Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia bersiap menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kekuatan baru yang berasal dari pemain diaspora berkarier di Eropa. Turnamen yang berlangsung mulai 25 September 2026 itu akan menjadi ajang pemulihan setelah kegagalan lolos ke semifinal Piala AFF 2026. Di Grup A, Garuda akan berhadapan dengan Malaysia, Singapura, dan Bangladesh, dan kini memiliki tiga pemain kunci yang mulai menunjukkan konsistensi di level klub top Eropa.
Justin Hubner, bek muda berusia 22 tahun, kini menjadi pilar tetap di Fortuna Sittard di Eredivisie. Memasuki musim kedua bersama klub Belanda itu, ia telah tampil dalam lima pertandingan awal musim 2026/2027, menunjukkan stabilitas di lini belakang dan menjadi pilihan utama bukan sekadar pelapis. Pengalaman bermain reguler di kompetisi bergengsi ini menjadi aset berharga bagi Timnas Indonesia menjelang turnamen penting.
Rekan satu tim Hubner di Fortuna Sittard, Ole Romeny, juga menunjukkan progres signifikan. Pemain sayap itu telah bermain dalam tiga laga dan mencetak satu gol di awal musim 2026/2027. Meski sempat menerima kartu merah langsung yang membuatnya absen sementara, menit bermainnya kini lebih banyak dibandingkan saat ia membela Oxford United, membuka peluang baginya untuk menjadi opsi ofensif penting di skuad Garuda.
Sementara itu, Kevin Diks, bek berusia 29 tahun yang kini membela Borussia Mönchengladbach di Bundesliga, semakin menegaskan perannya sebagai pemain inti. Di tengah start buruk timnya yang kalah dalam dua laga pembuka musim 2026/2027, Diks tetap menjadi salah satu titik terang. Ia bahkan pernah memikul ban kapten dalam beberapa pertandingan, menunjukkan kepemimpinan dan konsistensi yang langka di level klub top Eropa.
Kehadiran Hubner, Romeny, dan Diks yang telah teruji di kompetisi Eropa menjadi modal strategis bagi Timnas Indonesia. Ketiganya tidak hanya membawa kualitas teknis, tetapi juga pengalaman bertanding di lingkungan profesional yang keras—kunci utama untuk bersaing di FIFA ASEAN Cup 2026. Dengan kapten Jay Idzes yang tetap menjadi tulang punggung, skuad Garuda kini memiliki fondasi lebih kuat untuk bangkit dan mengejar gelar pertama di ajang ini.















