Sumbawanews.com,- Barcelona meraih kemenangan telak 5-0 atas Elche dalam laga lanjutan La Liga, dengan Lamine Yamal tampil selama 65 menit sebelum digantikan Anthony Gordon. Meski pergerakannya terlihat terbatas dan ekspresinya tampak tak puas saat ditarik keluar, pelatih Hansi Flick memastikan pemain berusia 17 tahun itu hanya mengalami sakit kepala ringan dan belum sepenuhnya pulih dari masa istirahat tiga pekan.
Flick menjelaskan bahwa Yamal, meski belum menunjukkan performa puncak, tetap memberikan kontribusi signifikan. Pemain muda itu menjadi kunci tekanan tinggi yang memicu gol pertama Barcelona dan memberikan umpan kunci kepada Raphinha yang berujung pada gol kedua. “Dia adalah seorang jenius, jadi hal itu bisa dimaklumi. Dia baru berlatih beberapa hari setelah istirahat panjang, jadi wajar jika belum di puncak form,” ujar Flick.
Pelatih asal Jerman itu menegaskan, kehadiran Yamal tetap vital bagi taktik Barcelona. Keberadaannya memberi lebih banyak pilihan dalam membangun serangan, dan ia dinilai bermain dengan baik meski tidak bermain penuh. “Kami sangat menghargai 60 menit yang dia mainkan. Kami membutuhkannya karena dia pemain luar biasa,” tegas Flick.
Ekspresi kekecewaan Yamal saat digantikan pun dianggap Flick sebagai tanda ambisi tinggi. “Wajar jika dia ingin tetap di lapangan. Ketika Anda seorang juara sejati, Anda selalu ingin memenangkan pertandingan berikutnya.” Sikap itu, menurut Flick, sejalan dengan semangat seluruh tim untuk mempertahankan gelar La Liga untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Barcelona kini fokus membangun momentum di liga, sementara kondisi Yamal terus dipantau sebelum keputusan lebih lanjut diambil.















