Home Blog Page 3185

Tingkatkan Semangat Pengawasan Laut, Kepala Bakamla RI Tatap Muka Personel Daerah

sumbawanews.com,- Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. mendorong semangat para personel daerah untuk mewujudkan cita-cita membangun pengawasan laut. Pada kesempatan tatap muka tersebut, satu persatu para personel daerah bersalaman dengan pimpinan tertinggi Bakamla RI, di Hotel All Season, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

 

Ada hal khusus yang disampaikan Laksdya Ari,  merujuk pada tugas personel di Zona Kamla, SPKKL dan dermaga. Kepala Bakamla RI berharap para personel dapat memfungsikan, menjaga dan merawat sarana monitoring dan surveillance di masing-masing stasiun dan dermaga yang diawakinya, sehingga Barang Milik Negara (BMN) khususnya yang berbasis teknologi tersebut dapat bermanfaat sesuai maksud keberadaannya. Hal ini mengingat tidak sedikit anggaran yang dibutuhkan untuk alat-alat tersebut, katanya pula.

 

Momen khusus itu berlangsung dalam acara Focus Group Discussion (FGD) tentang Optimalisasi Sistem Integrator Bakamla Integrated Information System (BIIS) Guna membangun sinergitas. Sebelumnya Laksdya Ari pada sesi pembukaan juga mengatakan, meskipun Bakamla RI baru berusia tiga tahun, namun semangat yang diusungnya sudah berusia 45 tahun ke belakang. Saat ini teknologi bukan barang mewah lagi, apalagi untuk mendukung tugas Bakamla RI dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan pelestarian laut.

 

Lebih lanjut dikatakannya, Bakamla RI terus menggali cara agar punya kemandirian dalam pengawasan berbasis teknologi yang bisa menyatukan tugas patroli dengan teknologi pengawasan. Harapannya agar bisa memanfaatkan kemampuan kita sendiri, melalui karya anak bangsa yang tidak berbasis asing untuk mengawasi dan menjaga laut Indonesia.

 

Untuk mewujudkannya, Bakamla RI menggandeng Telkom Indonesia. Turut hadir pada acara pembukaan yaitu Executive Vice Presiden Divisi Government Service Telkom Mohammad Salsabil yang mengamini apa yang telah disampaikan Kepala Bakamla RI.

 

Salsabil mengatakan Telkom turut serta bersama Bakamla RI membangun cita-cita pengawasan, patroli, dan sinergi melalui infrastruktur sistem informasi yang dimilikinya. Dikatakannya pula bahwa Telkom bersama unsur-unsur pemerintah menjalankan tugas dalam hal dukungan terkait permasalahan IT dengan memanfaatkan teknologi yang dimilikinya.

 

Telkom telah mengimplementasikan IT diberbagai institusi, dan terkait Bakamla RI fungsi IT ini sangat penting untuk memudahkan pengelolaan laut, katanya.

 

Hadir sebagai nara sumber dalam acara FGD antara lain Direktur Data dan Informasi Laksma TNI Isbandi Andrianto, S.E., M.M., Direktur Operasi Laut Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr(Han) diwakili Kasubdit Reneval Opsudmar Letkol Laut (P) Asep Budiman, Kepala KPIML Kolonel Laut (P) Berkat Widjanarko, S.E., dan Kasie Pemantauan Data dan Jaringan Satelit Tuti Ida Halida, S.T., M.I.T.M. (Mad/Puspen TNI)

Panglima TNI Resmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima

????????????????????????????????????

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. meresmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima yang ditandai dengan penandatangan prasasti dan penekanan tombol, bertempat di Komplek Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (12/1/2018).

Mengawali sambutannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat kepada umat Katolik di lingkungan Mabes TNI Cilangkap atas diresmikannya Gereja Katolik Bunda Maria Fatima. “Dengan selesainya pembangunan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima, pantas untuk disyukuri dan menjadi berkat bagi umat Katolik di lingkungan Mabes TNI,” ucapnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pembangunan fisik rumah ibadah jangan menjadi yang utama karena yang lebih penting adalah membangun mental dan hati kita, agar umat semakin menghayati apa yang diajarkan oleh Yesus dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara serta dalam hidup menggereja. “Apalah artinya sebuah bangunan tempat ibadah yang megah tanpa diimbangi dengan kemegahan sikap dan perilaku serta Iman pemeluknya,” katanya.

“Dengan kehadiran Gereja Katolik Bunda Maria Fatima di lingkungan Markas Besar TNI Cilangkap akan semakin meningkatkan semangat umat beribadah di gereja. Bukan sebaliknya, setelah tempat beribadah ini menjadi lebih dekat justru umat malas untuk datang beribadah ke gereja,” harapnya.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pembinaan dan pembangunan bidang keagamaan di lingkungan Markas Besar TNI memiliki kedudukan dan peranan yang amat penting sebagai bagian integral dari upaya meletakkan landasan moral dan spiritual yang kokoh bagi keberhasilan pelaksanaan tugas pokok. “Dengan demikian, manusia sebagai subjek pembangunan akan mampu menempatkan diri dalam keselarasan, keseimbangan dan keserasian hidup antara manusia yang satu dengan yang lainnya, masyarakat dan alam lingkungannya serta dengan penciptaNya,” jelasnya.

“Kondisi ini juga menjadi modal utama dalam membina dan mengembangkan kerukunan hidup antar umat beragama, karena dengan terciptanya kerukunan hidup antar umat beragama akan semakin meningkatkan peran serta umat dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Mengakhiri sambutannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa dengan diresmikannya gereja ini, semoga dapat menjadi tempat yang subur untuk mengolah kehidupan rohani dalam mengembangkan dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan para prajurit dan PNS TNI di lingkungan Mabes TNI, sehingga dapat diwujudkan dalam pelaksanaan tugas pengabdiannya kepada bangsa dan negara dengan penuh ketulusan dan keikhlasan hati. (Mad/Puspen TNI)

Bakamla RI Jajaki Framework Kerjasama Bilateral Dengan India CG

sumbawanews.com,- Delegasi Indonesia dipimpin Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto melakukan kunjungan kerja The First Indonesia-India Security Dialogue (IISD-1) dan diterima Penasehat Keamanan India Ajit K. Doval. Pada kesempatan tersebut perwakilan Bakamla RI bertemu dengan Direktur Operasi India Coast Guard (ICG) Laksda Paramesh di kantor Mako ICG, New Delhi India, beberapa hari lalu.

 

Perwakilan Bakamla RI Kabagum Zona Kamla Barat Kolonel Marinir Sandy Muchjidin Latief yang hadir bersama Kepala Pangkalan Serei Kolonel Laut (P) Agung Jaya Saktika mengatakan acara berlangsung dengan aman dan lancar. Pertemuan yang dilaksanakan untuk menjajaki kerjasama bilateral kedua negara di bidang hukum dan keamanan untuk pertama kalinya tersebut berhasil membuka peluang hubungan kerjasama keamanan laut yang lebih baik antara Bakamla RI dengan ICG.

 

Kolonel Sandi mengatakan, melalui pertemuan tersebut Menko membuka peluang atau koridor yang memungkinkan adanya hubungan yang lebih baik antar Coast Guard to Coast Guard. Pembicaraan menghasilkan rencana untuk pelaksanaan IISD ke-2 dalam format working group. Pertemuan ini akan menjadi agenda tetap dalam kerja sama Indonesia-India, dan untuk pertemuan berikutnya rencananya dilakukan di Indonesia.

 

Pertemuan yang difasilitasi secara aktif oleh Dubes RI di India Sugiharto tersebut membahas beberapa peluang kerjasama antara lain patroli bersama, capacity building, dan upaya penanganan masalah keamanan lainnya.

 

Selaku perwakilan ICG, Laksda Paramesh menyambut baik kehadiran Bakamla RI dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, ditengah kompleksnya permasalahan laut, ICG memerlukan adanya otoritas resmi Indonesia di bidang keamanan laut yang dapat menjadi partner India dalam kerjasama untuk mengatasi permasalahan yang ada. Laksda Paramesh juga berharap dapat diberikan kemudahan untuk memantau kapal-kapal yang melewati perairan Indonesia dan bergerak menuju perairan India. (Mad/Puspen TNI)

Pasukan Garuda Misi PBB Doa Bersama Awal Tahun 2018 di Bumi Afrika

(Pen Konga XXXVII-D/Minusca. Sabtu, 6 Januari 2018).  Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) yang sedang melaksanakan misi perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah, menggelar doa bersama dalam rangka pergantian tahun dari 2017 ke 2018.

 

Kegiatan doa bersama mengawali Tahun Baru 2018 yang dilaksanakan oleh seluruh Pasukan Garuda Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca, yang berjumlah 200 personel dari ketiga angkatan (176 personel TNI AD, 19 personel TNI AL dan 5 personel TNI AU) beberapa waktu lalu di Bumi Afrika, digelar di empat daerah penugasan yaitu Bangui, Headquarter, Mbaiki dan Berberati.

 

Dansatgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E. mengatakan bahwa dalam rangka menyambut momen pergantian tahun, bukanlah sesuatu hal yang harus dirayakan dengan istimewa dan suka ria, tetapi harus dimaknai dengan melakukan hal-hal yang positif seperti berdoa, bersyukur, mengevaluasi diri dan kinerja Pasukan Garuda, serta selalu memupuk semangat kebersamaan dan Jiwa Korsa antar anggota Satgas.

 

Menurut Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, perayaan tahun baru yang dilaksanakan oleh Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca di daerah misi Republik Afrika Tengah sangatlah berbeda dengan yang dilaksanakan oleh orang-orang pada umumnya.  “Menghadapi situasi pergantian tahun yang penuh dengan dinamika dalam menghadapi situasi keamanan, kami dituntut untuk siaga dan selalu waspada dengan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi,” ujarnya.

 

“Mengawali tahun 2018 ini, semoga seluruh personel dapat mengevaluasi diri dan melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan untuk kebaikan dan kemajuan Kontingen Garuda di Republik Afrika Tengah,” ucap Dansatgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca.

 

Dalam kesempatan yang sama, usai melaksanakan doa bersama di Markas Indo Eng Coy Camp, Bangui, Republik Afrika Tengah, dilanjutkan acara pemotongan tumpeng bagi personel yang berulang tahun dan pemutaran video kilas balik kegiatan Satgas Kompi Zeni TNI.  Kegiatan ini dihadiri pula oleh para personel Milobs dan Milstaff yang sedang bertugas di Minusca, Republik Afrika Tengah. (Badar/Puspen TNI)

Ibu Nanny Hadi Tjahjanto Dikukuhkan Sebagai “Ibu Raksa Tri Anggana Tantri”

(Puspen TNI).  Ibu Nanny Hadi Tjahjanto selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini dikukuhkan sebagai “Ibu Raksa Tri Anggana Tantri” atau Ibu Asuh Wanita TNI, berdasarkan Skep Panglima TNI Nomor 1012/XII/2017 tentang pengangkatan sebagai Ibu Raksa Tri Anggana Tantri.

 

Acara pengukuhan Ibu Raksa Tri Anggana Tantri di awali dengan Apel Khusus dalam rangka HUT ke-55 Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal), bertempat di Markas Komando Koarmatim, Ujung Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/1/2018).

 

Dalam sambutannya, Ibu Raksa Tri Anggana Tantri menyampaikan kebanggaan dan ucapan selamat kepada segenap Prajurit Wanita TNI Angkatan Laut, yang merayakan HUT ke-55 Kowal Tahun 2018.  “Semoga Kowal senantiasa mampu menunjukkan keberhasilan dan prestasi terbaiknya dalam mengemban setiap tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” harapnya.

 

Lebih lanjut Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa pengukuhan sebagai Ibu Raksa Tri Anggana Tantri merupakan tindak lanjut dari serah terima jabatan Panglima TNI yang telah berlangsung beberapa waktu lalu.   “Tradisi pengukuhan ini diharapkan  memiliki nilai-nilai yang dapat menginspirasi kita semua, khususnya para Wanita TNI dalam menjalankan perannya, baik sebagai perempuan Indonesia maupun sebagai Prajurit TNI,” ujarnya.

 

“Bagi saya pemberian gelar ini bukanlah sekedar simbol penghormatan belaka, tetapi lebih dari pada itu adalah amanah dan tugas mulia untuk membimbing para prajurit Wanita TNI dalam bertugas, bekerja dan mengabdi serta berkarier di lingkungan TNI. Sebagai seorang Ibu sekaligus seorang istri prajurit, saya merasa bangga mendapatkan gelar ini,” kata Ibu Nanny Hadi Tjahjanto.

 

Menurut Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, sehebat apapun prestasi yang di raih, para Prajurit Wanita TNI tetaplah sebagai perempuan yang tidak bisa meninggalkan kodratnya, yaitu sebagai istri pendamping suami dan ibu rumah tangga. Karena itu, keberadaan para Wanita TNI sebagai anggota militer dan kodrat perempuan, haruslah dapat berjalan seiring dan seimbang.  “Gelar yang saya dapat ini akan menjadi pengikat jalinan komunikasi, interaksi, silaturahmi dan hubungan kerja yang baik antara Wanita TNI dengan organiasasi Dharma Pertiwi dan IKKT yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari keberadaan Tentara Nasional Indonesia,” jelasnya.

 

Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa sebagai ibu rumah tangga, para Wanita TNI diharapkan dapat memberikan perhatian dengan penuh kasih sayang kepada putra-putrinya dengan menanamkan nilai-nilai luhur, disiplin, moral, akhlak, etika dan suri tauladan, sehingga tercipta generasi penerus yang berkualitas bagi kepentingan masa depan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

 

“Sebagai anggota militer, para Wanita TNI juga dituntut untuk mampu menjalankan tugas dengan profesional dan menjalani kehidupan kemiliteran di atas pondasi nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit,” kata Ibu Nanny Hadi Tjahjanto mengakhiri sambutannya.

10 Pati TNI AU Terima Penghargaan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama

sumbawanews.com,- Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara menerima Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama melalui seleksi secara ketat, cermat dan dinilai dengan penuh ketelitian, tidak hanya dinilai dari kinerjanya dalam satuan, namun juga tentang kesetiaan, dedikasi, loyalitas yang tinggi serta kerelaan berkorban demi bangsa dan negara.

 

Hal tersebut yang disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. selaku Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) pada saat Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama kepada 10 Pati TNI AU, di Ruang Hening Gedung Pimpinan Mabes TNI AU, Jakarta Timur, Jumat (5/1/2018).

 

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Tanda kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama merupakan penghargaan negara yang diberikan Presiden RI kepada seseorang yang berjasa dan berprestasi luar biasa dalam mengembangkan dan memajukan suatu bidang tertentu yang bermanfaat besar bagi bangsa dan negara.

 

“Penyematan tanda Kehormatan Bintang Swabuana Paksa Pratama ini pada hakekatnya merupakan wujud penghargaan dan pengakuan negara kepada Pati TNI Angkatan Udara yang terpilih atas dedikasi, prestasi dan pengabdian yang luar biasa serta jasa jasanya dalam membangun dan mengembangkan TNI Angkatan Udara,” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berharap ke depan TNI AU harus terus tumbuh dan berkembang seiring dengan dinamika pembangunan nasional dan perkembangan lingkungan strategis sehingga kekuatan Angkatan Udara dapat menjadi salah satu komponen pertahanan negara yang penting untuk mendukung kebijakan negara dalam rangka mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

 

“Pembangunan kekuatan melalui kebijakan Minimum Essential Force (MEF) merupakan upaya yang tepat untuk menjawab kondisi kemampuan anggaran negara. Saat ini kita berharap melalui Renstra yang telah berjalan, TNI Angkatan Udara mampu mewujudkan kekuatan tersebut secara bertahap,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

 

Diakhir amanatnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa pembinaan kemampuan TNI Angkatan Udara diarahkan untuk meningkatkan kesiapan operasional yang serasi antara kemampuan operasional dan kemampuan pendukung serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penggunaan kekuatan Angkatan Udara sehingga peran pejabat dan pimpinan TNI Angkatan Udara sangat menentukan dalam mewujudkan kesiapan operasional TNI Angkatan Udara dengan zero accident. “Untuk terwujudnya keselamatan terbang dan kerja perlu mendapat perhatian yang serius karena zero accident merupakan salah satu barometer terhadap keberhasilan tugas kita,” tandasnya.

 

Adapun 10 Pati TNI AU yang menerima penghargaan tersebut antara lain, Marsda TNI Trisno Hendradi (Sesmilpres Kemsetneg RI), Marsda TNI Seto Purnomo (Dankorpaskhas), Marsda TNI Khoirul Arifin (Pati Mabesau), Marsda TNI Syahrul E Lubis (Staf Khusus Kasau), Marsda TNI Supriharsanto (Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Ketahanan Nasional Lemhanas RI), Marsda TNI Suwandi Miharja, M.D., Marsda TNI Gutomo (TA Pengkaji bidang Diplomasi Lemhanas RI), Marsda TNI Fahru Zain Isnanto (Asrena Kasau), Marsda TNI Kisenda Wiranatakusuma (Kabais TNI) dan Marsda Tatang Herliyansyah (Pati Sahli Tk. III Bidang Jahpres Panglima TNI). (Mad/Puspen TNI)

Ketua Umum Dharma Pertiwi Makan Malam Bersama Taruna AAL

(Puspen TNI. Jumat, 5 Januari 2018).  Ketua Umum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto bersama Ibu Tuti Sutiawati Try Sutrisno dan segenap Pengurus Pusat Dharma Pertiwi, mengunjungi Akademi Angkatan Laut (AAL), Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur, Kamis malam (4/1/2018) dalam rangka Makan Malam Bersama Taruna AAL.

 

Kedatangan Ibu Nanny Hadi Tjahjanto bersama rombongan disambut oleh Ibu Taruna AAL Ibu Endah Ade Supandi dan Ibu Asuh Taruna AAL Ibu Chichi Wuspo Lukito serta Gubernur AAL Laksda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M. beserta pejabat utama AAL dan Pengurus Cabang BS Jalasenastri AAL.

 

Selanjutnya Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto beserta rombongan menuju Gedung Rd. S. Hadiwinarso untuk melaksanakan makan malam bersama Taruna Akademi Angkatan Laut.  Sebelum makan malam, rombongan disuguhi dengan Tari Gandrung Banyuwangi yang dibawakan oleh Taruni-Taruni AAL.

 

Usai makan malam bersama, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Ibu Endah Ade Supandi dan Ibu Chichi Wuspo Lukito melaksanakan pemotongan kue ulang tahun dan memberikan bingkisan kepada para Taruna AAL yang merayakan ulang tahun hari kelahirannya pada bulan ini.

 

Dalam kesempatan tersebut, aneka pentas kesenian dari para Taruna AAL turut memeriahkan acara, diantaranya seni Rampak Gendang, Kulintang Akademi Angkatan Laut dan penampilan Duta Samudra Band. Acara makan malam bersama diakhiri dengan pemberian cindera mata berupa miniatur Kapal Pinisi dari Taruna AAL kepada Ketua Umum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto. (Badar/Puspen TNI)

Berita Foto : Panglima TNI Pimpin Kenaikan Pangkat Kabasarnas

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsdya TNI Muhammad Syaugi, S.Sos., di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (5/1/2018).

Turut hadir dalam acara tersebut, diantaranya Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.B.A., M.P.A., Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Wakasal Laksdya TNI A. Taufiq, R., Wakasau Marsdya TNI Yuyu Sutisna, S.E., S.Sos., M.M.,  Irjen TNI Letjen TNI Dodik Widjanarko serta Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M. (Badar/Puspen TNI)

Mutasi Jabatan 20 Pati TNI

sumbawanews.com,- Mutasi Jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi (Pati) TNI, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira Tinggi TNI.

 

Berdasarkan  Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/12/I/2018, tanggal 4 Januari 2018 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI, telah ditetapkan Mutasi Jabatan 20 Pati TNI, terdiri dari : 18 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 1 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 1 Pati jajaran TNI Angkatan Udara.

 

Dalam mutasi tersebut tercatat sebagai berikut :  18 Pati TNI Angkatan Darat, yaitu Letjen TNI Edy Rahmayadi dari Pangkostrad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun dini), Letjen TNI Agus Kriswanto dari Dankodiklatad menjadi Pangkostrad, Mayjen TNI Andika Perkasa, S.E., M.A. dari Pangdam XII/Tpr menjadi Dankodiklatad, Mayjen TNI Achmad Supriyadi dari Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI menjadi Pangdam XII/Tpr, Brigjen TNI Suhardjanto, S.Sos. dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI, Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak, S.I.P., M.Sc. dari Pangdam IX/Udy menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P. dari Wadanjen Akademi TNI menjadi Pangdam IX/Udy, Mayjen TNI Dodi Usodo Hargo, S., S.I.P., M.M. dari Danseskoad menjadi Wadanjen Akademi TNI, Brigjen TNI Kurnia Dewantara dari Wadanseskoad menjadi Danseskoad, Brigjen TNI Nugroho Tjendakiarto, S.H. dari Dirdik Kodiklatad menjadi Wadanseskoad, Brigjen TNI Eka Wiharsa dari Dansecapaad menjadi Dirdik Kodiklatad, Kolonel Urip Wahyudi, S.I.P. dari Pamen Denma Mabesad menjadi Dansecapaad, Brigjen TNI A.A.B. Maliogha dari Kasdam XIII/Mdk menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Fajar Setyawan, S.I.P. dari Danrem 072/Pmk (Yogyakarta) Kodam IV/Dip menjadi Kasdam XIII/Mdk, Kolonel Kav Muhammad Zamroni, S.I.P. dari Dankorsis Seskoad menjadi Danrem 072/ Pmk (Yogyakarta) Kodam IV/Dip, Brigjen TNI Muslimin Akib, S.E., M.M. dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI A. Raharyono, S.I.P., M.Si. dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Jimmy Hendrik Kindangen, S.H., S.Th., M.Th. dari Agen Madya pada Deputi Bid. Intelijen Dalam Negeri BIN menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

 

1 (satu) Pati TNI Angkatan Laut, yaitu Mayjen TNI (Mar) Gatot Subroto dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).

 

1 (satu) Pati TNI Angkatan Udara, yaitu Marsda TNI Noor Pramadi, S.E. dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun). (Mad/Puspen TNI)

Akibat Konsumsi Susu Kental Manis, 2 Balita Dilarikan Ke RS

Kondisi Muhammad Adam Saputra, bayi berusia tujuh bulan yang menderita gizi buruk, sementara di rawat di RS Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto: (Akbar Fua/Liputan6.com)

Kendari, Sumbawanews.com.- Dua balita yakni Muhammad Adam Saputra berusia 7 bulan dan Arisandi, balita berusia 10 bulan di Kota Kendari terpaksa harus dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Bahteramas, Provinsi Sulawesi Tenggara, sejak Sabtu 30 Desember 2017 karena mengalami gizi buruk yang diduga sering diberi minum susu untuk orang dewasa yakni Susu Kental Manis (SKM).

Dikutip dari Liputan6.com, Berat badan Muhammad Adam Saputra, sejak masuk di rumah sakit hanya seberat 4,8 kilogram. Sedangkan kondisi badan Arisandi lebih memprihatinkan. Selain terbaring lemah, kulitnya juga terkelupas.

Humas RSUD Bahteramas Sulawesi Tenggara, Masita mengatakan, kedua bayi itu mengalami gizi buruk. Penyebabnya, kedua bayi tidak diberikan asupan ASI dan nutrisi yang cukup.

“Badannya seperti gejala alergi, bengkak-bengkak. Kemudian, kulit terkelupas dan kondisi tubuh kurus dan lemah,” ujar Masita, Rabu, 3 Januari 2018.

Tetapi setelah dirawat intensif selama dua hari, berat keduanya mulai membaik. Berat badannya makin bertambah setelah mendapatkan cairan infus dan suplai nutrisi.

Tunru (21), ayah Muhammad Adam Saputra mengatakan, bayinya sempat mengalami demam sebelum masuk rumah sakit. Sebelumnya, kondisi anaknya baik-baik saja.

Alasan Ekonomi

Karena keterbatasan biaya, anaknya hanya diberi minum kental manis untuk orang dewasa. Hal ini dilakukan selama beberapa hari untuk mencukupi kebutuhan ASI. Sebelum memberi minum anaknya susu untuk orang dewasa, Tunru mengatakan pernah memberikan bayinya salah satu jenis susu untuk balita.

“Tapi, setelah itu sempat beberapa hari saya kasi minum susu kaleng orang dewasa,” ujar Tunru.

Senada dengan Tunru, ibu dari Arisandi, Lisa juga mengaku memberi minum anaknya susu murah dengan merek dan jenis yang sama yang diberikan Tunru kepada bayinya. Harga susu per kaleng berkisar Rp 10.000 hingga Rp 11.000.

Kedua orangtua bayi mengakui, kondisi ekonomi pas-pasan menyebabkan mereka sempat memilih salah satu merek susu kaleng untuk diberikan kepada anaknya. Meskipun, keduanya juga mengaku pernah membelikan jenis susu balita untuk diminum anaknya.

Tunru (21), ayah dari Muhammad Adam Saputra, adalah pekerja serabutan. Kadang-kadang, bekerja sebagai kuli bangunan.

Sementara Abu (31), ayah dari Arisandi berprofesi sebagai petani palawija di Desa Ulu Pohara, Kecamatan Lahungkumbi, Kabupaten Konawe. Jika sedang tak musim tanam, Abu berusaha mencari pekerjaan lain untuk menghidupi keluarganya.

Karena itu, pihak Rumah Sakit Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara menyatakan akan menanggung penuh biaya pengobatan kedua anak mereka. Keduanya akan ditanggung program Kartu Sehat Bahteramas, salah satu program kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di Kota Kendari.

“Mereka sampai keluar dari rumah sakit, akan dibiayai, sebab untuk keduanya tidak memiliki kartu BPJS,” ujar humas rumah sakit, Masita.

Alasan Ekonomi

Karena keterbatasan biaya, anaknya hanya diberi minum kental manis untuk orang dewasa. Hal ini dilakukan selama beberapa hari untuk mencukupi kebutuhan ASI. Sebelum memberi minum anaknya susu untuk orang dewasa, Tunru mengatakan pernah memberikan bayinya salah satu jenis susu untuk balita.

“Tapi, setelah itu sempat beberapa hari saya kasi minum susu kaleng orang dewasa,” ujar Tunru.

Senada dengan Tunru, ibu dari Arisandi, Lisa juga mengaku memberi minum anaknya susu murah dengan merek dan jenis yang sama yang diberikan Tunru kepada bayinya. Harga susu per kaleng berkisar Rp 10.000 hingga Rp 11.000.

Kedua orangtua bayi mengakui, kondisi ekonomi pas-pasan menyebabkan mereka sempat memilih salah satu merek susu kaleng untuk diberikan kepada anaknya. Meskipun, keduanya juga mengaku pernah membelikan jenis susu balita untuk diminum anaknya.

Tunru (21), ayah dari Muhammad Adam Saputra, adalah pekerja serabutan. Kadang-kadang, bekerja sebagai kuli bangunan.

Sementara Abu (31), ayah dari Arisandi berprofesi sebagai petani palawija di Desa Ulu Pohara, Kecamatan Lahungkumbi, Kabupaten Konawe. Jika sedang tak musim tanam, Abu berusaha mencari pekerjaan lain untuk menghidupi keluarganya.

Karena itu, pihak Rumah Sakit Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara menyatakan akan menanggung penuh biaya pengobatan kedua anak mereka. Keduanya akan ditanggung program Kartu Sehat Bahteramas, salah satu program kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di Kota Kendari.

“Mereka sampai keluar dari rumah sakit, akan dibiayai, sebab untuk keduanya tidak memiliki kartu BPJS,” ujar humas rumah sakit, Masita. (*/Ahmad Akbar Fua/Liputan6.com)

Berita Terkini

Polisi Halang Aksi Mahasiswa UBK di Tugu Tani

Sumbawanews.com,- Massa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) diadang aparat kepolisian di Kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, pada Senin, 15 Juni 2026,...

Insta360 Luna Ultra Resmi Hadir di Indonesia dengan Dua Lensa Leica

Sumbawanews.com,- Jakarta – Insta360 meluncurkan Luna Ultra di Indonesia, kamera gimbal portabel pertama yang menggabungkan teknologi lensa Leica dan desain modular yang revolusioner. Dirancang...

Prabowo Ajak Dunia Pilih Diplomasi, Bukan Perang

Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyelesaian konflik internasional harus berlandaskan dialog, bukan kekerasan. Pernyataan itu disampaikannya saat menerima kunjungan kenegaraan Presiden Jerman Frank-Walter...

Anak di Bawah 16 Dilarang Gunakan Media Sosial di Inggris

Sumbawanews.com,- Pemerintah Inggris mengumumkan larangan total penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, sebuah kebijakan yang diklaim sebagai yang paling ketat...

Anak Putri Mahkota Norwegia Dihukum 4 Tahun Penjara

Sumbawanews.com,- Marius Borg Høiby, putra sulung Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit, divonis empat tahun penjara oleh Pengadilan Distrik Oslo setelah dinyatakan bersalah atas dua kasus...

Berita Utama