Sumbawanews.com,- Zion Suzuki resmi menjadi kiper pertama dari Asia Timur yang bermain di Premier League setelah bergabung dengan Aston Villa pada musim panas ini. Pemain berusia 21 tahun itu menandatangani kontrak hingga 2031, dengan transfer senilai 35 juta euro dari Parma, mengukir sejarah sebagai pemain Asia pertama yang memakai seragam The Villans. Lahir di Arkansas, Amerika Serikat, pada 21 Agustus 2002, Suzuki tumbuh besar di Urawa, Jepang, dan memilih membela timnas Jepang meski memiliki darah Ghana dari ibunya.
Karier Suzuki dimulai di akademi Urawa Reds pada 2009, dan pada usia 16 tahun 5 bulan, ia menjadi pemain termuda dalam sejarah klub itu yang menandatangani kontrak profesional. Debutnya di liga utama terjadi pada Mei 2021 melawan Vegalta Sendai, di mana ia mencatatkan tiga clean sheet berturut-turut. Bersama Urawa Reds, ia meraih sejumlah trofi bergengsi: Liga Champions Asia 2022, Piala Emperor 2021, dan Piala Super Jepang 2022.
Di level internasional, Suzuki telah membela timnas Jepang sejak level U-15 hingga U-23, dan debutnya bersama timnas senior terjadi pada 19 Juli 2022 melawan Hong Kong di Piala EAFF. Pelatih Hajime Moriyasu memercayainya sebagai kiper utama di Piala Asia 2023, mengungguli Daiya Maekawa dan Taishi Brandon Nozawa. Meski mengalami blunder saat kalah dari Vietnam dan Irak, serta dibobol Sandy Walsh saat melawan Indonesia di fase grup, performanya tetap menarik perhatian klub-klub Eropa.
Setelah Piala Asia 2023, Suzuki dipinjamkan ke Sint-Truiden sebelum pindah ke Parma, menjadikan Aston Villa sebagai klub profesional keempat yang dibelanya. Dengan tinggi 190 cm, kecepatan reaksi, dan kemampuan mengatur pertahanan, Suzuki kini menjadi simbol baru kebangkitan bakat sepak bola Asia di panggung Eropa.















