Home Blog Page 2704

Kabintaldam XVII Cendrawasih Berikan Motivasi Mantapkan Mental Rohani dan Ideologi Kejuangan Satgas Yonif MR 413 Kostrad

sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad menerima Pembekalan pembinaan mental Rohani dan Ideologi Kejuangan dari Kabintaldam XVII/Cendrawasih Letkol Arh Antonius Andre Wira bertempat di Pos Kotis Skouw Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Jumat (06/11/2020).

 

Kegiatan yang digelar pada hari Kamis (05/11) tersebut setidaknya dihadiri oleh enam puluh personel Pos Kotis Skouw Satgas Yonif MR 413 Kostrad. “Izin melaporkan Kabintal, personel Satgas kami sejumlah 450 orang yang tersebar di dua wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom,” ujarnya.

 

“Terdapat delapan belas Pos Satgas, selanjutnya kami berharap dengan Pembekalan yang diberikan, semakin memantapkan mental rohani dan ideologi Kejuangan para prajurit dalam mendukung tugas pokok Satuan Tugas kami,” ucap Mayor Anggun dalam memberikan sambutan awal kepada Kabintaldam.

 

Sementara itu, dalam pembekalannya, Kabintaldam Letkol Arh Antonius Andre Wira menyampaikan bahwa pembinaan mental Rohani dan Ideologi Kejuangan merupakan bekal pokok dalam setiap kegiatan termasuk tugas operasi. “Karena dengan bekal kerohanian yang diwujudkan dalam beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa dan bekal Ideologi Kejuangan, maka semua tugas yang diberikan akan dilakukan dengan baik. Tugas Operasi adalah kehormatan, untuk itu kalian harus emban kehormatan itu dengan dilandasi nilai-nilai kerohanian dan Kejuangan,” ujarnya.

 

“Mengapa saya katakan demikian, karena sesungguhnya tantangan tugas kita saat ini sangat kompleks dan nyata. Ancaman cyber, teknologi Informasi dan media sosial akan merugikan satuan jika kita tidak bijak dalam menggunakannya. Untuk itu, lindungilah diri kita dengan selalu beribadah, dan memegang teguh Doktrin TNI yang telah kita miliki yaitu Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI,” tambahnya.

 

Diakhir pembekalannya, Kabintaldam juga berpesan kepada seluruh Prajurit yang hadir dalam kegiatan tersebut, para prajurit ada beberapa penekanan yang perlu dipedomani semua. Yang pertama Hindari berbuat pelanggaran, karena yang malu bukan kalian saja tetapi keluarga, anak dan istri juga ikut merasakannya.

 

Kedua tetap selalu waspada apalagi saat ini sedang berada di daerah operasi. Ketiga cintai keluarga, sebagaimana amanat bapak Kasad bahwa keluarga adalah prioritas utama dalam hidup. “Tetap pelihara naluri tempur, buktikan bahwa Prajurit Kostrad adalah Prajurit yang memiliki jiwa tempur sejati. Itu yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat untuk kalian semua,” tandas Letkol Andre.

SUN NAMBAH RP. 700 T SEPANJANG TH 2020. *PAK JOKOWI, TOLONG TANYA SRI MULYANI, UTANG SEBANYAK INI DIPAKE UNTUK APA, KOK TETAP RESESI

Oleh : Salamuddin Daeng

Akhir tahun 2019 surat utang megara Rp. 2291 triliun. Sampai dengan bulan Oktober tahun 2020 surat utang negara bertambah menjadi Rp. 2990 triliun. Dengan demikian Surat Utang Negara telah meningkat senilai Rp. 700 triliun lebih. (Sumber data Bank Indonesia)

Tambahan utang ini sangat banyak. Belum pernah dalam sejarah Indonesia pemerintah mengambil utang sebanyak ini hanya dalam setahun. Sementara ini baru sampai Oktober 2020. Ini belum ternasuk tambahan dalam
Utang luar negeri pemerintah (ULN).

Namun alokasi utang ini untuk apa saja sampai sekarang masih gelap gulita. Penting bagi presiden untuk bertanya kepada menteri keuangan uang ini dipake buat apa saja uang hasil utang tersebut. Mengapa? Karena sampai sekarang ekonomi masih tetap terpuruk. Kwartal ketiga ekonomi Indonesia negatif. Fakta ini tentu bertolak belakang dengan peningkatan surat utang pemerintah.

Jangan sampai menteri keuangan menebarkan angin surga lagi. Menjanjikan kepada presiden mimpi mimpi indah. Pengalaman tax amnesti atau pengampunan pajak yang menjanjikan yang masuk belasan ribu triliun cukup menjadi kebohongan terakhir yang berakibat APBN bangkrut. Jangan sampai terjadi lagi. Sehingga presiden perlu secara tegas mempertanyakan kemana uang hasil utang dialokasikan. Kami sendiri sudah bersurat secara resmi untuk meminta transparansi, tapi sampai sekarang belum dibalas.

Jika memang benar uang hasil utang ini sudah dialokasikan kepada perusahaan-perusahaan, kepada bank-bank dan konon kepada UMKM sebagai suntikan dana kepada mereka dalam menggairahkan ekonomi, lalu mengapa ekonomi ini tidak merangkak sama sekali? Jangan jangan uang uang ini dilarikan oleh perusahaan dan bank ke luar negeri?

Presiden perlu meminta menteri keuangan untuk mengumumkan kepada perusahaan mana dan bank mana saja uang hasil utang sebanyak itu dialokasikan. Ini era transparansi, tak boleh lagi merahasiakan alokasi dana APBN. Semua harus terbuka. Agar rakyat bisa berpartisipasi mengawasi dan ikut mendapatkannya sumber dana APBN.

Penekanan presiden kepada menteri keuangan diperlukan. Mengingat selama ini presiden selalu menginstruksikan agar mempercepat penyerapan anggaran. Jangan sampai pernyataan presiden ini disalahgunakan dengan hanya mempercepat alokasi anggaran kepada perusahaan dan bank. Namun uang itu malah disalahgunakan oleh perusahaan dan bank. Akibatnya harapan presiden untuk segera keluar dari resesi makin jauh panggang dari api.

Cek Kondisi Materil, Tim Wasmatops Sopsad Kunjungi Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa

(Merauke). Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW menyambut kunjungan Tim Wasmatops Sopsad ke Pos Komando Taktis (Kotis) Bupul 1 Distrik Elikobel, Kab. Merauke, untuk melihat langsung kondisi materil dukungan operasi Satgas, Kamis (5/11/2020).

 

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengatakan bahwa kedatangan tim Wasmatops Sopsad tersebut disambut oleh Wadansatgas Kapten Inf Hendri Sihombing bersama beberapa Perwira Satgas.

 

Usai penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan paparan singkat kepada Tim Wasmatops Sopsad untuk memberikan gambaran tentang kondisi materil Satgas, sehingga dapat dijadikan bahan pertimbangan Komando Atas dalam menentukan kebijakan selanjutnya.

 

Setelah paparan selesai, Ketua Tim Wasmatops Letkol Inf Utsman Abdul Ghofir, S.Sos. kemudian memberi pengarahan kepada prajurit Satgas Yonif 125/Simbisa.

 

Ketua Tim Wasmatops Sopsad menyampaikan kepada prajurit Satgas Yonif 125/Simbisa bahwa tujuan kedatangannya untuk melihat langsung kondisi materil yang digunakan Satgas sebagai bahan kajian dan evaluasi. “Komando atas senantiasa berupaya untuk mendukung kebutuhan satuan yang melaksanakan tugas operasi sesuai indeks yang ditentukan,” terangnya.

 

Letkol Inf Utsman Abdul Ghofir juga menekankan agar seluruh prajurit tetap menjaga kesehatan, selalu waspada dan jangan pernah lengah dalam setiap kegiatan. “Jangan lupa berdoa dan selalu bersyukur, agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar dan aman,” pungkasnya.

 

Dansatgas Letkol Inf Anjuanda Pardosi menambahkan, kunjungan ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian pimpinan ke jajaran Satgas Yonif 125/Simbisa. “Kami sangat bangga dan berterima kasih atas perhatian dan kepedulian pimpinan melalui kunjungan Tim ke jajaran Satgas Yonif 125/Simbisa,” katanya.

 

Usai pelaksanaan Wasmat di Pos Kotis, Tim kemudian melanjutkan kunjungan ke pos lainnya. Pos Kout yang berada di Sota merupakan pos terakhir yang dikunjungi Tim sebelum kembali Merauke. (Bdr)

Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Bersama Polres Bengkayang Musnahkan Barang Bukti Narkoba

(Bengkayang-Kalbar). Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkayang melaksanakan pemusnahan barang bukti 1,1 kg Narkotika Golongan I (Metamfetamin) di halaman Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkayang, Kabupateng Bengkayang, Kalbar, Kamis (5/11/2020).

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti narkoba tersebut merupakan hasil penangkapan dari Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Pos Kumba Semunying pada saat melaksanakan patroli.

 

“Barang bukti ini didapat saat anggota Satgas menangkap dan mengamankan pelaku penyelundupan narkoba yang masuk ke Indonesia melalui jalur tikus di daerah perbatasan kawasan Jalan Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) di Desa Semunying, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, pada tanggal 5 Oktober 2020,” jelasnya.

 

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkayang AKBP Natalia Dharma bersama dengan Wadansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Mayor Inf Fendhi Puthut dan Satres Narkoba Polres Bengkayang.

 

Menurut Dansatgas, kegiatan penyelundupan barang ilegal khususnya Narkoba masih sangat marak terjadi di wilayah perbatasan. “Saya selalu menekankan kepada seluruh personel Satgas agar terus melaksanakan patroli dan bekerjasama dengan instansi terkait serta masyarakat untuk menangkap pelaku penyelundupan barang illegal yang melewati jalur tikus di perbatasan,” ujarnya.(Bdr)

Terkuak Sebab Gagalnya Otsus! Dana Desa Dirampok KKB

Sumbawanews.com,- Satu persatu, penyebab gagalnya Otsus terbongkar. Dana Desa yang seharusnya untuk kesejahteraan dan kepentingan warga masyarakat, ternyata dirampok oleh KKB.

 

Hal ini disampaikan oleh Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, yang mengungkap bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kerap mengancam Kepala Desa dan sekretaris saat mengetahui dana desa telah cair. KKB kemudian meminta dana desa untuk membeli senjata dan amunisi.

 

KKB ini biasanya setelah mengetahui pencairan dana desa, akan menunggu di perkampungan. Ketika bertemu aparat desa, mereka akan meminta sebagian dana tersebut. KKB ini mengancam dengan senjata kalau tidak diberikan sebagian dana itu, tutur Natalis.

 

Dia mengaku, selaku pemerintah daerah tak bisa mengontrol penyaluran dana desa. Lantaran, dana desa ditransfer langsung ke kepala kampung maupun sekretaris kampung. Natalis menerangkan, pengawasan dana desa dan penjualan senjata harus jadi tugas bersama pemerintah dan petugas keamanan. Sebab, kata dia, meski ada dana namun tidak ada penjual senjata, maka KKB otomatis kehabisan amunisi dan senjata.

 

Keduanya saling terkait. Dana desa dan penjualan senjata ini. Kita awasi dana desa tapi juga jangan lagi ada celah untuk penjualan senjata dan amunisi,” ujarnya.

 

Dia menerangkan, KKB sangat mudah mendapatkan senjata di Intan Jaya, sehingga memicu gangguan keamanan. Natalis meminta agar jaringan penjualan senjata dan amunisi, serta penyaluran dana desa dievaluasi untuk meredam situasi keamanan di daerahnya.

 

Kita sangat apresiasi pihak keamanan Polri dan TNI yang telah berhasil membongkar jaringan penjualan senjata dan amunisi kepada KKB di Intan Jaya ini. Tentu ini sangat baik. Perlu pula dilakukan kontrol penyaluran dana desa, terangnya.

 

Selain itu, dia tak menampik KKB yang masuk ke daerahnya telah merekrut sejumlah anak asli Intan Jaya dan bergabung bersama mereka. Dia mengungkap, kebanyakan bocah yang direkrut ialah anak putus sekolah.

 

Meski demikian, mereka tetap anak kita dalam NKRI, sehingga kami tak lelah untuk terus berupaya komunikasi memberi pemahaman pada mereka, jelasnya.

 

Natalis menyebut, kondisi Intan Jaya saat ini sangat kondusif. Aktivitas masyarakat sudah relatif normal. Kita tahu sendiri sudah beberapa pekan terakhir tidak ada lagi gangguan keamanan. Pihak keamanan tetap bekerja melakukan penegakan hukum,” pungkasnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa menyatakan bahwa hal tersebut sudah menjadi rahasia umum. Penyergapan tim penegakkan hukum gabungan TNI Polri beberapa waktu yang lalu di Kp Jalai juga bermotif sama, yaitu permintaan dana desa. Dia mengapresiasi pernyataan Bupati Intan Jaya yang secara terbuka menyampaikan hal ini kepada publik.

 

“Ini menunjukkan bahwa warga masyarakat yang selama ini terancam karena diintimidasi oleh KKB, mulai berani menyuarakan kebenaran. Fakta ini harus diketahui oleh publik secara luas, agar makin paham bahwa akar masalah di Papua adalah keberadaan KKB yang dibantu oleh pendukungnya yang ada didalam dan di luar negeri,” kata Kolonel Suriastawa.

Hadapi Ancaman Negara Asing, TNI AD Kerahkan Brigade Tim Pertempuran ke Pulau Sumatera

Menyikapi dinamika ancaman yang berkembang dan berpotensi mengganggu kedaulatan NKRI di wilayah Sumbagsel dari ancaman negara Agresor, TNI AD mengerahkan 3.123 prajuritnya yang tergabung dalam Brigade Tim Pertempuran (BTP) untuk menghancurkan negara Agresor.

 

Pasukan  dalam BTP  ini yaitu Brigif Raider-9/DY/2 Kostrad yang diperkuat berbagai kecabangan yang terdiri dari Satuan Tempur, Satuan Bantuan Tempur, Satuan Intelijen, Satuan Teritorial dan Satuan Bantuan Administrasi serta melibatkan Alutsista baru yang memiliki teknologi modern seperti Helikopter MI-35, Tank Leopard, Meriam Astros, Meriam Caesar, dan Meriam Artileri Pertahanan Udara RBS 70.

 

Pengerahan kekuatan tempur ini merupakan bagian dari skenario Latihan Antar Kecabangan (Ancab) TNI AD “Kartika Yudha” TA 2020 yang digelar di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Baturaja, Sumatera Selatan.

 

“Melalui latihan antar kecabangan, sangat diharapkan akan dapat membangun kerjasama operasi (interoperabilitas) antar kecabangan TNI AD yang benar-benar terukur, efektif, efisien dan profesional, yang muaranya akan dapat melipatgandakan daya tempur dan daya gempur satuan manakala terlibat pertempuran yang sebenarnya,”. Demikian disampaikan Panglima Divisi Infanteri-2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr (Han) dalam amanatnya saat melepas pelaku latihan di Dermaga Ujung, Makoarmada II, Surabaya, Kamis (5/11/2020).

 

Ditegaskan  Pangdivif-2 bahwa Latihan Antar Kecabangan TNI AD ini adalah suatu bentuk latihan yang melibatkan seluruh atau sebagian unsur kecabangan TNI AD dalam suatu bentuk operasi yang benar-benar telah terintegrasi.

 

“Oleh karena itu, kepada seluruh prajurit yang terlibat sebagai pelaku pada Latancab TA 2020, agar melaksanakan latihan ini dengan disiplin dan penuh kesungguhan. Karena dengan disiplin dan penuh kesungguhan, maka semua materi yang dilatihkan akan dapat dilaksanakan dengan baik dan mencapai sasaran yang diinginkan,” pungkasnya.

 

Diakhir amanatnya, Pangdivif-2 mengingatkan agar setiap prajurit tetap mengutamakan faktor keamanan untuk mencegah terjadinya kecelakaan latihan yang mengakibatkan kerugian personel maupun materiil. (Bdr).

Tingkatkan Keamanan di Perbatasan, Satgas Yonif 642/Kapuas Patroli Bersama Pilar Entikong

(Sanggau-Kalbar). Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas bersama Polri dan CIQ (Custom, Immigration, Quarantine) Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong sepakat untuk bersinergi melaksanakan berbagai upaya meningkatkan keamanan di perbatasan, salah satunya dengan melaksanakan patroli bersama di Jalan Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) Entikong, Kalbar, Rabu (4/11/2020).

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa kegiatan patroli bersama tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas dan melaksanakan fungsi pengawasan wilayah perbatasan RI-Malaysia di Entikong.

 

“Sasaran patroli bersama kali adalah JIPP serta jalur-jalur tikus yang biasa dilalui oleh pelintas batas dimana kondisi wilayahnya berupa hutan, sehingga membutuhkan banyak pengawasan,” ujarnya.

 

Terlibat dalam kegiatan patroli tersebut yaitu Pasiops Satgas Yonif 642/Kapuas, Koramil 1204-21/Entikong, Polsek Entikong, Kacabjari Entikong, Bea Cukai Entikong, Kantor Imigrasi Entikong, Stasiun Karantina Ikan Entikong dan Stasiun Karantina Pertanian Wilker Entikong. (Bdr).

 

Tingkatkan Rasa Cinta Tanah Air dan Sikap Disiplin, Satgas Yonif 125 Sosialisasikan Kesadaran Bela Negara Melalui Latihan PBB Kepada Anggota Linmas

(Merauke. Kamis, 5 November 2020). Pentingnya menanamkan sikap disiplin dan cinta tanah air, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW sosialisasikan materi Kesadaran Bela Negara melalui Latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada anggota Linmas di kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

 

Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengungkapkan, sosialisasi kesadaran bela negara dikombinasikan dengan latihan PBB disampaikan personel Satgas yang dipimpin Danpos Toray Letda Inf Bambang Suprapto kepada anggota Linmas kampung Toray. “Sembilan orang anggota Linmas kampung Toray mengikuti kegiatan tersebut,” ucapnya.

 

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, kewajiban bela negara bukan hanya menjadi tugas militer, seluruh warga negara Indonesia berhak dan wajib ikut serta dalam upaya Bela Negara. “Seperti yang tertuang di dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 khususnya Pasal 27 ayat (3) yang menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara,” jelasnya.

 

Di tempat terpisah, Danpos Toray Letda Inf Bambang Suprapto menuturkan kegiatan latihan PBB yang disampaikan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bela negara dan sikap disiplin para anggota Linmas di kampung Toray. “Selain pembentukan sikap dan menambah wawasan, kegiatan ini juga sekaligus mempererat tali persaudaraan antara Satgas dengan warga,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Danton Linmas Kampung Toray Obet Kapaiter (53 th) mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Satgas atas pelaksanaan sosialisasi dan latihan PBB tersebut. “Kegiatan ini sangat berguna untuk menambah wawasan dan meningkatkan kedisiplinan anggota Linmas, sehingga kedepannya diharapkan pelaksanaan tugas dapat lebih baik dan bertanggung jawab,” ujarnya. (Bdr)

Danrem 174 Merauke Dampingi Pangdam XVII/Cenderawasih Tinjau Lokasi Pembangunan Kodim Mappi

(Merauke).  Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko bersama Ny. Reny Bangun Nawoko mendampingi Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dan Ny. Mudi Herman Asaribab beserta rombongan saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mappi, Provinsi Papua.

 

Kedatangan Pangdam XVII/Cenderawasih beserta rombongan disambut secara adat oleh masyarakat dan Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu  saat tiba di Bandara Kepi, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua, Rabu (4/11/2020).

 

Kunjungan Jenderal Bintang Dua TNI Angkatan Darat ini dalam rangka melaksanakan  peninjauan lokasi rencana pembangunan Kodim baru di Kabupaten Mappi yang terletak di Distrik Nambioman Bapai, Kabupaten Mappi dan penyerahan sertifikat lokasi tanah rencana pembangunan Kodim Mappi.

 

Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu mengucapkan terima kasih kepada Mayjen TNI Herman Asaribab dan Brigjen TNI Bangun Nawoko beserta rombongan, karena sudah meluangkan waktu mengunjungi wilayah Kabupaten Mappi. “Hal ini menunjukkan tekad dan niat baik TNI kepada masyarakat Kabupaten Mappi dalam menjaga keutuhan wilayah NKRI,” ucapnya.

 

Menurutnya, kunjungan ini sangat istimewa dan spesial bagi kami dan masyarakat daerah ini, karena Pangdam XVII/Cenderawsih merupakan pejabat tertinggi TNI AD di Papua yang pertama kali datang selama terbentuknya pemekaran Kabupaten Mappi.

 

“Harapan masyarakat yang ada di Kabupaten Mappi agar bapak Pangdam selaku orang asli Papua dapat memberikan motivasi kepada putra putri asli Papua  yang ada di Kabupaten Mappi untuk mengabdikan diri di lingkungan TNI khususnya TNI AD,” kata Bupati Mappi.

 

Selanjutnya Pangdam XVII/Cenderawasih beserta rombongan menuju Kampung Wameaman,  Distrik Nambioman Bapai, yang merupakan lokasi rencana  pembangunan Kodim Mappi, dilanjutkan dengan acara ramah tamah.

 

Dalam sambutannya pada acara ramah tamah, Mayjen TNI Herman Asaribab mengatakan bahwa tugas pokok TNI dalam Undang-Undang Nomor 34 dijelaskan  agar TNI bersinergi dengan Polri dan Pemda dalam membangun wilayah binaannya.

 

Kentalnya masalah adat di Papua sering  menjadi hambatan pembangunan infrastruktur di Papua, selain itu sulitnya medan di Papua membuat komunikasi dan silaturahmi antar daerah kurang baik.  “Untuk itu, perencanaan pembangunan Kodim Mappi akan dipercepat dan segera ditindak lanjuti agar dapat digunakan dan bermanfaat bagi semua orang,” tuturnya.

 

Pangdam XVII/Cenderawasih berharap agar seluruh masyarakat di Kabupaten Mappi tetap belajar dan belajar agar tidak ketinggalan oleh saudara-saudaranya yang sudah maju terlebih dahulu. “Semoga TNI AD akan terus menjaga keamanan khususnya di Kabupaten Mappi,” pungkasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati  Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu menyerahkan hibah lahan dan sertifikat untuk dapat digunakan pihak Kodam XVII/Cenderawasih sebagai lokasi rencana pembangunan persiapan Kodim Mappi.

 

Ikut serta bersama rombongan Pangdam XVII/Cenderawasih yakni Asisten Perencanaan dan Asisten Logistik Kasdam XVII/Cenderawasih, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur. P dan Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra. (Bdr)

Kenalkan Budaya Jawa Pada Anak Papua, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Berikan Baju Batik Solo

sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Yetti memperkenalkan budaya Pulau Jawa kepada anak-anak Papua dengan memberikan baju batik Khas Solo, bertempat di Kampung Yetti Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom.

 

Hal tersebut diungkapkan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Kamis (05/11/2020).

 

Lebih lanjut Dansatgas menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Yetti tersebut merupakan cara memperkenalkan salah satu budaya Indonesia kepada anak-anak di Perbatasan RI-PNG. “Memang sudah kami siapkan sebelumnya untuk memberikan baju batik kepada anak-anak Papua. Hal ini salah satu upaya memperkenalkan kepada mereka akan kekayaan budaya yang kita miliki,” ucapnya.

 

“Selain kepada anak-anak, kita juga memberikan transformasi kebudayaan yang kita miliki kepada masyarakat dewasa lainnya dan tidak harus pengguna batik itu berasal dari Jawa saja, melainkan semua warga Negara Indonesia bisa memakainya. Kita patut bersyukur memiliki budaya yang begitu kaya dan semoga tetap lestari,” harapnya.

 

Sementara, Mama Natalie (34) salah satu dari orang tua anak-anak yang mendapatkan baju batik mengatakan bahwa putrinya semakin terlihat cantik setelah menggunakan baju tersebut. “Eliza (5) terlihat cantik setelah pakai baju batik. Terima kasih banyak atas pemberian baju batik ini, semoga Bapak Satgas selalu diberikan kesehatan dan keselamatan,” ujarnya.

Berita Terkini

SPMB Jabar Tahap 1 Ditutup, Calon Siswa Wajib Daftar Ulang

Sumbawanews.com,- Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat tahap pertama resmi ditutup pada 19 Juni 2026. Ratusan ribu calon siswa yang dinyatakan lolos...

Koops TNI Habema: Tidak Ada Patroli TNI di Danggoa Saat Insiden Ledakan Terjadi

Intan Jaya, sumbawanews.com – Koops TNI Habema menyampaikan keprihatinan dan rasa duka atas insiden ledakan yang mengakibatkan tiga warga sipil menjadi korban di Kampung...

Rumah di Bekasi Dicuri, iPhone 17 Pro Max dan Uang Ratusan Juta Raib

Sumbawanews.com,- Sebuah rumah di kawasan Royal Park Residence, Mustika Jaya, Kota Bekasi, menjadi sasaran pencurian bermodus kepercayaan. Sejumlah uang tunai dalam mata uang asing,...

Iran Tutup Selat Hormuz, Balas Serangan Israel di Lebanon

Sumbawanews.com,- Teheran — Markas Besar Khatam al-Anbiya, unit militer Iran yang bertanggung jawab atas operasi strategis, mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz pada Sabtu (20/6/2026),...

Berita Utama