Sumbawanews.com,- Prancis akan menghadapi Maroko dalam laga perempatfinal Piala Dunia 2026 pada Jumat, 10 Juli 2026, dinihari WIB, di Boston, dengan wasit utama Facundo Tello dari Argentina dan seluruh ofisial pertandingan juga berasal dari negara yang sama. Pelatih Prancis, Didier Deschamps, menegaskan tidak ada kekhawatiran terkait keputusan FIFA tersebut, dan menekankan bahwa lawan sejati timnya adalah Maroko, bukan wasit.
Deschamps menegaskan kepercayaannya pada integritas para wasit, meski penunjukan tim arbitrase Argentina memicu perdebatan mengingat rivalitas historis antara Prancis dan Argentina sejak final Piala Dunia 2022. “Kami harus menghadapinya. Saya percaya kepada para wasit,” ujarnya, seperti dikutip ESPN. “Lawan kami adalah Maroko, bukan wasit.” Ia menambahkan bahwa setiap keputusan wasit pasti akan diperdebatkan, tergantung sisi mana yang diuntungkan, tetapi ia tidak akan menjadikan wasit sebagai musuh—melainkan sebagai penjaga aturan yang harus dihormati.
Dalam persiapan menghadapi Maroko, Deschamps menekankan pentingnya efisiensi serangan. “Kadang Anda punya enam peluang dan mencetak dua gol, kadang hanya dua peluang tapi langsung berbuah gol. Efisiensi adalah kunci,” katanya kepada Reuters. Prancis lolos ke babak ini setelah menang 1-0 atas Paraguay, sementara Maroko menghancurkan tuan rumah Kanada dengan skor 3-0. Kedua tim sebelumnya bertemu di semifinal Piala Dunia 2022, yang dimenangi Prancis 2-0, dan dalam enam pertemuan sejak 1988, Les Bleus unggul empat kali.
Laga ini menjadi momen krusial dalam perjalanan kedua tim menuju final, dengan Maroko yang tampil tak terkalahkan sejauh ini dan Prancis yang tetap menjadi salah satu favorit juara. Namun, seperti yang ditegaskan Deschamps, fokus timnya hanya pada lawan di atas lapangan—bukan pada siapa yang memimpin pertandingan.















