Home Blog Page 3051

Ditengah pandemi Corona, Kodim 1606/Lobar gelar Panen Raya serentak di dua lokasi

Mataram – Ditengah pandemi Corona Virus Desease (COVID-19) yang membuat semua perhatian dan daya upaya pemerintah tercurah untuk memutus mata rantai penyebarannya serta mengurangi dampak sosial yang diakibatkan virus yang berasal dari cina daratan ini Kodim 1606/Lobar menggelar panen raya secara serentak di dua lokasi berbeda.

Yaitu dipersawahan milik Kelompok Tani Sayang Lauk I seluas 30 Ha yang berada di lingkungan Rungkang Jangkuk Kelurahan Sayang Sayang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram, dan lokasi kedua berada di wilayah Narmada dipersawahan milik Kelompok Tani Darma Tani Dusun Tanak Beaq Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat seluas 232 Ha.

Panen raya dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan tersebut mengangkat tema ”Dengan panen raya kita tingkatkan ketahanan pangan nasional” dipimpin langsung Komandan Kodim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll bertempat di lahan persawahan lingkungan Rungkang Jangkuk Kelurahan Sayang Sayang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan panen raya sebagai bentuk kemandirian kita dalam usaha ketahanan pangan ditengah pandemi virus corona, dan kami harap masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan pangan, karena saat ini persediaan beras di Bulog tersedia hingga 10 bulan kedepan, ” ungkap Efrijon Kroll dalam sambutannya.

Menurutnya, sektor pertanian menjadi harapan untuk menjaga ketersediaan pangan secara nasional khususnya di wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat dan NTB, sehingga harus memperhatikan kesejahteraan petani dengan menjaga kesetabilan harga jual produk pertanian baik padi, jagung ataupun kedelai.

Tak lupa Dandim alumni Akmil 1995 ini mengingatkan masyarakat agar menjaga diri dan keluarga dari Covid-19 tentunya dengan tetap mematuhi dan melaksanakan imbauan dan kebijakan pemerintah sehingga semuanya berjalan optimal.

Sementara panen raya di Dusun Tanak Beaq yang dipimpin Pasiter Kodim 1606/Lobar Mayor Inf R Sugondo. Dari lahan seluas 232 Ha terealisasi hanya 198 Ha karena terkendala perbaikan bendungan irigasi.

Diharapkan dari hasil panen raya ini menambah persediaan bahan pangan dalam menghadapi pandemi Corona maupun dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Dalam kegiatan panen raya tersebut pelaksanaannya tetap memperhatikan protokol kesehatan, yaitu mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, menggunakan masker dan social distancing serta physical distancing hadir Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi, SH., Kajari Mataram, Kadistan Kota Mataram, Kepala BPTP Kota Mataram, Camat Cakranegara, Danramil 02/Cakranegara, Danramil 05/Mataram, Kasat Sabhara Polres Mataram, Lurah Sayang Sayang, Kepala Lingkungan Rungkang Jangkuk dan Ketua Poktan Sayang Lauk I.

Sementara di panen raya di Narmada dihadiri Danramil 1606-08/Narmada, PLT Camat Narmada, Kapolsek Narmada, Kepala UPTD Narmada, Kades Tanak Beaq, PPL, Tokoh Agama dan Ketua Poktan Tanak Beaq.

Rencananya besok, Kamis (23/4) Kodim 1606/Lobar kembali akan menggelar panen raya di Bayan Kabupaten Lombok Utara.

Kogabwilhan-I “Peduli & Berbagi Menyambut Ramadhan”

sumbawanews.com,- Tentara Nasional Indonesia dalam hal ini Komando Wilayah Pertahanan-I (Kogabwilhan-I) menyikapi perkembangan secara Nasional saat ini terlebih di wilayah Ibu Kota Jakarta yang masih berlangsung Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dalam memutus mata rantai Corona dengan menindak lanjuti himbauan Presiden RI Jokowi untuk melaksanakan kegotong royongan dalam membantu kesulitan yang dihadapi masyarakat saat ini.

Kogabwilhan -I kembali melakukan kegiatan peduli dan berbagi untuk kesekian kalinya, namun menjelang Ramadhan tahun ini kegiatan tersebut diberikan kepada para Penyandang Disabilitas (Tunanetra) bertempat di Rumah Aspirasi Tunanetra Indonesia Jl. Griya Wartawan RT. 3 RW. 5 Cipinang Besar Kec. Jatinegara, Rabu (22/4/2020). Kegiatan penyerahan paket bantuan tersebut dilakukan oleh Kas Kogabwilhan-I Mayjen TNI Richard Tampubolon., S.H., M.M. yang mewakili Pangkogabwilhan- I. Laksdya TNI Yudo Margono, S.E, M.M.

Selain itu hadir pula Syekh Ali Jaber pendakwah dan tokoh ulama Indonesia yang ikut hadir juga untuk mengajak seluruh umat Islam dalam menyambut bulan Ramadhan 1441 H tahun ini senantiasa selalu mengikuti anjuran pemerintah diantaranya Sholat Tarawih di rumah, tidak Mudik maupun menjaga jarak sesuai ketentuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Adapun paket yang diberikan berupa 1.000 Kg Beras, 100 Kg gula pasir, 100 Kg minyak, 100 Doz mie instan dan Cairan Sanitizer. (Ahm)

Cegah Covid-19, Danramil Lape Lopok bersama Muspika Kecamatan Lopok bagikan Masker ke Warga

Sumbawa – Dalam rangka mencegah penyebaran Pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Sumbawa, Danramil 1607-06/Lape Lopok Kapten Inf Amdatullah bersama Muspika Kecamatan Lopok dan Kapolsek Lape Lopok mensosialisakan Pencegahan Virus Covid-19 dan membagikan masker kepada masyarakat di Areal Pasar Langam, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa, Rabu (22/04).

Sosialisasi sekaligus pembagian masker tersebut merupakan upaya peran aktif anggota TNI-Polri serta Pemerintah Daerah dalam memutus rantai penularan Virus Corona di Kabupaten Sumbawa. Hal ini dimaksudkan untuk melindungi warga akan Pandemi Virus Covid-19.

Pihaknya gencar melakukan sosialisasi untuk menggugah kesadaran warga. Upaya untuk mencegah penyebaran virus tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat baik TNI-Polri maupun Pemerintah namun harus didukung oleh segenap masyarakat.

“Melalui Gugus Tugas kami akan selalu siap membantu dan mendukung Pemerintah terkait upaya Pencegahan Covid-19 ini,” ungkap Danramil.

Ringankan Beban Lansia, Danrem 162/WB Berbagi Sembako dan Masker di Lotim

Lombok Timur – Dalam rangka menghadapi dan mendukung program pemerintah terkait dengan imbauan social distancing dan stay at home, Korem 162/WB bekerjasama dengan perhimpunan Indonesia Tionghoa (Inti) NTB menyalurkan dan membagikan sembako kepada masyarakat lanjut usia Desa Rarang, Desa Rarang Tengah dan Desa Jenggik Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur, Rabu (22/4).

Pembagian ratusan sembako dan masker langsung diserahkan Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, Kapolres Lotim AKBP Tunggul Senantrio, S.IK., dan perwakilan Inti NTB.

Danrem 162/WB dalam sambutannya menyampaikan pihaknya bekerjsama dengan perhimpunan Inti NTB untuk berbagi sembako dan masker kepada warga khususnya yang berusia lansia dan sepuh.

“Ini sebagai bentuk perhatian agar masyarakat tetap semangat dan sehat sehingga dapat bersama-sama melawan wabah virus corona,” ujar Danrem.

Hal yang sama juga pernah dilakukan Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Utara.

Selain itu, Ahmad Rizal Ramdhani juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap berpedoman kepada petunjuk dan imbauan pemerintah, terutama menggunakan masker, jaga jarak dan sering cuci tangan apabila menyentuh mulut, hidung atau mata.

“Insyaa Allah, dengan kedisiplinan yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga mengikuti imbauan maka kita akan selamat dari Covid-19,” imbuhnya.

Terkait dengan pelaksanaan ibadah, Danrem mengimbau masyarakat untuk sementara selama Covid-19 dilaksanakan di rumah masing-masing demi keselamatan dan kesehatan bersama.

“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan hubungan tali silaturahmi yang semakin erat dan juga bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Sebelumnya, Kades Rarang Lalu Asmayadi dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas bantuan Korem dan Inti NTB kepada masyarakat Desa Rarang walaupun terbatas, namun sangat membantu warga.

“Alhamdulillah, ini merupakan bentuk kepedulian dan kerjasama yang solid antara TNI dan Polri di NTB,” jelas Asmayadi.

Selain bantuan ini, lanjutnya, masih ada bantuan lainnya seperti Bansos, JPS Gemilang dari Provinsi NTB, BPNT dan juga ada bantuan dari dana desa dalam bentuk BLT dengan mengeliminir pembangunan fisik dan dialihkan kepada BLT.

Usia memberikan sambutan, Danrem bersama Dandim dan Kapolres Lombok Timur membagikan sembako secara simbolis kepada warga yang hadir di Masjid Al Lukmanul Hakim Desa Rarang dan di Masjid Jami’ Libasuttaqwa Desa Jenggik Kecamatan Terara.

Danrem 162/WB : Korem 162/WB Siap Dukung Program Ketahanan Pangan Antisipasi Cadangan Logistik Hadapi Covid-19

Lombok Timur – Kodim 1615/Lotim menggelar panen raya bersama kelompok tani Pemuda Girang Gati Dusun Kampung Masjid Desa Lendang Nangka Kecamatan Masbagik Lombok Timur diatas lahan seluas tiga hektar milik H. Lalu Indra, Rabu (22/4).

Panen raya bersama Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dihadiri Forkopimda Lombok Timur dan masyarakat Desa Lendang Nangka.

Dalam wawancaranya dengan insan media, Danrem 162/WB menyampaikan panen raya ini untuk memberikan semangat kepada masyarakat Lombok Timur mengingat Covid-19 semakin hari semakin bertambah jumlahnya, namun dengan adanya panen raya ini, NTB siap dengan logistik.

Pada kondisi seperti ini, kata Danrem, kita masih diberikan kesempatan untuk melaksanakan panen raya. “Ini sebagai bukti kecintaan Allah SWT kepada kita semua, untuk itu harus lebih semangat lagi melawan virus corona tentunya dengan melaksanakan Imbauan dan kebijakan pemerintah termasuk maklumat Kapolri,” bebernya.

Orang nomor di jajaran Korem 162/WB tersebut juga menegaskan pihaknya mendukung sepenuhnya program pemerintah baik provinsi maupun kabupaten dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah NTB.

Terkait dengan ketahanan pangan, pihaknya juga sudah menginstruksikan satuan jajaran Korem untuk mendukung sepenuhnya pelaksanaan kegiatan ketahanan pangan salah satunya debgan panen raya.

Danrem berharap dengan adanya musim panen ini, selain kesiapan logistik di NTB aman hingga tahun depan, juga dapat membantu para TKI yang kembali ke kampung halaman maupun masyarakat yang dirumahkan oleh perusahaan untuk bekerja membantu proses panen padi sehingga ada penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Sebelumnya, Bupati Lombok Timur Drs. H.M. Sukiman Azmy, MM., menyampaikan panen raya ini dilakukan sebagai jaminan ketersediaan pangan ketika masyarakat tidak boleh pergi kemana-mana sebagai dampak dari wabah virus corona.

Kabupaten Lombok Timur dalam hal ini memberikan alokasi bantuan kepada seluruh masyarakat selama tiga bulan kedepan mulai bulan April, Mei dan Juni 2020.

“Bantuan ini dalam bentuk sembako dan diantarkan melalui RT, dusun, desa dan kecamatan dengan waktu yang berbeda sehingga tidak terjadi penumpukan masyarakat,” terang Bupati.

Untuk persediaan beras di gudang Bulog, lanjut mantan Dandim 1615/Lotim, masih 1.500 ton, sedangkan di gudang masyarakat cukup besar lebih banyak daripada di gudang Bulog. Sementara dari Dinas Pertanian memberikan jaminana bahwa potensi panen raya tahun ini mencapai jutaan ton, maka selama tahun ini, logistik di Kabupaten Lombok Timur masih aman dan terjaga.

Bupati Lotim juga berharap dalam menghadapi Covid-19 dapat ditangani dengan baik, baik dari aspek kesehatan maupun perekonomian masyarakat akan diatur sehingga terpenuhi kebutuhan masyarakat.

Usia memberikan sambutan, acara dilanjutkan dengan panen raya dan pembagian sembako secara simbolis kepada anak yatim oleh Bupati Lotim bersama Danrem 162/WB didampingi Dandim 1615/Lotim dan Kapolres Lotim.

Atasi COVID-19 Putus Rantai Penularan, Obati dan Isolasi

sumbawanews.com,- Kasus penularan Covid-19 di Indonesia terus diupayakan untuk mengatasinya. Salah upaya mengatasi Covid-19 dilakukan dengan memutus rantai penularan, yaitu dengan menemukan orang-orang yang terinfeksi untuk diobati dan diisolasi.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam jumpa Pers di Graha BNPB sebagai mana yang disiarkan oleh akun Youtube BNPB Indonesia di Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Ditegaskan oleh Yurianto bahwa langkah untuk menemukan sumber penularan dilakukan dengan beberapa cara, yaitu memantau orang yang memiliki riwayat berpergian di daerah episenter dan menelusuri kontak dari pasien yang sudah terinfeksi.

Yurianto menghimbau orang-orang yang berasal atau pernah berpergian dari daerah episenter Covid-19 untuk sadar diri, meskipun tidak ada gejala atau keluhan, dengan melakukan isolasi diri selama 14 hari, menggunakan masker, dan menjaga jarak.

Menurut Yurianto, semua orang berpotensi membawa virus corona atau penyebab Covid-19, meskipun tanpa gejala atau keluhan apapun. Karena itu, menggunakan masker dan menjaga jarak merupakan salah satu cara penting untuk mencegah penularan.

“Cara kedua dengan menelusuri kontak dari pasien yang sudah terinfeksi tingkat keberhasilannya bergantung dari peran serta masyarakat, mulai dari RT/RW, Desa, Kelurahan, Kecamatan, hingga Dinas Kesehatan dibantu aparat setempat,” tuturnya.

Yurianto mengatakan, pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan yang terarah untuk penanganan Covid-19, salah satunya dengan menyiagakan pemerintahan tingkat desa untuk menjadi benteng pencegahan penularan Covid-19 yang mandiri.

Yurianto kembali mengingatkan langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19, yaitu dengan tetap tinggal di rumah karena tidak tahu siapa saja yang menjadi pembawa virus.

“Ada yang membawa virus tanpa ada gejala atau gangguan. Bila memang terpaksa keluar rumah, gunakan masker dan batasi waktu di luar rumah. Hindari kerumunan dan jangan naik kendaraan umum yang penuh sesak,” katanya.

Bila memang terpaksa keluar rumah untuk membeli makanan, Yurianto menyarankan untuk membeli makanan dan memakannya di rumah, bukan di tempat orang berjualan. (Gugus Tugas PP Covid-19)

TNI Terus Bantu Warga Yang Kurang Mampu

sumbawanews.com,- Di tengah merebaknya pandemi wabah Virus Corona atau Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), TNI dan Polri terus membantu warga yang kurang mampu dengan membagikan makanan siap saji yang dikelola oleh Dapur Umum TNI-Polri. Penyelenggraaan Dapur Umum tersebut sesuai dengan perintah Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang bertujuan menunjang kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19.

Dapur Umum TNI-Polri berlokasi di Kelurahan Kapuk, Jalan Kapuk Kamal Raya, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat, Batalyon Perbekalan dan Peralatan (Yonbekpal) 1/Marinir, Mako Marinir Cilandak, Jakarta Selatan serta Koramil Cilincing, Jalan Cilincing Landak No. 39, Jakarta Utara.

Komandan Rayon Militer (Danramil) Kodim 0504/JS Mayor Inf Siswo Prandoko yang ikut serta dalam mendistribusikan nasi bungkus kepada warga yang kurang mampu di Rt. 7, 8 dan 9 Rw 6 Kel. Baru, Kec. Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2020) mengatakan bahwa pembagian pendistribusian bantuan nasi siap saji dari Mabes TNI sudah berlangsung selama delapan hari.

Wilayah Koramil Tebet ini membawahi tujuh Kelurahan dan pembagian nasi bungkus dilakukan secara bergilir di masing-masing Kelurahan dengan diprioritaskan untuk warga yang kurang mampu.

Pembagian nasi bungkus (pagi, siang dan malam) untuk warga yang kurang mampu dibagikan langsung dari rumah ke rumah, dengan tetap menerapkan physical distancing (pembatasan fisik) dan social distancing (pembatasan sosial).

Sementara itu, Sekretaris Rw. 6 Bapak Misar M. Nur mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri yang sudah memberikan bantuan berupa nasi bungkus kepada warganya yang terdampak pandemi wabah Covid-19 termasuk yang sedang melaksanakan PSBB di wilayah DKI Jakarta. (Ahm)

UPZ Mabes TNI Bantu Alat Pelindung Diri Untuk Rumah Sakit TNI

sumbawanews.com,- Di tengah pasien positif yang setiap harinya terus bertambah, Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis menjadi persoalan serius, karena kekurangan stok APD. Oleh sebab itu, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Unit Organisasi Mabes TNI dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri untuk tenaga medis yang sedang menangani pasien positif Virus Corona atau Covid-19 di Rumah Sakit TNI.

Bantuan Alat Pelindung Diri dari UPZ Unit Organisasi Mabes TNI dan Baznas diserahkan secara simbolis oleh Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Diyah Yudanardi kepada masing-masing perwakilan personel kesehatan Rumah Sakit Angkatan, bertempat di Ruang Loby Gedung Adi Sutjipto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2020).


APD tersebut diserahkan untuk Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) sebanyak 200 pcs, Dinas Kesehatan Angkatan Laut (Diskesal) sebanyak 150 pcs, Dinas Kesehatan Angkatan Udara (Diskesau) sebanyak 150 pcs. (Ahm)

Up Date Terbaru: Positif Covid-19 Menjadi 108 Orang, 15 Positif Baru Hari Ini Dan Masih Di Dominasi Cluster Gowa.

Mataram – sumbawanews.com,- Sekretaris Daerah Selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. LALU GITA ARIADI, M.Si menjelaskan pada hari ini, Selasa 21 April 2020 telah diperiksa 74 sampel dengan hasil 55 sampel negatif, 4 (empat) pasien sampel ulangan positif, dan 15 sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus
baru positif tersebut, antara lain :

• Pasien nomor 94, an. Ny. M, perempuan, usia 33 tahun tahun, penduduk Desa Sakra,
Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 95, an. Ny. S, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Moyot, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan
kondisi baik;

• Pasien nomor 96, an. Ny. JH, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Moyot, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 97, an. Ny. R, perempuan, usia 65 tahun, penduduk Desa Sakra, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 98, an. Tn. U, laki-laki, usia 74 tahun, penduduk Desa Paok Lombok,
Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 99, an. Ny. N, perempuan, usia 62 tahun, penduduk Desa Bengkel Selatan, Kecamatan Labu Api, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Pasien ke rumah sakit karena batuk, sesak, demam, dan riwayat bronkhitis. Saat ini dirawat di
Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 100, an. Tn A, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina di Wisma Nusantara Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 101, an. Tn. KM, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina di Wisma Nusantara Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 102, an. Tn. RA, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina di Wisma Nusantara Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 103, an. Ny. RM, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke
daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan orang yang melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Saat ini menjalani karantina di Wisma Nusantara Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 104, an. Tn. H, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina di Wisma Nusantara Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 105, an. Tn. CAF, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Cakra Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina di Wisma Nusantara Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 106, an. Tn. MZ, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina di Wisma Nusantara Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 107, an. Tn. H, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina di Wisma Nusantara Kota Mataram dengan kondisi baik;

• Pasien nomor 108, an. Tn. AA, laki-laki, usia 14 tahun, penduduk Kelurahan Bintaro,
Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina di Wisma Nusantara Kota Mataram dengan kondisi baik.

Dengan adanya tambahan 15 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, tidak ada sembuh baru, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (21/4/2020) sebanyak 108 orang, dengan perincian 11 orang sudah sembuh, 4 (empat) orang
meninggal dunia, serta 93 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan orang yang
terkonfirmasi positif.

Populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku
Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Sebanyak 506 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil tidak ada yang reaktif, 600 ODP/OTG
diperiksa dengan hasil 22 orang (3,7%) reaktif, dan 1.299 PPTG perjalanan Gowa Makassar diperiksa dengan hasil 354 orang (27,3%) reaktif. Semua orang dengan hasil RDT reaktif dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan diagnosa Covid-19.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 300 orang dengan perincian 185 orang (62%) PDP masih dalam pengawasan, 115 orang (38%) PDP selesai
pengawasan/sembuh, dan 15 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.522 orang, terdiri dari 847 orang (19%) masih dalam pemantauan dan 3.675 orang (81%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 1.612 orang, terdiri dari 1.119 orang (69%) masih dalam pemantauan dan 493 orang (31%) selesai pemantauan. Sedangkan PelakuPerjalanan
Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 44.181 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 13.762 orang (31%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 30.419 orang (69%).

Wujudkan Mimpi Putra Papua Jadi TNI, Personel Yonif 411 Kostrad Tempa Roni Kabarjay

(Merauke). Dalam rangka mendukung mewujudkan mimpi putra asli Papua menjadi prajurit TNI AD, personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad, memberikan pembinaan kepada Yusuf Roni Kabarjay  (20 th) seorang pemuda yatim piatu di perbatasan RI-PNG, warga Kampung Toray, Distrik Sota.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Selasa (21/4/2020). “Pembinaan rutin secara langsung diberikan oleh empat personel Pos Toray dipimpin Danpos Toray Letda Inf Wesly Tanaem kepada Yusuf Roni Kabarjay, yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi Rekrutmen Tamtama PK TNI AD tahun 2020 bertempat di Ajenrem 174/ATW,” tambahnya.

 

Dansatgas mengatakan bahwa pembinaan yang diberikan meliputi materi kesegaran jasmani A (lari 12 menit), kesegaran jasmani B (pull up, sit up, push up, shutle run) dan materi test Psikologi. Tujuan dari pembinaan tersebut sebagai bekal dalam mengikuti serangkaian test yang akan dihadapi untuk bisa lulus seleksi menjadi Prajurit TNI AD.

 

Pembinaan secara khusus diberikan oleh personel Satgas ini sebagai wujud dukungan kepada pemuda-pemudi di perbatasan, yakni warga Papua yang bercita-cita menjadi Prajurit TNI AD, agar dapat bermanfaat dan menjadi bekal untuk menghadapi test.

 

Menurut Mayor Inf Rizky Aditya, pembinaan  merupakan hal yang penting dalam kesiapan mendaftar jadi prajurit TNI. Selama pembinaan yang dilaksanakan terjadwal sejak jauh-jauh hari itu, diberikan motivasi, latihan fisik serta latihan test psikologi untuk menjadi bekal dalam menghadapi seleksi.

 

“Sebagai Satgas Pamtas tentunya kita sangat mendukung penuh jika putra-putri Papua ingin menjadi prajurit TNI, dengan senang hati akan kita bantu berikan pembinaan supaya menjadi bekal dalam seleksi serta mudah-mudahan dapat mengantarkannya bisa lulus menjadi prajurit TNI AD,” katanya.

 

Sementara itu, Yusuf Roni Kabarjay menyampaikan ucapan terima kasih kepada Abang-abang TNI dari Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad yakni Pos Toray, yang telah memberikan pembinaan dan motivasi untuk mengikuti seleksi menjadi prajurit TNI AD.

 

“Saya baru pertama kali mendaftarkan diri mengikuti seleksi ini, dengan dibantu oleh abang-abang TNI dari Kostrad, ada banyak sekali ilmu dan materi yang saya peroleh, mudah-mudahan ini dapat menjadi bekal saya untuk mewujudkan mimpi menjadi TNI AD,” ucapnya. (Bdr)

Berita Terkini

Jerman Tersingkir, Klopp Tegaskan Tak Terima Tawaran Pelatih Timnas

Sumbawanews.com,- Timnas Jerman resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti 3-4 dari Paraguay di babak 32 besar, Selasa (30/6) waktu setempat....

Pantai Gading Lawan Norwegia di 32 Besar Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Pertandingan seru antara Pantai Gading dan Norwegia bakal memulai babak 32 besar Piala Dunia 2026 pada Rabu, 1 Juli 2026, pukul 00.00 WIB,...

Semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Bukit Damai Gelar Selamatan Desa dan Sedekah Bumi

Sumbawa Barat Sumbawanews.com – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah terasa begitu kental di Desa Bukit Damai, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Ratusan...

Meksiko Hadapi Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Pertandingan antara Meksiko dan Ekuador bakal menjadi laga sengit di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Rabu (1/7) pukul 00:00 WIB di Dallas...

Berita Utama