 Juli 2021 diketahui ada 11.045 anak menjadi yatim piatu, yatim atau piatu. Sementara sebanyak 350.000 anak terpapar Covid dan 777 diantaranya meninggal dunia. Tingkat resiko anak sangat tinggi untuk terpapar Covid-19, karena itu dibutuhkan perhatian terhadap keterpenuhan gizi anak sebagai upaya pencegahan penurunan imunitas tubuh anak di tengah pandemi. Persoalan lainnya adalah, meningkatnya angka anak-anak yang kehilangan orang tua dimasa pandemi.  Data yang dihimpun Kemensos menunjukkan sebanyak 11.045 anak menjadi yatim piatu, yatim atau piatu.

Pengamat sosial DR. Devie Rahmawati, M.Hum, yang hadir dalam kesempatan itu menyoroti pengasuhan anak-anak yang ditinggal orang tua akibat Covid 19. “Secara hukum, bahwa anak-anak harus berada di pelukan keluarga utama, seperti nenek, om atau keluarga lainnya, baru kemudian yang paling terakhir adalah panti asuhan. Ini perlu menjadi konsen kita bersama, ini bukan hanya persoalan pemerintah tapi juga kita,” jelas Devie.

Ia menambahkan saat ini adalah waktunya untuk kita menajamkan sinyal sosial. “Negara sudah menyiapkan bansos, tugas lingkungan adalah memberi perhatian. Kegotong royongan itu tidak melulu persoalan materi. Ini seharusnya peran RT-RW sebagai level yang lebih dekat dan tahu keadaan warganya,” tambah Devie.

Terkait bantuan sosial Dr. Kanya Eka Santi, MSW, Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial menegaskan bahwa pemerintah dalam hal memberikan bantuan sosial untuk masyarakat telah memperhitungkan aspek keterpenuhan gizi anak. “Untuk anak-anak ada paket atensi biskuit, kacang hijau dan juga susu. Yang pasti bukan susu kental manis, tapi susu kotak,” jelas Kanya.

Pentingnya perhatian terhadap isi bansos ini mengingat banyaknya temuan bantuan sosial yang diterima masyarakat berisikan makanan instan, ataupun makanan tinggi kandungan gula. Hal ini justru akan menimbulkan masalah baru bagi anak, sebab asupan gula tambahan dalam taraf tinggi pada pola makan harian balita, juga mengakibatkan perubahan biologis, sebagai manifestasi awal penyakit degeneratif pada anak. Di sisi lain, keluarga-keluarga yang mengalami kerawanan pangan juga rentan dalam pemenuhan kebutuhan gizi pada anak. Jika hal ini tidak menjadi perhatian bersama, langkah-langkah ini hanya akan berakibat pada pelanggaran hak anak mendapat makanan bergizi dan hak kesehatan anak.

 

TNI Polri Dampingi Petugas Kesehatan Lakukan Tracing dan Testing Swab Antigen di Poto Tano

Sumbawa Barat – Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, pemerintah melalui Dinas Kesehatan terus melakukan tracing dan testing Swab antigen kepada masyarakat.

Kali ini, tenaga kesehatan dari Puskesmas Poto Tano melakukan tracing dan testing Swab antigen kepada Guru TK, SD dan SMP serta staf Desa Tua Nanga, didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa desa setempat, Rabu (25/8).

“Kegiatan ini untuk mencegah penyebaran dan memotong mata rantai Covid-19, kita menyasar para guru dan staf desa yang setiap hari bekerja melayani masyarakat,” ujar Kapolsek Poto Tano, melalui Kasi Humas Ipda Eddy Soebandi SSos di Taliwang, Kamis (26/8).

Adapun yang diswab antigen yaitu sebanyak 17 orang guru TK Negeri Tua Nanga, SD Tua Nanga dan SMP Satu Atap. Sementara perangkat desa sebanyak 20 orang.

“Total yang dilakukan swab di Tua Nangan yaitu berjumlah 37 orang dari guru dan perangkat desa,” ujarnya.

Dari 37 orang yang diswab, hasilnya tidak ada yang terkonfirmasi positif atau semua dengan hasil negatif.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas dan Babinsa selalu mengimbau warga agar tetap mematuhi protokol kesehata penyebaran Covid-19 yaitu menerapkan 3M.

3M yang dimaksud adalah Menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak.

Sementara itu, diwawancarai terpisah, Dandim 1628/SB melalui Kasdim 1628/SB, Mayor Inf Dahlan, mengimbau warga agar segera melaporkan kepada aparat desa atau TNI Polri jika terdapat gangguan Kamtibmas.

Ia juga meminta warga membatasi mobilitas keluar daerah jika tidak terlalu penting. Untuk menjaga penularan Covid-19 dari luar.

“Saya mengimbau agar warga selalu jujur saat dilakukan tracing contact sehingga mata rantai Covid-19 dapat diputuskan,” katanya.

Ia juga meminta warga agar tidak menyebar informasi yang tidak benar. Yang berdampak pada gangguan Kamtibmas.

Lima Hari Serbuan Vaksinasi Di Seskoau Capai 12 Ribuan Orang

(Lembang, Seskoau). Setelah lima hari pelaksanaan serbuan vaksinasi di Seskoau, telah berhasil mencapai 12 ribuan orang tervaksin, melebihi dari target awal 10 ribu orang. Hal ini merupakan wujud kolaborasi Kemenparekraf RI, Kemenkes RI, Seskoau, Pemprov Jawa Barat, Pemkab Bandung Barat, Danone, dan Homecare 24 dengan melibatkan 71 tenaga kesehatan yang terdiri dari 65 perawat dan 6 dokter setiap harinya.

 

Demikian penyampaian Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., didampingi Dirjian Stratops Seskoau Kolonel Pnb Ramot C.P. Sinaga, S.E., M.Han., dan Dandenma Seskoau Letkol Sus Habibullah, S.Ag., saat meninjau serbuan vaksinasi di GOR Widya Dirgantara, Seskoau, Lembang, Bandung, Rabu (25/08/2021).

 

Jumlah peserta setiap harinya yang mendapatkan vaksin Covid-19 tercatat lebih dari 2000 orang. “Alhamdulilah, dengan dukungan dari Kemenkes RI melalui Dinkes Provinsi Jawa Barat dan Dinkes Kabupaten Bandung Barat jumlah dosis vaksin dapat tercukupi. Inilah wujud kolaborasi yang baik untuk mendukung percepatan vaksinasi,” ujarnya.

 

Serbuan vaksinasi kali ini, katanya, merupakan vaksinasi dosis kedua tetapi karena banyak masyarakat khususnya wilayah Bandung Barat yang belum mendapatkan vaksin dosis pertama sehingga Seskoau berupaya untuk menfasilitasinya dan didukung pemerintah untuk ketersediaan vaksin tersebut.

 

“Kami terus berupaya agar seluruh warga Bandung Barat khususnya mendapat vaksinasi baik dosis pertama dan kedua. Karena adanya pelayanan dosis pertama, doakan kami untuk bisa mengadakan vaksinasi dosis kedua yang tentunya dengan bantuan berbagai pihak,” katanya.

 

Danseskoau merasa senang dengan antusias masyarakat akan pentingnya vaksinasi bagi tubuh dan semakin meningkatnya kesadaran untuk turut serta mendukung program pemerintah mewujudkan percepatan herd immunity.

 

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung baik tenaga, waktu, dan pikiran untuk menyukseskan serbuan vaksinasi di Seskoau. Seskoau sebagai tempat diselenggarakannya vaksinasi tentunya sangat bersyukur dapat berpartisipasi dalam mendukung percepatan kekebalan komunal. Together Yes We Can Do It,” tegasnya. (Pen Seskoau)

Berita Terkini

AS dan Iran Kembali Berunding di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sumbawanews.com,- Delegasi Amerika Serikat dan Iran bertemu di Swiss pada Minggu (21/6) dalam upaya meredakan ketegangan yang memanas akibat serangan Israel di Lebanon. Pertemuan...

Uruguay Balikkan Ketinggalan, Unggul 2-1 atas Tanjung Verde di Babak Pertama

Sumbawanews.com,- Miami — Uruguay berhasil membalikkan kekalahan menjadi keunggulan 2-1 atas Tanjung Verde di babak pertama laga Grup H Piala Dunia 2026 di Miami...

Sensus Ekonomi 2026: 5,5 Juta Usaha di Jabar Akan Didata

Sumbawanews.com,- Badan Pusat Statistik (BPS) menargetkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Barat mampu mencatat 5,54 juta pelaku usaha dan 17,7 juta keluarga, dalam upaya...

Tunisia Goyang Karena Gonta-ganti Pelatih

Sumbawanews.com,- Tersingkir dari Piala Dunia 2026 dengan dua kekalahan telak, timnas Tunisia tak hanya menelan kegagalan di lapangan, tapi juga terpuruk dalam kekacauan manajerial....

Berita Utama