Home Berita Program Kampung Nelayan di Bungin Mulai Jalan

Program Kampung Nelayan di Bungin Mulai Jalan

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Program Kampung Nelayan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan mulai berjalan sejak beberapa waktu lalu, di Pulau Bungin. Program tersebut akan mendukung berbagai aktivitas nelayan untuk meningkatkan perekonomian.

Baca Juga: Dorong Potensi Ekonomi Pesisir, Pjs. Bupati Sumbawa Tinjau Kelompok Budidaya Lobster Pulau Kaung

“Diharapkan bisa meningkatkan perekonoiman disana dengan sarana-prasarana yang ada. Sehinga Kesan desa pesisir akan lebih baik lagi,” kata Rahmat Hidayat, Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, di Kantor Bupati Sumbawa, Senin (22/09).

Dijelaskan, Beberapa sarana yang rencananya akan dibangun di Pulau Bungin antara lain dermaga/tambatan perahu, bengkel nelayan, Pembangunan sentra kuliner, balai pertemuan nelayan, pabrik es, jalan lingkungan, penerangan jalan umum dan cold storage. Kemudian sarana penangkapan, seperti kapal, mesin, alat bantu tangkap seperti jarring.

“Misalnya persoalan ketersediaan es. maka dengan adanya pabrik es disana maka akan lebih efesien,” ucap dia.

Diungkapkan, Program ini merupakan hajat dari Kementerian kelautan dan perikanan. Dan penerimanya Adalah koperasi merah putih yang sudah dibentuk. Sehingga diharapkan Koperasi Merah-Putih core bisnis, khususnya di Pulau Bungin.

“Polanya akan kita bicarakan lebih lanjut seperti apa mekanisme pengelolaannya. Misalnya bantuan kapal yang akan menjadi asset mereka.

Ia mengatakan, program kampung nelayan tersebut munri dari APBN. “Dukungan diharapkan pemda berupa sosialisasi, pembinaan, fasilitasi terkait perizinan lingkungan, persetujuan bangunan Gedung (PBG). Ini yang pemerintah pusat mint akita pemda untuk bisa memfasilitasi teman-teman koperasi merah putih,” ucap dia.

Diungkapkan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa sebelumnya mengusulkan 9 desa ke Kementerian. Kemudian dua desa dinyatakan lolos, namun hanya Pulau Bungin yang layak setelah dilakukan verifikasi.

Sedangkan untuk tahap berikutnya, diusulkan Labuhan Jambu Kecamatan Tarano, termasuk dengan mempertimbangkan potensi wisata Hiu Paus. “Sekarang sedang tahap verifikasi,” ucapnya. (Using)

Previous articleBupati Serahkan 3 Armada Damkar Baru, Tegaskan Keselamatan Warga Prioritas
Next articleMalam Ini, Kodim 1710/Mimika Kembali Melaksanakan Patroli Cipta Kondisi Guna Menjaga Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik