Sumbawanews.com,- Barcelona – Xavi Espart, pemain muda berusia 19 tahun dari akademi La Masia, kini menjadi pilihan utama sebagai bek kiri di dua laga awal musim ini, menggantikan posisi yang biasa diisi Alejandro Balde atau Joao Cancelo. Diturunkan sejak menit pertama melawan Elche dan Athletic Bilbao, Espart tampil 90 menit penuh di kedua pertandingan, mencatatkan satu assist dan sejumlah kontribusi defensif yang konsisten. Pelatih Hansi Flick memuji ketenangan, kesadaran taktis, dan kemampuan teknisnya yang luar biasa untuk seorang remaja yang sebelumnya lebih sering bermain sebagai bek kanan atau gelandang bertahan.
Espart, yang sudah mendapat kesempatan bermain empat kali di LaLiga pada akhir musim lalu saat Barcelona mempertahankan gelar juara, kini menunjukkan perkembangan pesat di posisi baru. Melawan Elche, ia menyumbang satu assist untuk gol Fermin Lopez, ditambah enam tekel sukses, lima sapuan, tiga kemenangan duel udara, dan dua intersep. Dalam laga berikutnya melawan Bilbao, ia kembali menunjukkan konsistensi dengan satu umpan kunci, satu tembakan ke gawang, satu tekel sukses, dua intersep, dan satu kemenangan duel udara. Flick secara terbuka menyatakan kekagumannya: “Saya terkejut dia juga bisa bermain di sisi kiri… dia benar-benar pemain papan atas. Ketajaman taktis dan ketenangannya luar biasa.”
Kehadiran Espart semakin memperkuat dominasi talenta La Masia di skuad utama Barcelona. Dalam dua laga terakhir, tujuh dari sebelas pemain inti yang diturunkan Flick adalah produk akademi Barca. Dengan performa impresifnya di posisi yang tidak biasa, Espart kini dianggap sebagai calon penerus alami Balde, sekaligus bukti nyata bahwa generasi baru La Masia siap mengambil alih estafet kejayaan tim. Flick menegaskan: “Secara teknis, kemampuannya berada di level tinggi. Saya berharap dia terus melangkah di jalur ini; dia memiliki potensi yang besar.”















