Sumbawanews.com,- Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama sengaja mengikuti gerak-gerik Maximo Quiles selama sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 San Marino 2026 di Sirkuit Misano, Jumat (11/9), demi mempelajari teknik balap dan garis lintasan secara langsung. Quiles, pemimpin klasemen sementara Moto3 2026 dengan 256 poin dari 13 balapan, menjadi mentor tak terduga bagi Veda yang berusaha menyerap ritme balap dan pola berkendara sang juara potensial. Dengan strategi “sambil menyelam minum air”, Veda memanfaatkan kesempatan ini untuk memahami karakter sirkuit Misano sekaligus mengidentifikasi area perbaikan dalam gaya balapnya. “Saya mencoba memahami lintasan dengan lebih baik serta menemukan racing line dan ritme balap saya sendiri,” ujar Veda dalam rilis resmi Honda Team Asia, Sabtu (12/9) dini hari WIB.
Veda mengaku bahwa mengikuti Quiles di belakang memberinya wawasan berharga tentang konsistensi kecepatan, pengambilan tikungan, dan pengaturan throttle yang bisa ia terapkan. “Mengikutinya sangat membantu saya memahami aspek-aspek yang masih bisa saya tingkatkan,” tambahnya. Di FP1, Veda mencatat waktu 1:51,447 detik dan menempati posisi ke-15. Pada sesi berikutnya, ia memperbaiki catatan waktunya menjadi 1:41,770 detik, naik ke peringkat ke-13. Ia menilai performa hari pertama berjalan baik dan yakin akan terus meningkat hingga hari balapan, Minggu (13/9). Keberhasilannya lolos langsung ke Q2 memberinya waktu ekstra untuk menyempurnakan setup motor bersama tim.
Dengan fokus pada pengembangan individu dan strategi belajar dari yang terbaik, Veda Ega Pratama menunjukkan matangnya mental pembalap muda Indonesia di panggung dunia Moto3.















