Sumbawanews.com,- Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama akan kembali bersaing di seri ke-14 Moto3 Dunia di San Marino, 11–13 September 2026, usai delapan balapan terakhir gagal membawa dirinya ke tiga besar. Mengendarai Honda Team Asia dengan nomor 9, Veda finis di posisi 20 pada balapan terakhir di Aragon, memperdalam jaraknya dalam persaingan Rookie of the Year. Dengan 97 poin, ia tertinggal 41 angka dari pemimpin klasemen Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo), meski masih unggul tujuh poin atas Hakim Danish (Aeon Credit – MT Helmets – MSi).
Veda memulai debutnya di Moto3 2026 dengan gemilang: finis kelima di seri pembuka Thailand, lalu mencatatkan sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium—posisi ketiga di Brasil. Performa impresif itu berlanjut di Prancis, di mana ia kembali meraih podium ketiga setelah rivalnya didiskualifikasi. Namun, sejak itu, konsistensi Veda meredup. Dari delapan balapan terakhir, ia gagal meraih poin di tiga kesempatan, termasuk hasil terburuknya di Aragon yang membuatnya terpuruk di luar zona poin.
Rangkaian acara Moto3 San Marino 2026 dimulai Jumat, 11 September, dengan latihan bebas pertama pukul 14.00–14.35 WIB, diikuti latihan kedua pukul 18.15–18.50 WIB. Sabtu, 12 September, latihan bebas dua digelar pukul 13.40–14.10 WIB, dilanjutkan kualifikasi 1 pukul 17.45–18.00 WIB dan kualifikasi 2 pukul 18.10–18.25 WIB. Balapan utama rencananya berlangsung Minggu, 13 September, pukul 16.00 WIB, dan dapat disaksikan secara langsung melalui Vidio.
Dengan semangat memperjuangkan reputasi sebagai pembalap muda terbaik Indonesia, Veda Ega Pratama kini menghadapi momen krusial. Di tengah tekanan untuk bangkit, setiap tikungan di Misano menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa masa suramnya bukan akhir dari perjalanan, tapi bagian dari perjuangan menuju puncak.















