Sumbawanews.com,- Setelah mempersembahkan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan dramatis atas Thailand lewat adu penalti, Timnas Indonesia merayakan sejarah baru. Namun, di balik kegembiraan itu, tiga pilar utama dari diaspora Indonesia di Eropa—Maarten Paes, Elkan Baggott, dan Ole Romeny—masih menunggu kesempatan untuk kembali bermain di klub masing-masing.
Maarten Paes, kiper andalan Garuda, belum mendapat kesempatan bermain sejak turnamen berakhir. Di Ajax Amsterdam, ia terus duduk di bangku cadangan, kalah bersaing dengan Marc-André ter Stegen, salah satu kiper terbaik dunia. Dalam empat laga terakhir Ajax, Paes tidak pernah turun ke lapangan.
Elkan Baggott, bek berpostur 196 cm yang memperkuat Millwall di Championship Inggris, juga belum kembali tampil. Pelatih klub memutuskan memberinya waktu pemulihan dan istirahat tambahan setelah beban fisik di turnamen. Baggott hanya menjadi pemain cadangan dalam dua laga terakhir Millwall, saat timnya kalah dari Swansea dan bermain imbang melawan Lincoln.
Sementara itu, Ole Romeny dari Fortuna Sittard di Eredivisie Belanda, belum sepenuhnya pulih dari cedera bengkak di kaki yang dideritanya usai laga final. Ia hanya bermain selama 90 menit sebagai pengganti saat melawan FC Twente, lalu dicoret dari skuad utama untuk laga berikutnya melawan NEC Nijmegen oleh pelatih Danny Buijs.
Di dalam negeri, situasi tak jauh berbeda. Shayne Pattynama, salah satu eksekutor penalti penentu kemenangan di final, justru tidak masuk dalam skema pelatih Shin Tae-yong di Persija Jakarta. Ia telah dicoret dari delapan pertandingan awal Super League 2026-2027, meski perannya krusial dalam meraih gelar internasional.















