Paris, sumbawanews.com – Dari berbagai sumber menyebutkan, situasi dan protes di Francia semakin membesar. Dan pemerintah Francis mengumumkan mobilisasi 40.000 polisi dan polisi di seluruh Prancis untuk menertibkan, Kamis (29/06), setelah protes yang menggila semalam sebelumnya.
Baca Juga: Diduga Dipicu Penembakan Warga Hingga Tewas Oleh Polisi, Beberapa Kota di Francis Disebut Begolak
Protes yang terjadi di Francis menjadi aksi Penjarahan, dan pembakaran. Sehingga lebih dari 100 orang disebut telah ditangkap polisi setempat.
Presiden Francis, Emmanuel Macron mengatakan, Kekerasan terhadap kantor polisi, sekolah, balai kota, terhadap Republik, tidak dapat dibenarkan. “Terima kasih kepada polisi, polisi, petugas pemadam kebakaran, dan pejabat terpilih yang dikerahkan. Keadilan dan ketenangan harus memandu beberapa jam ke depan,” tulisnya.
Baca Juga: Macron Nyatakan Duka Cita Atas Tewasnya Seorang Pemuda Oleh Tembakan Polisi
Aksi yang semakin membesar tersebut dipicu oleh penembakan yang dilakukan petugas polisi terhadap seorang remaja berusia 17 tahun, hingga kehilangan nyawa. (Using)