Home Berita Olah Raga Zidane, Klopp, dan Xavi Debut di Pekan Pertama UEFA Nations League

Zidane, Klopp, dan Xavi Debut di Pekan Pertama UEFA Nations League

Sumbawanews.com,- Pekan ini, UEFA Nations League 2026/2027 memulai matchday pertama dengan sejumlah pelatih legendaris menjalani debut pertama mereka di tim nasional. Zinedine Zidane memimpin Prancis melawan Turki pada Sabtu (26/9) dini hari WIB, sementara Jurgen Klopp memulai tugasnya di Jerman menghadapi Belanda, yang ditangani oleh Xavi Hernandez, pada Jumat (25/9) dini hari WIB. Di sisi lain, Mark van Bommel melatih Belgia untuk pertama kalinya melawan Italia, dan Roberto Mancini kembali menangani Italia setelah masa jabatan sebelumnya, bertemu Van Bommel dalam duel debutan. Slaven Bilić juga kembali ke kursi pelatih Kroasia, menghadapi Republik Ceko pada Minggu (27/9).

Zidane, yang menggantikan Didier Deschamps, akan memimpin Les Bleus dalam era baru setelah pensiunnya sang legenda pelatih. Sementara itu, Xavi Hernandez—mantan bintang Barcelona yang mengaku terinspirasi oleh Johan Cruyff—membawa Belanda ke babak baru dengan tantangan berat melawan Jerman, tim yang kini dipimpin oleh Jurgen Klopp, pelatih pertama kali menangani tim nasional setelah sukses besar di level klub. Klopp menggantikan Julian Nagelsmann, dan laga ini menjadi sorotan utama karena pertemuan dua pelatih top sekaligus debutan di kancah internasional.

Di sisi lain, Mark van Bommel, mantan gelandang Barcelona dan PSV Eindhoven, resmi melatih Belgia setelah menggantikan Rudi Garcia, dengan laga pembuka melawan juara dunia Italia. Sementara itu, Roberto Mancini kembali ke timnas Italia setelah sebelumnya menangani tim ini dari 2018 hingga 2021, dan kini kembali menghadapi tantangan besar di Nations League. Slaven Bilić, yang sebelumnya melatih Kroasia dari 2006 hingga 2012, kembali mengambil alih tim setelah masa jabatan sebelumnya, dan laga melawan Republik Ceko menjadi titik awal fase kedua kepemimpinannya.

Dengan delapan pelatih berstatus debutan atau kembali setelah jeda panjang, pekan ini bukan hanya awal dari kompetisi antar-negara Eropa, tetapi juga momen bersejarah bagi para arsitek yang membawa gaya dan filosofi mereka dari klub ke tim nasional.

Previous articleIlhan Fandi Akui Indonesia Favorit Juara di FIFA ASEAN Cup 2026
Next articleSilaturahmi Penuh Jelang HUT TNI, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko Ingatkan tentang Profesionalisme Prajurit