Sumbawanews.com,- John Herdman memperbarui susunan timnas Indonesia menjelang FIFA ASEAN Cup 2026, dengan mencoret 15 pemain yang pernah tampil di Piala AFF 2026 dan memanggil 26 nama untuk turnamen yang berlangsung di Jakarta dan Bandung dari 23 September hingga 4 Oktober 2026. Dari 26 pemain tersebut, hanya 11 yang pernah membela tim nasional di ajang sebelumnya, sementara 15 lainnya dikeluarkan dari skuad, termasuk kapten Rizky Ridho, kiper Nadeo Argawinata, dan Marc Klok.
Sebanyak 11 pemain jebolan Piala AFF 2026 yang tetap dipertahankan adalah Justin Hubner, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, Eliano Reijnders, Thom Haye, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, Beckham Putra, Ragnar Oratmangoen, dan Mitchell Baker. Mereka dipilih berdasarkan performa dan potensi untuk membangkitkan performa tim setelah hasil kurang memuaskan di Piala AFF 2026. Di sisi lain, sejumlah nama lama kembali masuk radar, meski sebagian belum pernah tampil di bawah arahan Herdman, seperti Ricky Kambuaya, Dean James, dan Adrian Wibowo. Miliano Jonathans, yang sedang dalam proses pemulihan dari cedera ACL sejak awal tahun ini, juga masuk dalam daftar meski belum sepenuhnya fit.
Skuad ini didominasi pemain keturunan Indonesia yang berkarier di luar negeri, menunjukkan strategi jangka panjang Herdman untuk membangun tim berbasis diaspora. Di posisi kiper, Maarten Paes, Emil Audero, dan Ernando Ari dipercaya mengawal gawang. Lini belakang diperkuat Jay Idzes, Elkan Baggot, Kevin Diks, Calvin Verdonk, dan Nathan Tjoe-A-On. Di tengah, Thom Haye, Ivar Jenner, Joey Pelupessy, dan Ricky Kambuaya menjadi tulang punggung, sementara lini depan diisi oleh Miliano Jonathans, Luke Vickery, Ragnar Oratmangoen, Beckham Putra, Ole Romeny, Marselino Ferdinan, dan Adrian Wibowo.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Dengan kombinasi pengalaman, kecepatan, dan kekuatan diaspora, peluang tim untuk bersaing memperebutkan gelar juara terbuka lebar. Turnamen ini menjadi ujian penting sekaligus batu loncatan menuju kualifikasi Piala Dunia 2026, sekaligus momentum untuk membangun kembali kepercayaan publik setelah kegagalan di Piala AFF 2026.















